Kepala Perwakilan BI Kepri: Capaian Ekonomi Kepulauan Riau 2025 Tinggi, Fondasi Makro yang Kuat

- Publisher

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas bongkar muat di dermaga Pelabuhan Selat Lampa, Kabupaten Natuna. Kepala Perwakilan BI Kepri, Ronny Widijarto menyampaikan bahwa capaian ekonomi Kepulauan Riau sepanjang tahun 2025 menunjukkan makro yang kuat. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Aktivitas bongkar muat di dermaga Pelabuhan Selat Lampa, Kabupaten Natuna. Kepala Perwakilan BI Kepri, Ronny Widijarto menyampaikan bahwa capaian ekonomi Kepulauan Riau sepanjang tahun 2025 menunjukkan makro yang kuat. Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepri, Ronny Widijarto, mengungkapkan bahwa capaian ekonomi Kepri sepanjang 2025 menunjukkan fondasi makro yang kuat.

“Pertumbuhan ekonomi Kepri tetap tinggi, sementara inflasi berhasil dijaga stabil di bawah 3 persen. Ini kombinasi yang langka di tengah tekanan ekonomi global,” ungkap Ronny dalam Kepri Economic Forum 2025 yang digagas oleh Bank Indonesia (BI) Kepri, di Hotel Grand Mercure, Batam Center, Selasa (4/11/2025).

Data BI mencatat, pertumbuhan kredit perbankan Kepri melonjak signifikan hingga 20,6 persen, dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya tumbuh 10 persen.

Lonjakan tersebut dipicu oleh peningkatan kredit korporasi sebesar 26,3 persen, yang menandakan pulihnya aktivitas industri dan investasi di daerah.

BACA JUGA:  Batam Makin Strategis! RI-Singapura Sepakati 6 Kerja Sama, FTZ Kini Mencakup 22 Pulau

Namun, Ronny mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan pemerataan.

“Pertumbuhan tinggi saja tidak cukup. Kita ingin pertumbuhan yang inklusif, yang manfaatnya dirasakan semua lapisan masyarakat dari industri besar hingga UMKM dan rumah tangga,” ujarnya.

Secara struktur, sektor industri pengolahan, perdagangan, dan ekspor masih menjadi penopang utama ekonomi Kepri. Namun, BI mendorong peningkatan kontribusi konsumsi rumah tangga dan investasi domestik sebagai sumber pertumbuhan yang lebih stabil.

Dalam konteks blue economy, Ronny menyebut Kepri memiliki posisi strategis untuk menjadi model pengembangan ekonomi maritim berkelanjutan di Indonesia.

BACA JUGA:  KUB bank bjb bertambah kuat, bank bjb dan Bank Maluku Malut Teken MoU Sinergi Bisnis

“Dengan potensi laut yang besar, Kepri bisa menjadi pionir ekonomi biru yang tidak hanya menumbuhkan ekonomi, tapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” katanya.

Sebelumnya, Plh Sekdaprov Kepri Adi Prihantara yang hadir dalam Kepri Economic Forum 2025 menegaskan komitmen Gubernur Ansar Ahmad untuk menjadikan Kepri sebagai “permata biru di gerbang nusantara”. Visi yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), di mana sinergi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci mencapai pertumbuhan yang makmur dan Merata.

BACA JUGA:  Di El Salvador, Jual Beli di Pasar Kaki Lima Bisa Pakai Uang Kripto

Adi berharap diskusi yang dihasilkan dalam forum ini mampu memberikan rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah dalam memperkuat kinerja ekonomi Kepri.

Forum ini turut dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, serta lembaga keuangan. Diskusi berfokus pada strategi memperkuat daya saing daerah melalui investasi berkelanjutan, diversifikasi ekspor, dan inovasi sektor keuangan.

Adapun narasumber yang hadir antara lain Guru Besar FEB Universitas Padjadjaran Prof. Arief Anshory Yusuf, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Kepri, Plt Dirjen PDSPKP Kementerian Kelautan dan Perikanan Machmud, serta Chief Economist Bank Permata Josua Pardede.

Penulis : DI

Editor : IZ

Berita Terkait

Batam Dibidik Investasi Data Center, PLN Siapkan Tambahan Kapasitas Listrik
Rp11 Miliar Disiapkan, Pemko Batam Sudah Salurkan Rp2,73 Miliar ke 23 Usaha Mikro
BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026
Bawa iPhone 18 atau iPhone Duo dari Luar Negeri ke Indonesia, Ini Hitungan Bea Masuk dan Pajaknya
Adik Presiden Prabowo, Hashim Djojohadikusumo Menangkan Lelang Blok Migas Natuna D-Alpha
RKA 2027 Rp2,44 Triliun, BP Batam Perkuat Infrastruktur dan Percepatan Investasi
Ekonomi Batam Tumbuh 7,28%, Melampaui Kepri dan Nasional
Harga BBM Pertamina Naik, Berapa Harganya di Batam? Cek Daftarnya

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Batam Dibidik Investasi Data Center, PLN Siapkan Tambahan Kapasitas Listrik

Senin, 28 September 2026 - 14:01 WIB

Rp11 Miliar Disiapkan, Pemko Batam Sudah Salurkan Rp2,73 Miliar ke 23 Usaha Mikro

Sabtu, 26 September 2026 - 08:30 WIB

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

Senin, 21 September 2026 - 07:13 WIB

Bawa iPhone 18 atau iPhone Duo dari Luar Negeri ke Indonesia, Ini Hitungan Bea Masuk dan Pajaknya

Sabtu, 19 September 2026 - 09:01 WIB

Adik Presiden Prabowo, Hashim Djojohadikusumo Menangkan Lelang Blok Migas Natuna D-Alpha

Berita Terbaru