INIKEPRI.COM — Bupati Natuna Cen Sui Lan secara resmi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Natuna Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan tersebut digelar di Ballroom Gajah Mina Adiwana Jelita Sejuba Resort, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (10/2/2026) pagi.
Musrenbang dihadiri Wakil Bupati Natuna Jarmin, Ketua DPRD Natuna Rusdi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Sekitar 150 peserta mengikuti forum perencanaan pembangunan tersebut.
Dalam arahannya, Cen Sui Lan menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyatukan visi dan memastikan pembangunan Natuna ke depan berjalan terarah, terukur, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
“Musrenbang ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi ruang strategis untuk menghimpun aspirasi dan menyepakati arah pembangunan daerah. Kita ingin setiap program benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat Natuna,” ujar Cen Sui Lan.
Bupati Natuna juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025. Di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Natuna menjadi 78,94 poin, penurunan angka kemiskinan hingga 4,81 persen, serta pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 11,33 persen dengan migas.
Meski demikian, Cen Sui Lan mengakui masih terdapat tantangan yang perlu mendapat perhatian serius, khususnya terkait tingkat pengangguran terbuka dan pemerataan pembangunan antarwilayah.
“Capaian ini patut kita syukuri, namun kita juga harus jujur melihat tantangan yang ada. Persoalan pengangguran dan pemerataan kesejahteraan harus kita jawab dengan kebijakan yang tepat dan terukur,” tegasnya.
Untuk tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Natuna akan memprioritaskan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pertanian dan perikanan, pemberdayaan UMKM dengan skema pinjaman bunga nol persen, serta penguatan bantuan sosial bagi kelompok rentan.
Selain itu, Pemkab Natuna juga akan mengoptimalkan pelaksanaan program strategis nasional, seperti kampung nelayan, sekolah rakyat, koperasi desa, serta pembangunan infrastruktur pasar guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas antar pulau.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Natuna, Moestofa Albaqri, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang Kabupaten Natuna Tahun 2026 merupakan tahapan penting dalam penyusunan RKPD 2027, sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.
“Musrenbang ini menjadi forum penyepakatan prioritas pembangunan daerah, program dan kegiatan, sekaligus penyelarasan dengan prioritas pembangunan provinsi,” jelas Moestofa.
Ia menambahkan, tema pembangunan Natuna tahun 2027 mengusung pengembangan potensi perekonomian daerah, pemerataan pembangunan dan konektivitas antar pulau, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui tata kelola pemerintahan yang baik dengan menjunjung nilai-nilai budaya.
Ketua DPRD Natuna Rusdi dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif agar perencanaan pembangunan selaras dengan penganggaran.
“Perencanaan yang baik harus diiringi dengan penganggaran yang tepat. DPRD siap bersinergi agar program prioritas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Rusdi.
Musrenbang Kabupaten Natuna Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 10 hingga 11 Februari 2026, dengan pembahasan teknis lanjutan dilaksanakan di Kantor Bapperida Natuna.
Penulis : RP
Editor : IZ

















