INIKEPRI.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin, 4 Agustus 2025.
Secara umum, cuaca diprediksi cerah berawan di pagi hingga sore hari, namun hujan ringan berpotensi turun di sejumlah titik menjelang malam.
Berikut rincian prakiraan cuaca untuk beberapa wilayah di Kepri:
Tanjungpinang: Cuaca cerah berawan akan mendominasi sejak pagi hingga sore. Namun, warga diimbau mewaspadai potensi hujan ringan di malam hari. Suhu diperkirakan berkisar antara 25 hingga 32°C dengan tingkat kelembapan 65–95%.
Batam: Kondisi langit diperkirakan cerah berawan sepanjang hari. Meski demikian, kemungkinan hujan ringan pada malam hari tetap ada. Suhu udara berada di kisaran 26–33°C dengan kelembapan relatif 60–90%.
Bintan: Mirip dengan Tanjungpinang, wilayah ini akan mengalami cuaca cerah berawan dari pagi hingga sore, lalu disusul kemungkinan hujan ringan pada malam hari. Suhu berkisar 25–32°C.
Karimun: Wilayah ini diperkirakan mengalami kondisi cuaca yang relatif stabil. Cerah berawan sepanjang hari tanpa potensi hujan yang signifikan. Suhu mencapai 26–33°C dengan kelembapan antara 60–90%.
Lingga: Berbeda dengan wilayah lainnya, Lingga memiliki potensi hujan ringan sejak sore hingga malam hari. Suhu udara berkisar antara 25–31°C, dengan kelembapan cukup tinggi yakni 70–95%.
Natuna: Cuaca di wilayah paling utara Kepri ini cenderung berawan, dengan kemungkinan hujan ringan pada siang hingga malam hari. Suhu relatif lebih sejuk, berkisar 24–30°C, kelembapan mencapai 100% di beberapa titik.
Anambas: Warga diminta waspada karena wilayah ini berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang pada sore dan malam hari. BMKG juga mengingatkan akan potensi angin kencang. Suhu berkisar antara 25–31°C, dengan kelembapan tinggi 75–100%.
Tak hanya di darat, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah perairan. Gelombang laut sedang dengan ketinggian 1,5 hingga 2,5 meter diprediksi terjadi di sekitar perairan Natuna dan Anambas, yang bisa berisiko bagi aktivitas pelayaran.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan operator kapal, untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca secara tiba-tiba serta memperhatikan kondisi laut sebelum melaut,” ujar Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Tanjungpinang dalam keterangan resmi.
Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau perkembangan prakiraan cuaca dari BMKG melalui kanal resmi, serta menghindari aktivitas luar ruangan jika terjadi hujan disertai angin kencang.
Penulis : RP
Editor : IZ

















