INIKEPRI.COM – Pernahkah Anda bangun tidur tetapi tubuh masih terasa sangat lelah, padahal durasi tidur sudah cukup dan pola makan terjaga?.
Kondisi tersebut sering dianggap sepele, namun sebenarnya bisa menjadi sinyal bahwa tubuh sedang mengalami gangguan kesehatan.
Hal ini disampaikan oleh dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Klinik Kiera, dr. Erta, Sp.JP, melalui akun Facebook “Erta Priadi Wirawija”.
Menurut dr. Erta, rasa lelah merupakan tanda bahwa tubuh berada dalam kondisi kurang sehat. Tubuh yang normal seharusnya terasa segar saat bangun tidur dan dapat menjalankan aktivitas harian tanpa gangguan pada persendian maupun fungsi otak.
Penyebab Lelah Berlebihan
Ia menjelaskan bahwa kelelahan kronis dapat dipicu oleh stres berkepanjangan. Ketika otak mengalami tekanan berlebih, energi mental bocor, tubuh menegang, napas pendek, jantung berdebar, hingga kepala terasa melayang, semua merupakan reaksi tubuh yang terlalu kelelahan.
Selain stres, kualitas tidur juga memengaruhi kondisi tubuh. Durasi tidur panjang tidak selalu berarti istirahat yang berkualitas. Ada orang tidur delapan jam tetapi tetap merasa seperti tidur dua jam karena kualitas tidur buruk.
Faktor Penyebab Medis
Kelelahan dapat menjadi masalah serius apabila terjadi terus-menerus. Kondisi ini dapat dipicu oleh:
- kecemasan dan depresi
- gangguan tidur
- gangguan neurologis
- gangguan bipolar
- anemia
- ketidakseimbangan elektrolit
- diabetes
- obesitas
- infeksi
- hingga kanker
Tanda Bahaya Kelelahan
Kelelahan dianggap sebagai sinyal bahaya jika disertai:
- kekurangan energi fisik atau mental
- kesulitan tetap terjaga
- tertidur tanpa sengaja, termasuk saat mengemudi
- ketidakmampuan menyelesaikan tugas harian
- mudah lelah
- gangguan konsentrasi, ingatan, atau emosi
Kapan Harus ke Dokter?
Jika rasa lelah mulai mengganggu aktivitas harian dan kualitas hidup, segera konsultasikan kondisi tersebut dengan tenaga medis untuk mengetahui penyebab utamanya.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















