Sudah Diet Ketat Tapi Tak Turun? Ini 5 Penyebab Utamanya

- Publisher

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Menurunkan berat badan memang bukan perkara mudah. Banyak orang memulai program diet dengan semangat tinggi, namun tak sedikit yang akhirnya menyerah di tengah jalan. Menurut para ahli gizi, ada sejumlah kesalahan umum yang kerap menjadi penyebab utama kegagalan diet.

Berikut lima alasan utama mengapa diet Anda mungkin tidak berjalan sesuai harapan:

1. Target Tidak Realistis dan Pembatasan Terlalu Ekstrem

Terlalu ambisius menetapkan target — seperti ingin turun 10 kilogram dalam seminggu — hanya akan menimbulkan stres dan rasa kecewa. Diet ekstrem yang menghilangkan satu kelompok makanan tertentu juga tidak sehat dan sulit dipertahankan. Selain memperlambat metabolisme, hal ini dapat memicu keinginan makan berlebihan (binge eating).

BACA JUGA:  Mulai 1 Januari 2024, Vaksinasi COVID-19 Tetap Gratis untuk Kelompok Rentan

2. Kurang Asupan Protein dan Gizi Seimbang

Diet bukan sekadar memangkas kalori. Tubuh tetap membutuhkan gizi lengkap, terutama protein yang membantu mempertahankan massa otot dan mempercepat metabolisme. Kekurangan protein membuat tubuh cepat lapar dan lemas, yang akhirnya menggagalkan diet.

3. Kurang Tidur dan Stres Berlebih

BACA JUGA:  Sering Pegang HP dengan Satu Tangan? Awas Smartphone Pinky Finger Mengintai!

Tidur yang kurang dari 7 jam mengacaukan hormon pengatur lapar (ghrelin dan leptin), sehingga membuat nafsu makan meningkat. Sementara itu, stres memicu peningkatan hormon kortisol yang mendorong perilaku emotional eating — makan sebagai pelampiasan emosi.

4. Minim Aktivitas Fisik

Diet tanpa olahraga ibarat berlari di tempat. Olahraga, terutama latihan kekuatan, membantu membakar kalori lebih banyak dan menjaga metabolisme tetap aktif. Kurangnya aktivitas fisik membuat lemak mudah menumpuk meski pola makan sudah diatur.

5. Mengabaikan Kebiasaan Kecil

Beberapa kebiasaan sepele justru berpengaruh besar pada hasil diet:

  • Melewatkan sarapan membuat Anda makan berlebihan siang hari.
  • Kurang minum air putih menghambat metabolisme.
  • Minuman manis seperti soda atau boba diam-diam menambah kalori tinggi.
  • Tidak mencatat asupan makanan membuat Anda sulit mengontrol porsi dan kalori.
BACA JUGA:  Begini Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa agar Tetap Percaya Diri

Para ahli menegaskan, kunci sukses diet bukan pada pembatasan ekstrem, melainkan pada perubahan gaya hidup yang konsisten dan berkelanjutan. Fokuslah pada pola makan seimbang, tidur cukup, kelola stres, dan sertakan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan
Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Hanya 20–30 Menit Sehari, Jalan Kaki Bantu Tingkatkan Kualitas Hidup
Strategi Sehat Menjalani Diet Selama Ramadan Tanpa Mengganggu Energi
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:05 WIB

493 Kasus Flu Singapura, Batam Belum Terapkan Pembatasan Wisatawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:35 WIB

Catat! Ini 5 Jenis Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Berita Terbaru