INIKEPRI.COM – Pembangunan infrastruktur tetap menjadi salah satu prioritas utama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.
Bersama Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, ia menetapkan sektor ini sebagai bagian dari 15 program unggulan Pemerintah Kota Batam.
Tahun ini, fokus diarahkan pada perbaikan ruas Jalan Raja Isa di kawasan Batam Center. Jalan ini merupakan akses vital yang menghubungkan Simpang Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri dengan Simpang KDA.
Proyek ditangani oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam dengan dua skema pengerjaan. Kepala DBMSDA Batam, Suhar, menjelaskan:
- Simpang BI – Simpang Kaliban: dilakukan pelebaran dengan menambah satu lajur di kedua sisi jalan.
- Simpang Kaliban – Simpang KDA: dilakukan overlay atau pengaspalan ulang disertai penambalan lubang.
“Pelebaran dari Simpang BI hingga Kaliban masih berproses, sementara jalur Kaliban hingga KDA sedang disiapkan overlay,” kata Suhar, Selasa (16/9/2025).
Ia memastikan proyek ini ditargetkan rampung pada akhir tahun. “Akhir tahun masyarakat sudah bisa menikmati jalan yang mulus,” tegasnya.
Meski begitu, Suhar mengingatkan para pengendara agar tetap berhati-hati. Aktivitas alat berat di lapangan sesekali membuat arus lalu lintas sedikit tersendat.
“Kami memahami adanya ketidaknyamanan, namun hal ini hanya sementara. Manfaatnya akan sangat terasa di masa mendatang,” tambahnya.
Sebelumnya, pada Agustus 2025, Wali Kota Batam juga meninjau pengerjaan pelebaran Jalan Laksamana Bintan di kawasan Sungai Panas. Proyek yang membentang dari Simpang Gelael hingga Simpang Underpass Pelita tersebut dikerjakan oleh PT Medan Tracktorindo Perkasa dengan nilai kontrak Rp18,42 miliar serta diawasi PT Multi Firma Riau Konsultan.
Dengan percepatan sejumlah proyek strategis, Pemko Batam menegaskan komitmennya untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Penulis : DI
Editor : IZ

















