25 Tahun DPRD Batam: Kamaluddin Tegaskan, Jalan Pengabdian Tak Pernah Berujung

- Admin

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, memimpin apel peringatan Hari Jadi ke-25 DPRD Kota Batam Tahun 2025 di halaman Gedung DPRD Batam, Jumat (31/10/2025). Foto: INIKEPRI.COM

Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, memimpin apel peringatan Hari Jadi ke-25 DPRD Kota Batam Tahun 2025 di halaman Gedung DPRD Batam, Jumat (31/10/2025). Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Di halaman Kantor DPRD Kota Batam, Jum’at (31/10/2025), suasana pagi terasa lebih syahdu dari biasanya. Udara segar membawa gema lagu kebangsaan, diiringi derap langkah pasukan upacara yang tegap.

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 DPRD Kota Batam berlangsung khidmat, dihadiri oleh Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam H. Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, jajaran Forkopimda, dan tokoh-tokoh masyarakat.

Dua puluh lima tahun bukan sekadar angka, melainkan perjalanan panjang yang menandai kedewasaan lembaga legislatif ini. Sebuah usia yang cukup matang untuk meneguhkan diri sebagai penjaga nurani rakyat dan pengawal arah pembangunan Batam.

Amsakar: DPRD Kini Makin Kritis, Konstruktif, dan Guyub

Dalam sambutannya, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, H. Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi mendalam atas kiprah DPRD Kota Batam selama dua setengah dekade terakhir.

Menurutnya, keharmonisan dan kedewasaan politik DPRD saat ini menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan mempercepat laju pembangunan.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, saya ucapkan selamat milad ke-25. Semoga DPRD ke depan makin eksis, kritis, dan konstruktif dalam menyeimbangkan ide untuk mewujudkan Batam yang maju dan hebat,” ujar Amsakar.

Ia menilai, DPRD Batam periode sekarang merupakan yang paling guyub dan harmonis dibanding periode sebelumnya.

Baca Juga :  Setyo Budiyanto Ketua KPK yang Baru

“Periode sekarang inilah DPRD Kota Batam paling sejuk, rukun, dan kompak. Inilah modal sosial yang luar biasa, karena tanpa suasana politik yang damai, tidak akan ada pembangunan yang bermakna,” tuturnya.

Amsakar menegaskan, sinergi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat menjadi prasyarat mutlak bagi terwujudnya visi Batam sebagai Bandar Dunia Madani yang inovatif, berbudaya, dan berkelanjutan.

“Cita-cita besar itu tidak akan terwujud tanpa sinergi, kolaborasi, dan harmoni. Saya yakin DPRD Batam akan semakin hebat di masa mendatang,” pungkasnya.

Kamaluddin: Dua Puluh Lima Tahun, Momentum Menyatu dengan Aspirasi Rakyat

Setelah upacara selesai, INIKEPRI.COM berkesempatan berbincang langsung dengan Ketua DPRD Kota Batam, H. Muhammad Kamaluddin, di sela ramah tamah sederhana di aula utama.

Ia berbicara dengan tenang namun penuh makna, seolah tiap kalimatnya lahir dari perenungan panjang tentang arti pengabdian.

“Dua puluh lima tahun bukan sekadar perayaan usia, melainkan refleksi tentang bagaimana lembaga ini terus menjaga marwah, kepercayaan, dan amanah rakyat,” ujarnya.

Kamaluddin menegaskan, usia seperempat abad menjadi waktu yang tepat untuk memperkokoh integritas, memperluas empati, dan mempertegas tanggung jawab moral DPRD Batam.

Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memotong tumpeng sebagai tanda syukur dalam acara Silaturahmi dan Syukuran Hari Jadi ke-25 DPRD Kota Batam Tahun 2025, di Gedung DPRD Batam, Jumat (31/10/2025). Foto: INIKEPRI.CO

“Kami bukan sekadar pembuat kebijakan, kami penanggung jawab nurani publik. Suara rakyat bukan hanya untuk didengar, tapi dijemput, dirasakan, dan diperjuangkan,” katanya.

Ia lalu mengutip petuah lama Melayu yang menjadi pegangan hidupnya:

“Kalau asal benih yang baik, jatuh ke laut menjadi pulau, jatuh ke darat menjadi gunung. Begitu juga lembaga ini, insyaallah di mana pun ia berdiri, harus memberi manfaat.”

DPRD yang Transparan dan Membumi

Baca Juga :  Waspadai Kenaikan Harga, Ketua DPRD Batam Ajak Lintas Sektoral Turut Mengendalikan Inflasi Daerah

Kamaluddin menilai, kekuatan DPRD Batam saat ini terletak pada transparansi dan keterbukaannya terhadap masyarakat.

Rakyat, katanya, harus tahu apa yang sedang diperjuangkan oleh wakilnya di gedung dewan.

“Transparansi bukan hanya soal dokumen dan data. Ini soal membangun kepercayaan. Jika rakyat percaya, maka demokrasi kita tumbuh dengan sehat,” ucapnya.

Ia menggambarkan lembaga dewan sebagai rumah besar yang menampung berbagai perbedaan, dari fraksi, pandangan politik, hingga cara berpikir.

Namun, semua perbedaan itu, katanya, disatukan oleh satu kompas moral: Batam harus maju tanpa meninggalkan rakyatnya.

“Sebagaimana pepatah Melayu, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Di sinilah DPRD berperan, menyeimbangkan antara kepentingan pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Mengawal Pembangunan dengan Nurani dan Kejujuran

Kamaluddin menegaskan, pembangunan tidak boleh hanya diukur dari megahnya bangunan atau padatnya investasi.

Pembangunan sejati adalah ketika kesejahteraan merata dan rakyat kecil ikut tersenyum.

“Kita ingin Batam tumbuh bukan hanya ke atas, tapi juga ke dalam. Tidak hanya membangun gedung, tapi membangun keadilan,” katanya.

Menurutnya, DPRD Batam akan terus mengawal setiap program pembangunan dengan sikap kritis namun konstruktif, tegas namun santun.

Baca Juga :  Kepemimpinan yang Membungkuk di Tengah Luka: Amsakar dan Satu Detik yang Menyelamatkan

“Pepatah Melayu bilang, air tenang jangan disangka tiada buaya. Kami akan tetap kritis, tapi dengan adab. Karena kritik yang beradab adalah bentuk kasih sayang terhadap negeri,” ujarnya dengan senyum kecil.

Yunus: Sejarah Panjang dan Perubahan Zaman

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Batam, Muhammad Yunus, membacakan sejarah singkat perjalanan lembaga legislatif tersebut.

Ia menuturkan, DPRD Kota Batam resmi terbentuk pada 31 Oktober 2000, beranggotakan 30 orang yang dilantik di Gedung Beringin Sekupang. Kini, jumlahnya telah menjadi 50 anggota hasil Pemilu 2024.

“DPRD Batam tumbuh bersama perubahan zaman. Tapi satu hal yang tidak berubah, semangat pengabdian terhadap masyarakat,” ujarnya.

Refleksi Kamaluddin: Dari Amanah Menuju Marwah

Menutup perbincangan, Kamaluddin menyampaikan pandangan reflektif tentang arti politik dan pengabdian.

“Politik itu bukan sekadar perebutan kursi. Politik adalah cara kita menunaikan amanah dengan adab,” katanya pelan.

Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, dan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berfoto bersama unsur Forkopimda serta jajaran anggota dewan usai acara Silaturahmi dan Syukuran Hari Jadi ke-25 DPRD Kota Batam Tahun 2025. Foto: INIKEPRI.COM

Ia kemudian mengutip petuah Melayu lain yang ia yakini sebagai pedoman moral:

“Kalau tidak dipecahkan ruyung, manakan dapat sagunya. Setiap hasil besar memerlukan perjuangan. Maka tugas kami di DPRD adalah berjuang dengan sabar, dengan niat yang lurus.”

Kamaluddin menatap jauh ke arah halaman kantor dewan, seolah melihat masa depan Batam yang lebih matang dan beradab.

“Selama marwah dijaga dan budi dijunjung, DPRD akan tetap menjadi benteng kepercayaan rakyat,” ujarnya menutup percakapan.

Penulis : IZ

Berita Terkait

ADC Amsakar: Kisah Loyalitas Ridhian WR & Syahibul Aziz yang Tak Pernah Retak
Tumbuh dalam Doa, Memimpin dengan Hati: Sebuah Refleksi 48 Tahun Mas Kamal
Pertemuan yang Menghangatkan Hati: Raja Mustakim dan Sang Mentor, Datok Rida K Liamsi
Mimpi Besar dari Batam: Sejarah dan Transformasi Bandara Hang Nadim
Kepemimpinan yang Membungkuk di Tengah Luka: Amsakar dan Satu Detik yang Menyelamatkan
Pelukan, Air Mata, dan Doa: Momen Haru Kepulangan Jemaah Haji Kloter 08 di Batam
Laut Jadi Saksi, Langit Mengamini: Perjalanan Cinta dalam Tugas Mulia Kepala KUA Singkep Barat
1 Desember, Ditjen Imigrasi Terapkan Penerbitan E-Paspor 100 Persen

Berita Terkait

Rabu, 19 November 2025 - 21:42 WIB

ADC Amsakar: Kisah Loyalitas Ridhian WR & Syahibul Aziz yang Tak Pernah Retak

Sabtu, 1 November 2025 - 10:48 WIB

25 Tahun DPRD Batam: Kamaluddin Tegaskan, Jalan Pengabdian Tak Pernah Berujung

Senin, 27 Oktober 2025 - 15:33 WIB

Tumbuh dalam Doa, Memimpin dengan Hati: Sebuah Refleksi 48 Tahun Mas Kamal

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:29 WIB

Pertemuan yang Menghangatkan Hati: Raja Mustakim dan Sang Mentor, Datok Rida K Liamsi

Kamis, 10 Juli 2025 - 06:02 WIB

Mimpi Besar dari Batam: Sejarah dan Transformasi Bandara Hang Nadim

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB