Tarif Parkir Tanjungpinang Naik Mulai 2026, Motor Rp2.000 Mobil Rp4.000, Pemko Siapkan Sistem QRIS

- Admin

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sudut di salah satu pasar di Kota Tanjungpinang. Foto: INIKEPRI.COM

Sudut di salah satu pasar di Kota Tanjungpinang. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Tanjungpinang memastikan akan memberlakukan penyesuaian tarif parkir kendaraan bermotor mulai tahun 2026. Kebijakan ini diambil sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi perparkiran sekaligus membenahi sistem pengelolaannya.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menjelaskan bahwa tarif parkir untuk kendaraan roda dua akan naik dari Rp1.000 menjadi Rp2.000. Sementara itu, tarif parkir kendaraan roda empat akan disesuaikan dari Rp2.000 menjadi Rp4.000.

Baca Juga :  Hadiri Pelantikan Ketua IDI, Wako Rahma: Semoga Bisa Bersinergi dengan Pemko

“Kenaikan ini masih dalam tahap survei dan sosialisasi kepada masyarakat. Rencananya mulai diberlakukan tahun depan,” kata Lis, Sabtu (8/12/2025).

Selain penyesuaian tarif, Pemkot Tanjungpinang juga akan melakukan transformasi sistem pembayaran parkir dari tunai ke digital. Ke depan, pembayaran parkir akan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) guna meningkatkan transparansi dan efisiensi.

Menurut Lis, penerapan sistem digital akan diawali dari lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah awal sebelum diterapkan secara luas di masyarakat.

Baca Juga :  Curah Hujan Tinggi, Lis Intruksikan Jajaran Terkait Monitor Lapangan

“Sistem QRIS ini kita dorong untuk memudahkan masyarakat sekaligus meminimalisir kebocoran pendapatan,” ujarnya.

Lis mengungkapkan, berdasarkan hasil survei, potensi pendapatan retribusi parkir di Tanjungpinang diperkirakan bisa mencapai Rp6 hingga Rp8 miliar per tahun. Namun, realisasi PAD yang tercapai selama ini dinilai masih jauh dari potensi tersebut.

“Faktanya, untuk mencapai Rp2 miliar saja sulit. Ini mengindikasikan adanya persoalan dalam pengelolaan, termasuk dugaan kebocoran,” tegasnya.

Baca Juga :  Wako dan Wawako Tanjungpinang Tinjau Pasar Murah, Menjaga Stabilitas Harga Menjelang Lebaran

Untuk itu, Pemkot akan memperketat pengawasan serta mewajibkan penggunaan karcis parkir resmi. Masyarakat juga diimbau untuk selalu meminta bukti pembayaran setiap kali memarkirkan kendaraan.

Dalam waktu dekat, seluruh petugas parkir akan dipanggil untuk diberikan sosialisasi terkait tarif baru dan mekanisme pembayaran digital.

“Kita ingin sistem perparkiran lebih tertib, nyaman bagi masyarakat, dan tentu berdampak langsung pada optimalisasi PAD,” pungkas Lis Darmansyah.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang
Aplikasi Pantunesia Resmi Diluncurkan, Perkuat Pelestarian Pantun Melayu Berbasis Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:06 WIB

Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB