Wako dan Wawako Tanjungpinang Tinjau Pasar Murah, Menjaga Stabilitas Harga Menjelang Lebaran

- Publisher

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama Wakil Wali Kota, Raja Ariza, meninjau langsung kegiatan Operasi Pasar Murah hasil kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dan Bank Indonesia. Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama Wakil Wali Kota, Raja Ariza, meninjau langsung kegiatan Operasi Pasar Murah hasil kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dan Bank Indonesia. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama Wakil Wali Kota, Raja Ariza, meninjau langsung kegiatan Operasi Pasar Murah hasil kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dan Bank Indonesia.

Kegiatan pasar murah berlangsung di Jl. Sei Carang, tepatnya di halaman Gedung Tengku Mandak Bintan Center, Rabu (12/3/2025)

Dalam kunjungannya, Wali Kota dan Wakil Wali Kota didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Tanjungpinang, Riany. Selain memastikan harga-harga kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah tetap terjangkau bagi masyarakat, Lis Darmansyah juga meninjau kondisi Gedung Tengku Mandak Bintan Center guna mengecek kelayakan gedung tersebut.

Wali Kota Lis Darmansyah menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang Lebaran, agar masyarakat tetap dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

BACA JUGA:  6 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 , Total Jadi 94 Pasien di Kota Tanjungpinang

“Kegiatan pasar murah ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Kami juga terus memperkuat komunikasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan distributor agar selisih harga di pasaran bisa dikendalikan dan masyarakat mendapatkan harga yang wajar,” ujar Lis Darmansyah.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa Pemko Tanjungpinang berupaya menciptakan keseimbangan antara peluang usaha bagi pedagang kecil dan menjaga ketertiban kota. Dalam kondisi ekonomi yang sulit, pemerintah tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk berjualan, tetapi dengan tetap mengikuti aturan yang berlaku.

“Kami ingin pedagang tetap bisa berjualan untuk menghidupi keluarganya, tetapi mereka juga harus menjaga estetika kota dan tidak mengganggu fasilitas umum. Oleh karena itu, kami mengajak Satpol PP dan pihak terkait untuk berdiskusi dengan para pedagang guna mencari solusi terbaik,” tambahnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Lis dan Forkopimda Tinjau Sekolah Rakyat, 100 Anak Siap MPLS 30 September

Wakil Wali Kota Raja Ariza turut memberikan pandangannya terkait pemanfaatan Gedung Tengku Mandak Bintan Center ke depan. Menurutnya, gedung ini dapat dimanfaatkan lebih maksimal sebagai pusat perdagangan dan kegiatan ekonomi masyarakat.

“Ke depan, kita perlu memikirkan bagaimana Gedung Tengku Mandak ini bisa digunakan lebih optimal untuk mendukung kegiatan usaha masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). Gedung ini bisa menjadi tempat bagi pedagang kuliner atau produk lokal lainnya, sehingga tidak hanya berfungsi sebagai gedung serbaguna, tetapi juga sebagai pusat ekonomi rakyat,” jelas Raja Ariza.

Menanggapi pernyataan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Kadisperindag Kota Tanjungpinang, Riany, menyampaikan bahwa pihaknya siap menjalankan arahan yang diberikan.

BACA JUGA:  Lis-Raja Salat Id di Pamedan, Open House di Pinang Merah

“Kami akan terus meningkatkan komunikasi dengan distributor agar harga barang tetap terkendali dan memastikan operasi pasar murah berjalan efektif untuk membantu masyarakat. Selain itu, kami juga akan melakukan kajian lebih lanjut terkait pemanfaatan Gedung Tengku Mandak sebagai pusat perdagangan dan kegiatan usaha masyarakat. Ini akan menjadi bagian dari strategi kami dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” ungkap Riany.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP serta para pedagang untuk memastikan bahwa aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu estetika dan fasilitas umum di kota Tanjungpinang.

Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat Tanjungpinang dapat merasakan manfaat nyata dari kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan menciptakan lingkungan usaha yang kondusif bagi para pelaku usaha kecil.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan
Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026
Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:39 WIB

22.174 Warga Tanjungpinang Terima 30 Kg Beras, Bantuan Pangan Tahap II Mulai Disalurkan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Kartu Bima Sakti Diluncurkan di HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungpinang Perkuat Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Dua Siswi MIN Tanjungpinang Asah Kreativitas di Fun and Run 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Berita Terbaru