Pasar Ikan Modern Rp91,2 Miliar Dibangun di Natuna, Jadi Simbol Nilai Kebangkitan Ekonomi Maritim Indonesia

- Publisher

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Papan plang pembangunan pasar ikan modern di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (26/8/2025). — Sumber: ANTARA/Muhamad Nurman

Foto: Papan plang pembangunan pasar ikan modern di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (26/8/2025). — Sumber: ANTARA/Muhamad Nurman

INIKEPRI.COM – Natuna kembali mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan pembangunan pasar ikan modern di Kabupaten Natuna segera direalisasikan.

Proyek bernilai Rp91,2 miliar ini didukung penuh hibah dari Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA).

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, dalam kunjungan kerjanya ke Natuna, Selasa (26/8/2025), menegaskan bahwa pasar modern ini bukan sekadar ruang transaksi jual-beli ikan.

Lebih dari itu, pasar tersebut akan menjadi pusat ekonomi baru, ikon maritim, sekaligus bukti keseriusan pemerintah dalam mendorong sektor perikanan yang lebih maju, higienis, dan berkelanjutan.

“Kami sepakat membangun pasar ikan modern yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan, tetapi juga menyediakan fasilitas kuliner yang bersih dan nyaman, serta tidak menimbulkan bau tidak sedap,” ujar Trenggono.

BACA JUGA:  Dukung Pelayanan Umat, Pemkab Natuna Siapkan Insentif untuk 1.039 Tokoh Agama

Detail Pembangunan: 17.653 m² Lahan, Fasilitas Lengkap

Pasar modern akan dibangun di Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur. Lahan seluas 17.653 meter persegi telah disiapkan, terdiri atas 7.629 meter persegi daratan dan 10.024 meter persegi lahan laut yang akan direklamasi.

Fasilitas yang akan dibangun meliputi:

  • Pabrik es & gudang pendingin untuk menjaga mutu hasil tangkapan
  • Pasar ikan higienis
  • Dermaga modern
  • Area kuliner berbasis hasil laut
  • Toilet umum & IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah)
  • Tempat pembuangan sementara (TPS)
  • Sumber daya listrik (power supply)
    Taman & area parkir luas

Trenggono menegaskan proyek ini sudah melewati proses tender. “Sudah ada pemenang tender dan pembangunan akan segera dimulai,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pemda Natuna Dukung Sinergi TNI Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Dari Gagasan Lama Jadi Aksi Nyata

Menurut dia, rencana pembangunan pasar ikan modern di Natuna sebenarnya telah lama digagas. Namun, realisasi baru bisa dilakukan setelah ia melakukan kunjungan langsung dan mendapat dukungan penuh dari kepala daerah.

Bupati Natuna Cen Sui Lan mendampingi Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono saat meninjau sejumlah lokasi di Natuna. Foto: INIKEPRI.COM

“Sekarang saya sudah datang ke sini, didukung oleh ibu bupati. Banyak hal yang harus diselesaikan, dan beliau akan segera menyelesaikan. Jadi saya optimis pembangunan ini akan berjalan lancar,” tegasnya.

Trenggono menambahkan, pasar modern ini akan menjadi proyek percontohan bagi daerah kepulauan lain di Indonesia. Pengelolaan nantinya diserahkan kepada Koperasi Desa Merah Putih, sehingga masyarakat bisa terlibat langsung dalam pengelolaannya.

BACA JUGA:  Nelayan Vietnam dan Thailand Disebut Makin Berani Menjarah Ikan di Laut Natuna

Apresiasi dari Daerah

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menyambut baik langkah KKP. Ia menilai kehadiran pasar modern ini akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, khususnya bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Menteri yang sudah memberi perhatian besar kepada Natuna. Dengan adanya pasar ikan modern, kami berharap masyarakat merasakan langsung peningkatan kesejahteraan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” ujar Cen Sui Lan.

Dengan fasilitas modern dan dukungan pemerintah pusat, Natuna berpeluang besar menjadikan sektor perikanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Pasar ikan modern ini bukan hanya menjawab kebutuhan nelayan, tetapi juga menciptakan wajah baru Natuna sebagai pusat perdagangan maritim di perbatasan.

Penulis : IZ

Berita Terkait

“Kami Tidak Minta Gratis, Kami Minta Wajar”: Jeritan Natuna Soal Tiket Pesawat
Ikuti Arahan Pusat, Natuna Kaji Penerapan WFH untuk ASN, Cen Sui Lan: Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu
KPDN dan Raja Mustakim Hadir untuk Sintia Bella, Bantuan Capai Rp10 Juta
Bupati Cen Sui Lan Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah, Perkuat Sinergi dengan BPN
Bupati Natuna Ajak Lansia Terapkan Pola Makan Sehat, Soroti Bahaya Gula Berlebih
Cen Sui Lan Luncurkan Bantuan Pangan Tahap II di Natuna, Distribusi Dipastikan Tepat Sasaran
Cen Sui Lan Pimpin Evaluasi Siaga Darurat Bencana, Tekankan Pencegahan Karhutla dan Transparansi Bantuan
Cen Sui Lan Bangga Atlet Karate Natuna Raih Emas di Kejurnas, Siapkan Akses ke Sekolah Kedinasan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:00 WIB

“Kami Tidak Minta Gratis, Kami Minta Wajar”: Jeritan Natuna Soal Tiket Pesawat

Jumat, 17 April 2026 - 18:04 WIB

KPDN dan Raja Mustakim Hadir untuk Sintia Bella, Bantuan Capai Rp10 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 11:59 WIB

Bupati Cen Sui Lan Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah, Perkuat Sinergi dengan BPN

Kamis, 16 April 2026 - 07:00 WIB

Bupati Natuna Ajak Lansia Terapkan Pola Makan Sehat, Soroti Bahaya Gula Berlebih

Rabu, 15 April 2026 - 14:00 WIB

Cen Sui Lan Luncurkan Bantuan Pangan Tahap II di Natuna, Distribusi Dipastikan Tepat Sasaran

Berita Terbaru