Bugatti Dijual Rp 53 Miliar di Singapura, tapi Tak Bisa Dikendarai

- Publisher

Sabtu, 28 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: POOL)

(Foto: POOL)

INIKEPRI.COM – Orang super kaya di Asean bisa menambah koleksi mobil mewah lagi nih.

Bugatti, merek hypercar, secara resmi membuka showroom pertamanya di Asia Tenggara tepatnya di Singapura.

Showroom Bugatti yang terletak di selatan Singapore Botanic Gardens, didirikan melalui kemitraan dengan Wearnes, distributor mobil-mobil mewah yang didirikan pada tahun 1906.

Dalam peluncurannya di Singapura, Bugatti memboyong mobil Bugatti Chiron Pur Sport.

Mobil ini dibanderol S$ 5 juta atau setara Rp 53 miliar.

Namun, Crazy Rich Asian di Singapura cuma bisa membeli mobil ini tanpa bisa mengendarainya di jalanan Singapura.

Alasannya, Bugatti Chiron Pur Sport ini hanya tersedia dengan setir kiri yang berarti ilegal digunakan di jalan raya Singapura.

BACA JUGA:  Sentuh 4 Bagian Ini Buat Sesi 'Wikwik'mu Makin Panas

Bugatti Chiron Pur Sport ini diproduksi dalam jumlah yang sangat terbatas. Di dunia cuma ada 60 unit Bugatti Chiron Pur Sport. Salah satunya ada di Singapura.

Dengan mesin bertenaga 1.500 daya kuda dan torsi maksimal 1.600 Nm, Bugatti Chiron Pur Sport bisa melesat dari posisi diam hingga kecepatan 100 km/jam dalam waktu 2,3 detik.

Akselerasi 0-200 km/jam cuma 5,5 detik. Kecepatan tertingginya dibatasi hanya 350 km/jam meski pada Bugatti Chiron biasa bisa ngebut sampai 420 km/jam.

Sementara itu, showroom Bugatti di Singapura merupakan satu dari 30 showroom Bugatti di dunia. Ini menjadi showroom Bugatti kedua di Asia setelah di Jepang.

BACA JUGA:  Viral, Pacarnya Kini Berubah Drastis Dulu Suka Mabuk Mendadak Minta Diajarin Ngaji dan Salat

Ruangan showroom didesain langsung oleh tim di markas Bugatti di Molsheim, Prancis. Bugatti Singapura juga memiliki bengkel khusus dengan dua teknisi terlatih yang dapat terbang ke seluruh Asia Pasifik, termasuk Australia dan Selandia Baru.

“Ekonomi Singapura yang tangguh, yang telah menghasilkan jumlah individu dengan kekayaan bersih sangat tinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Energi dan ambisi negara kota tercermin dalam arsitekturnya yang luar biasa, menjadikannya tempat yang menarik untuk ditinggali. Baik waktu dan lokasi sangat cocok bagi Bugatti untuk mendirikan rumah baru di Asia Tenggara untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan kami yang terus bertambah di benua itu. Kami berharap dapat menikmati kemitraan kolaboratif dengan Wearnes, yang memiliki pengetahuan dan pengalaman tak tertandingi dari pasar lokal,” kata Direktur Regional Bugatti untuk Timur Tengah & Asia, Konstantinos Psarris.

BACA JUGA:  COVID-19 Reda, Wabah Baru Ancam Singapura

“Ketika Anda berbicara tentang kemewahan, Anda berpikir real estate, fashion, otomotif… dan Bugatti berada di puncak otomotif mewah, jadi memiliki showroom Bugatti di sini adalah momen penting bagi pasar otomotif Singapura dan menandakan status Singapura sebagai pusat kemewahan,” kata Victor Kwan, Managing Director of Wearnes Prestige. (RWH/DETIK)

Berita Terkait

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya
Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan
Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?
Waspada! Data KTP Bisa Disalahgunakan Pinjol, Ini Cara Ceknya
Dari Teller Bank hingga Admin: Ini 20 Pekerjaan yang Bisa Hilang karena AI
Gebrakan Baru Elon Musk: XChat Meluncur, Era Baru Aplikasi Pesan Dimulai dan Siap Tantang Dominasi WhatsApp
Bukan Bahasa Indonesia! Ini Asal-Usul Kata “Haram Jadah” yang Sering Disalahpahami
Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Dibuka, Lulusan Madrasah Kini Lebih Fleksibel Mendaftar

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:54 WIB

Waspada Virus Hanta, Dokter Ungkap Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:12 WIB

Batam Siaga Hantavirus, RSUD Embung Fatimah Disiapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:07 WIB

Kasus Muncul di Beberapa Negara, Benarkah Hantavirus Jadi Covid-19 Berikutnya?

Senin, 4 Mei 2026 - 08:18 WIB

Waspada! Data KTP Bisa Disalahgunakan Pinjol, Ini Cara Ceknya

Rabu, 29 April 2026 - 07:52 WIB

Dari Teller Bank hingga Admin: Ini 20 Pekerjaan yang Bisa Hilang karena AI

Berita Terbaru