Kasus Salah Tangkap Ketua NasDem Sumut, Polrestabes Medan Diminta Terbuka Soal Oknum dan Motif di Baliknya

- Publisher

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Doktor Komunikasi Islam UIN Sumut, Taufiq Hidayah Tanjung. Foto: INIKEPRI.COM

Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Doktor Komunikasi Islam UIN Sumut, Taufiq Hidayah Tanjung. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Sorotan publik terhadap kasus salah tangkap yang menimpa Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar ST, terus bergulir.

Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Doktor Komunikasi Islam UIN Sumut, Taufiq Hidayah Tanjung, menilai Polrestabes Medan lamban dan kurang transparan dalam menangani peristiwa yang mencoreng nama baik tokoh publik tersebut.

Taufiq menyampaikan, pihak kepolisian semestinya segera menggelar konferensi pers untuk mengungkapkan fakta-fakta sebenarnya secara terbuka kepada masyarakat. Menurutnya, publik berhak mengetahui siapa saja oknum aparat yang terlibat, serta motif di balik kekeliruan fatal tersebut.

“Kami menilai Polrestabes Medan terlalu lambat dalam menyelesaikan kasus ini sehingga menimbulkan opini liar di masyarakat. Seharusnya kepolisian terbuka menjelaskan siapa oknum yang terlibat dan apa faktor penyebab hingga terjadi salah tangkap,” ujar Taufiq, Minggu (19/10/2025).

BACA JUGA:  Antisipasi Listrik Mati Saat Puasa, PLN Riau-Kepri Siagakan 1.402 Personel

Apresiasi Disertai Dorongan Transparansi

Meski demikian, Taufiq memberikan apresiasi terhadap langkah Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan yang telah bersikap ksatria dengan meminta maaf secara terbuka dan menempatkan empat oknum polisi di tempat khusus. Namun, menurutnya, langkah tersebut belum cukup tanpa diiringi penjelasan yang jelas kepada publik.

“Sikap terbuka itu patut diapresiasi. Tapi harus disertai dengan data dan fakta yang bisa diakses publik. Selama ini masyarakat percaya bahwa kepolisian bekerja profesional sesuai SOP dan Perkap. Jika tidak transparan, kepercayaan itu bisa hilang,” tegasnya.

BACA JUGA:  Tega! Seorang Ibu yang Alami Gangguan Jiwa ini Diperkosa Bergiliran di Depan Anaknya

Publik Bertanya: Salah Tangkap atau Ada Motif Lain?

Taufiq menilai wajar jika masyarakat kini berspekulasi, mengingat korban salah tangkap merupakan figur publik yang juga seorang pengusaha dan pimpinan partai politik di Sumatera Utara. Terlebih, proses penangkapannya disebut berlangsung dramatis seolah menangkap pelaku kejahatan besar.

“Pihak kepolisian semestinya melakukan profiling lebih dahulu terhadap target yang telah berstatus DPO. Nama bisa saja sama, tapi data otentik seperti tanggal lahir dan identitas lainnya tentu berbeda. Apalagi pemeriksaan di bandara sangat ketat. Hal-hal ini membuat publik curiga, seolah ada kesengajaan atau motif tertentu,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Ortu Panik Cari Siswi SMP Hilang, Rupanya Enak-enakan di Hotel, Bersetubuh 4 Kali dengan Teman

Polisi Didorong Segera Klarifikasi Identitas dan Motif

Lebih jauh, Taufiq meminta Polrestabes Medan segera melakukan klarifikasi resmi untuk menjelaskan siapa sebenarnya sosok “Iskandar” yang menjadi target operasi mereka. Ia menegaskan, kejelasan ini penting bukan hanya untuk memulihkan nama baik Ketua DPW NasDem, tapi juga untuk menjaga kondusifitas di tengah masyarakat.

“Pihak kepolisian harus segera mengumumkan ke publik siapa Iskandar yang mereka maksud, agar masyarakat bisa membantu memberikan informasi terkait pelaku sebenarnya dan membersihkan nama baik Pak Iskandar,” pungkasnya.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca Batam 2 Juni 2026: Cerah Berawan pada Pagi Hari, Sore Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara
Peringati Hari Lahir Pancasila, Li Claudia Serukan Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman
STIT Internasional Muhammadiyah Batam Wisuda 53 Sarjana Pendidikan, Siap Cetak Guru Berkarakter di Era Digital
Mekkah In Love: Tawaf Wada’ dan Perjalanan Cinta Amsakar Achmad Bersama Istri di Tanah Suci
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Kepri Berpotensi Hujan, Natuna Berstatus Warning
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:42 WIB

Prakiraan Cuaca Batam 2 Juni 2026: Cerah Berawan pada Pagi Hari, Sore Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Senin, 1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:24 WIB

STIT Internasional Muhammadiyah Batam Wisuda 53 Sarjana Pendidikan, Siap Cetak Guru Berkarakter di Era Digital

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:16 WIB

Mekkah In Love: Tawaf Wada’ dan Perjalanan Cinta Amsakar Achmad Bersama Istri di Tanah Suci

Berita Terbaru