Istilah “Yapping” Kian Viral: Bahasa Gaul Baru yang Menguasai Media Sosial

- Publisher

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istilah Yapping kian populer di media sosial. Foto: Istimewa

Istilah Yapping kian populer di media sosial. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kosakata baru terus bermunculan di ruang digital, dan dalam beberapa tahun terakhir salah satu yang paling sering terdengar adalah istilah “yapping”.

Kata ini begitu cepat populer di kalangan pengguna media sosial, khususnya generasi muda di TikTok, Instagram, hingga platform X (Twitter).

Merujuk penjelasan yang dimuat Gramedia Literasi (sumber: gramedia.com/literasi/apa-itu-yapping), yapping digunakan untuk menggambarkan seseorang yang terlalu banyak berbicara, tetapi isi pembicaraannya dinilai tidak penting, berlebihan, atau tidak berkaitan dengan konteks.

BACA JUGA:  Perpanjang SIM Mati Bisa Tanpa Buat Baru, Begini Syarat Serta Prosedurnya

Istilah ini berasal dari bahasa Inggris informal, di mana “to yap” menggambarkan suara anjing kecil yang menggonggong terus-menerus. Dalam percakapan daring, kata ini kemudian berubah menjadi sindiran halus bagi seseorang yang dianggap “kebablasan ngomong”.

Tren ini tidak lepas dari meningkatnya interaksi di ruang digital. Banyak warganet yang memberi komentar spontan pada berbagai topik, termasuk yang tidak mereka pahami sepenuhnya.

BACA JUGA:  Seperti Apa Sih Kehidupan Agen Intelijen BIN

Akibatnya, istilah “yapping” sering muncul sebagai respons cepat untuk menghentikan pembicaraan yang dianggap tidak substansial, baik sebagai candaan maupun kritik ringan.

Para pengamat komunikasi memandang fenomena ini sebagai bagian dari perubahan gaya percakapan generasi muda. Mereka lebih ekspresif, responsif, dan memanfaatkan bahasa gaul internet untuk membangun identitas serta kedekatan dengan komunitas digitalnya.

Meski begitu, para ahli tetap mengingatkan pentingnya bijak menggunakan istilah seperti “yapping” agar tidak berkembang menjadi bentuk perundungan atau meremehkan pendapat orang lain.

BACA JUGA:  Bugatti Dijual Rp 53 Miliar di Singapura, tapi Tak Bisa Dikendarai

Fenomena “yapping” juga menegaskan cepatnya dinamika komunikasi di dunia maya. Di tengah derasnya opini dan komentar, pengguna internet dituntut semakin selektif dalam berbicara dan menyaring informasi.

Memahami istilah-istilah baru seperti ini membantu masyarakat beradaptasi dan tetap relevan dengan budaya digital yang terus bergerak.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap
Foto KTP-el Bisa Diganti, Ini Syarat dan Cara Mengurusnya Tanpa Surat Pengantar RT/RW
The Dudas Minus One Promosikan Natuna, Kampung Nelayan Merah Putih Jadi Sorotan Nasional
ARTOTEL Batam Hadirkan “The Late Shift”, Destinasi Baru Kuliner Malam dengan Comfort Food Berkelas
Caviar Rilis HP Edisi Khusus Messi dan Cristiano Ronaldo, Hanya 19 Unit di Dunia & Dibalut Emas 24 Karat
Mobil Listrik Ferrari Luce Dipastikan Masuk Indonesia, Jadwal Peluncuran Masih Dirahasiakan
Mulai 1 September, Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi Gratis Penumpang
Dunia Hiburan Berduka, Komedian Temon Tutup Usia

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Dokter Gizi Ingatkan Susu Kental Manis Bukan Susu, Orang Tua Diminta Ubah Kebiasaan Anak Secara Bertahap

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:49 WIB

Foto KTP-el Bisa Diganti, Ini Syarat dan Cara Mengurusnya Tanpa Surat Pengantar RT/RW

Senin, 27 Juli 2026 - 07:00 WIB

The Dudas Minus One Promosikan Natuna, Kampung Nelayan Merah Putih Jadi Sorotan Nasional

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:12 WIB

ARTOTEL Batam Hadirkan “The Late Shift”, Destinasi Baru Kuliner Malam dengan Comfort Food Berkelas

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:23 WIB

Caviar Rilis HP Edisi Khusus Messi dan Cristiano Ronaldo, Hanya 19 Unit di Dunia & Dibalut Emas 24 Karat

Berita Terbaru