Pemkab Natuna Pastikan Sekolah Rakyat Mulai Beroperasi Agustus 2025, Fokus Anak Putus Sekolah

- Publisher

Sabtu, 19 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Natuna Cen Sui Lan saat meninjau sekolah rakyat. Foto: INIKEPRI.COM

Bupati Natuna Cen Sui Lan saat meninjau sekolah rakyat. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menyatakan bahwa kegiatan belajar mengajar program Sekolah Rakyat (SR) akan resmi dimulai pada Agustus 2025. Natuna menjadi salah satu daerah yang ditunjuk sebagai pelaksana tahap awal program nasional tersebut.

Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif Kementerian Sosial (Kemensos) yang ditujukan untuk memberi akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, terutama yang mengalami putus sekolah.

“Natuna ditetapkan sebagai daerah pelaksana perdana Sekolah Rakyat tahap 1C. Karena gedung sekolah belum tersedia, maka kegiatan belajar sementara akan dilaksanakan di Asrama Haji,” ujar Cen Sui Lan, Jumat (18/7/2025).

Asrama Haji Disulap Jadi Sekolah Berbasis Asrama

Asrama Haji Natuna dipilih sebagai lokasi sementara karena dinilai memiliki fasilitas memadai. Bangunan ini tengah dalam tahap perbaikan dan penyesuaian, dengan progres renovasi mencapai 60–70 persen.

BACA JUGA:  Perbedaan Nilai Kekayaan Cen Sui Lan Dipahami sebagai Penyempurnaan Data, Bukan Penambahan Aset

Gedung tersebut akan difungsikan sebagai ruang kelas, ruang guru, ruang administrasi, sekaligus tempat tinggal bagi peserta didik dan tenaga pengajar. Hal ini sesuai dengan konsep Sekolah Rakyat yang berbasis asrama, di mana semua unsur pendidikan tinggal dan beraktivitas dalam satu kawasan terpadu.

“Seluruh biaya renovasi dan pengadaan sarana pendukung ditanggung oleh pemerintah pusat melalui Kemensos,” tambah Cen Sui Lan.

Verifikasi Peserta Masih Berlangsung, Fokus pada Anak Putus Sekolah

Secara terpisah, Kepala Dinas Sosial Natuna Puryanti menjelaskan bahwa program ini sepenuhnya gratis. Semua kebutuhan, mulai dari pendidikan, akomodasi, hingga konsumsi peserta didik, akan dibiayai oleh Kemensos.

BACA JUGA:  Bupati Natuna Dorong Percepatan Pengoperasian Embung Sebayar, BWS Sumatera IV Siap Tindak Lanjut

“Penerima manfaat program ditentukan berdasarkan data yang telah diinput, dan saat ini kami masih melakukan proses verifikasi dan validasi (verval) terhadap data yang ada,” ujarnya.

Dinsos Natuna ditargetkan menjaring 100 anak sebagai peserta perdana Sekolah Rakyat. Hingga pertengahan Juli, sudah tercatat 77 anak yang telah terverifikasi, terdiri dari 50 anak laki-laki dan 27 anak perempuan.

Meski terkendala oleh kondisi geografis Natuna yang terdiri dari banyak pulau, Puryanti menyatakan pihaknya terus berupaya menjangkau seluruh wilayah untuk memastikan anak-anak yang memenuhi kriteria dapat diikutsertakan.

Fokus pada SMP dan SMA, Kuota SD Dikurangi

Sekolah Rakyat akan membuka tiga jenjang pendidikan sekaligus, yakni Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Namun, setelah melakukan survei lapangan, terjadi penyesuaian pada komposisi jenjang pendidikan.

BACA JUGA:  Natuna Catat Prestasi Nasional, Puskesmas Ranai Diganjar Predikat Zona Integritas

“Awalnya kami mengalokasikan 50 siswa untuk jenjang SD, dan masing-masing 25 untuk SMP dan SMA. Tapi setelah disosialisasikan, banyak orang tua tidak mengizinkan anak usia SD untuk ikut program berbasis asrama. Akhirnya, kuota SD dialihkan ke jenjang SMP,” kata Puryanti.

Sosialisasi program terus dilakukan bersamaan dengan proses verifikasi, agar para orang tua memahami manfaat program dan bersedia mengikutsertakan anak-anak mereka.

Sekilas Tentang Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berbasis asrama yang digagas Kementerian Sosial RI untuk memberikan pendidikan formal kepada anak-anak dari keluarga miskin, rentan, atau putus sekolah. Program ini mengintegrasikan pendidikan, pembinaan karakter, dan pemberdayaan sosial dalam satu sistem.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara
Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir
KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”
Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya
Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik
Kejari Natuna Kawal Eksekusi 15 Tahanan ke Batam-Tanjungpinang, Tempuh Jalur Laut 30 Jam
Natuna Resmi Kantongi IPSKA dari Kemendag, Cen Sui Lan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
KKP Setujui 9 Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna, Cen Sui Lan: Dongkrak Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:10 WIB

Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:21 WIB

KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”

Senin, 25 Mei 2026 - 14:06 WIB

Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya

Senin, 25 Mei 2026 - 05:50 WIB

Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik

Berita Terbaru