BP Batam Tegaskan Evaluasi Konsorsium, Hang Nadim Tak Boleh Terbengkalai

- Publisher

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara Hang Nadim. Foto: INIKEPRI.COM

Bandara Hang Nadim. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menegaskan keseriusannya dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap mitra konsorsium pengelola Bandara Internasional Hang Nadim.

Proyek strategis nasional (PSN) ini dinilai berjalan lamban, sehingga perlu evaluasi menyeluruh agar tidak berdampak pada kelancaran pengembangan bandara terbesar di Kepri tersebut.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menjelaskan bahwa saat ini evaluasi kinerja konsorsium tengah dilakukan secara detail. Bahkan, persoalan tersebut akan segera dibawa ke tingkat kementerian.

BACA JUGA:  Plt. Gubernur Kepri : Kita Akan Prioritaskan Tenaga Kerja Tempatan. TKA Kita Kontrol Ketat!

“Salah satu opsi yang kami pertimbangkan, jika ada anggota konsorsium yang memutuskan keluar, maka bisa digantikan oleh BUMN lain. Atau BP Batam sendiri menambah porsi kepemilikan saham,” ungkap Amsakar, Jumat (26/9).

Namun, ia menekankan bahwa inti masalah bukan terletak pada struktur kepemilikan saham. Menurutnya, kunci utama adalah bagaimana setiap pihak mampu menjalankan kewajiban sesuai perjanjian.

BACA JUGA:  BKDI BP Batam Gelar Bazar di Selasar Bida Utama

“Persoalan mendasarnya adalah bagaimana tiap pihak menjalankan peran dan tanggung jawab sesuai kesepakatan,” tegasnya.

Amsakar juga menyampaikan bahwa Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) saat ini sedang melakukan audit independen terhadap proyek tersebut. Audit ini diharapkan mampu memberikan gambaran jelas mengenai hambatan-hambatan yang menyebabkan keterlambatan pembangunan.

BACA JUGA:  BP Batam Santuni Anak Yatim Pegawai dan Purnabakti yang Sakit

Lebih jauh, informasi yang diterima BP Batam menunjukkan adanya anggota konsorsium yang dinilai belum sepenuhnya profesional dalam mengelola proyek strategis ini. Hal tersebut, kata Amsakar, menjadi perhatian serius agar pengembangan Hang Nadim tidak terbengkalai.

“Hang Nadim ini adalah pintu gerbang utama Batam dan Kepri. Pengembangannya harus profesional, agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tandasnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Bright By PLN Batam Segera Diluncurkan, Urusan Listrik Makin Mudah dari Genggaman Lewat Digital
Batam Masuk 10 Besar Pelabuhan dengan Pertumbuhan Konektivitas Tertinggi Dunia
Kualitas Udara Batam Tidak Sehat, DPRD Dukung Siswa TK hingga SMP Belajar dari Rumah
Mooncake Festival Meriah, Amsakar Bicara Potensi Budaya untuk Gerakkan Ekonomi Batam
18 Koperasi Desa Merah Putih Batam Diverifikasi, Tinggal Menunggu Tahap Serah Terima
Cegah Banjir, Batam Rutin Normalisasi Drainase hingga Siapkan Kolam Retensi 2027
Amsakar Dorong Guru Al-Qur’an Lebih Kreatif, Tak Hanya Kuasai Materi tapi Juga Teknologi
Amsakar – Li Claudia Siapkan SWRO untuk Penuhi Kebutuhan Air Data Center, Waduk Tetap untuk Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 07:00 WIB

Bright By PLN Batam Segera Diluncurkan, Urusan Listrik Makin Mudah dari Genggaman Lewat Digital

Rabu, 30 September 2026 - 06:30 WIB

Batam Masuk 10 Besar Pelabuhan dengan Pertumbuhan Konektivitas Tertinggi Dunia

Selasa, 29 September 2026 - 11:09 WIB

Kualitas Udara Batam Tidak Sehat, DPRD Dukung Siswa TK hingga SMP Belajar dari Rumah

Senin, 28 September 2026 - 10:57 WIB

Mooncake Festival Meriah, Amsakar Bicara Potensi Budaya untuk Gerakkan Ekonomi Batam

Senin, 28 September 2026 - 07:22 WIB

18 Koperasi Desa Merah Putih Batam Diverifikasi, Tinggal Menunggu Tahap Serah Terima

Berita Terbaru