Wako dan Wawako Tanjungpinang Tinjau Pasar Murah, Menjaga Stabilitas Harga Menjelang Lebaran

- Publisher

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama Wakil Wali Kota, Raja Ariza, meninjau langsung kegiatan Operasi Pasar Murah hasil kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dan Bank Indonesia. Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama Wakil Wali Kota, Raja Ariza, meninjau langsung kegiatan Operasi Pasar Murah hasil kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dan Bank Indonesia. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama Wakil Wali Kota, Raja Ariza, meninjau langsung kegiatan Operasi Pasar Murah hasil kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dan Bank Indonesia.

Kegiatan pasar murah berlangsung di Jl. Sei Carang, tepatnya di halaman Gedung Tengku Mandak Bintan Center, Rabu (12/3/2025)

Dalam kunjungannya, Wali Kota dan Wakil Wali Kota didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Tanjungpinang, Riany. Selain memastikan harga-harga kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah tetap terjangkau bagi masyarakat, Lis Darmansyah juga meninjau kondisi Gedung Tengku Mandak Bintan Center guna mengecek kelayakan gedung tersebut.

Wali Kota Lis Darmansyah menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang Lebaran, agar masyarakat tetap dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

BACA JUGA:  Sambut Hari Ibu, Puluhan Anak Ikuti Lomba Mewarnai

“Kegiatan pasar murah ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Kami juga terus memperkuat komunikasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan distributor agar selisih harga di pasaran bisa dikendalikan dan masyarakat mendapatkan harga yang wajar,” ujar Lis Darmansyah.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa Pemko Tanjungpinang berupaya menciptakan keseimbangan antara peluang usaha bagi pedagang kecil dan menjaga ketertiban kota. Dalam kondisi ekonomi yang sulit, pemerintah tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk berjualan, tetapi dengan tetap mengikuti aturan yang berlaku.

“Kami ingin pedagang tetap bisa berjualan untuk menghidupi keluarganya, tetapi mereka juga harus menjaga estetika kota dan tidak mengganggu fasilitas umum. Oleh karena itu, kami mengajak Satpol PP dan pihak terkait untuk berdiskusi dengan para pedagang guna mencari solusi terbaik,” tambahnya.

BACA JUGA:  Seluruh Aset Jalan Provinsi di Kota Batam Diserahkan ke Pemko Batam

Wakil Wali Kota Raja Ariza turut memberikan pandangannya terkait pemanfaatan Gedung Tengku Mandak Bintan Center ke depan. Menurutnya, gedung ini dapat dimanfaatkan lebih maksimal sebagai pusat perdagangan dan kegiatan ekonomi masyarakat.

“Ke depan, kita perlu memikirkan bagaimana Gedung Tengku Mandak ini bisa digunakan lebih optimal untuk mendukung kegiatan usaha masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). Gedung ini bisa menjadi tempat bagi pedagang kuliner atau produk lokal lainnya, sehingga tidak hanya berfungsi sebagai gedung serbaguna, tetapi juga sebagai pusat ekonomi rakyat,” jelas Raja Ariza.

Menanggapi pernyataan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Kadisperindag Kota Tanjungpinang, Riany, menyampaikan bahwa pihaknya siap menjalankan arahan yang diberikan.

BACA JUGA:  Pagi Ini Vaksin Covid-19 Tiba di Kepri

“Kami akan terus meningkatkan komunikasi dengan distributor agar harga barang tetap terkendali dan memastikan operasi pasar murah berjalan efektif untuk membantu masyarakat. Selain itu, kami juga akan melakukan kajian lebih lanjut terkait pemanfaatan Gedung Tengku Mandak sebagai pusat perdagangan dan kegiatan usaha masyarakat. Ini akan menjadi bagian dari strategi kami dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ungkap Riany.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP serta para pedagang untuk memastikan bahwa aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu estetika dan fasilitas umum di kota Tanjungpinang.

Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat Tanjungpinang dapat merasakan manfaat nyata dari kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan menciptakan lingkungan usaha yang kondusif bagi para pelaku usaha kecil.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar
Tanjungpinang Tak Mau Cuma Kebagian ‘Debu’, Wisman dari Batam Dibidik Menginap dan Belanja
MAN Insan Cendekia Batam Juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Kepri
Sebulan Uji Coba WFH, Pemko Tanjungpinang Siapkan Evaluasi Menyeluruh
Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:46 WIB

Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:12 WIB

Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:39 WIB

Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 07:32 WIB

Tanjungpinang Tak Mau Cuma Kebagian ‘Debu’, Wisman dari Batam Dibidik Menginap dan Belanja

Berita Terbaru