52 Ribu Anak Batam Sudah Terima Seragam Gratis, Amsakar–Li Claudia Bikin Orang Tua Lega

- Publisher

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra. Foto: Media Center Batam

Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra. Foto: Media Center Batam

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam menuntaskan program pembagian seragam gratis untuk siswa baru SD dan SMP tahun ajaran 2025. Program ini menjadi langkah nyata Pemko Batam agar setiap anak dapat memulai sekolah tanpa terbebani biaya tambahan.

Hingga September 2025, sebanyak 52.835 siswa baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP di seluruh sekolah negeri dan swasta sudah menerima seragam mereka. Total ada 105.670 stel seragam yang disiapkan melalui Dinas Pendidikan Kota Batam.

BACA JUGA:  Antisipasi Curanmor, Polsek Kawasan Bandara Hang Nadim Batam Datangi Area Parkir Ranmor R2

Setiap siswa memperoleh dua setel pakaian, yaitu seragam nasional lengkap dengan atribut serta baju kurung Melayu sebagai identitas budaya lokal. Siswi muslim mendapat tambahan hijab, sedangkan murid laki-laki memperoleh dasi, topi, ikat pinggang, dan kain samping Melayu.

“Ini bentuk kepedulian kami pada generasi penerus Kota Batam. Kami ingin setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang, tanpa terkendala seragam,” ujar Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat penyerahan simbolis di Dataran Engku Putri, Selasa (19/8/2025).

BACA JUGA:  Pemko Batam Promosikan Pariwisata dan Batik Marlin di Bandung

Wakil Wali Kota, Li Claudia Chandra, menambahkan bahwa seragam baru juga berdampak positif bagi rasa percaya diri siswa.

“Kami ingin anak-anak Batam merasa diperhatikan sejak hari pertama di sekolah. Dengan seragam baru, semangat belajar dan percaya diri mereka semakin tumbuh,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, memastikan distribusi berjalan lancar meski sempat menghadapi tantangan di wilayah hinterland. Ia juga menegaskan, jika ada seragam yang tidak pas ukurannya, penyedia wajib segera mengganti.

BACA JUGA:  Kambing Ilegal Ditemukan di Batam

Program seragam gratis ini bukan sekadar bantuan praktis, melainkan juga simbol keadilan pendidikan. Dengan adanya program ini, orang tua lebih ringan beban biaya, sementara anak-anak lebih bersemangat bersekolah.

“Semua anak Batam bisa bersekolah dengan semangat, tanpa ada yang tertinggal,” tutup Hendri.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi
Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri
Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity
Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55
Hari Santri Nasional 2026, Sekda Batam Dorong Santri Kuasai Teknologi
DPRD Batam Setujui Ranperda Pengelolaan Sampah, Fokus pada Sistem Terpadu
BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3
Kritik Boleh, Provokasi Jangan: Pesan Iman Sutiawan di Tengah Polemik Blackout

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Kaveling Laut Batam Dikembalikan ke BP Batam, Amsakar Tegaskan Tata Ruang Terintegrasi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Soroti Konten TikTok @human.activity yang Dinilai Provokatif, Relawan ASLI Datangi Tim Siber Polda Kepri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:30 WIB

Dinilai Lampaui Batas Kritik, Relawan ASLI Siapkan Laporan terhadap Akun TikTok @human.activity

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Perkuat Kepedulian terhadap Sesama, BP Batam Gelar Donor Darah dalam Rangkaian Hari Bakti ke-55

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Sekda Batam Dorong Santri Kuasai Teknologi

Berita Terbaru