INIKEPRI.COM – Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 yang digelar Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra di Sekupang berlangsung hangat dan penuh keakraban, Selasa (17/2/2026). Acara tersebut dihadiri Wali Kota Amsakar Achmad bersama Ketua TP PKK Kota Batam Erlita Amsakar.
Kegiatan yang digelar di Batam itu menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga yang datang secara bergantian untuk merayakan Imlek bersama.
Sejak pagi, lokasi acara tampak semarak dengan dekorasi bernuansa merah dan emas yang identik dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Para tamu disambut langsung oleh Li Claudia Chandra, menciptakan suasana akrab yang mencerminkan semangat kebersamaan dan keterbukaan dalam perayaan lintas budaya.
Amsakar Achmad dalam sambutannya menegaskan bahwa Imlek merupakan bagian dari kekayaan budaya Batam yang harus dirawat bersama.
“Perayaan seperti ini menjadi ruang silaturahmi yang sangat baik. Kebersamaan yang kita bangun hari ini merupakan modal utama untuk menjaga Batam tetap harmonis dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi inisiatif Wakil Wali Kota yang membuka rumah dinas sebagai ruang pertemuan masyarakat tanpa sekat. Menurutnya, tradisi open house mencerminkan semangat inklusivitas sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam merawat toleransi antarumat beragama.
Sementara itu, Li Claudia Chandra menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran masyarakat yang turut memeriahkan perayaan tersebut. Ia berharap Tahun Baru Imlek membawa kebaikan bagi seluruh warga.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran Forkopimda yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Semoga momentum Imlek ini semakin mempererat persaudaraan tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun budaya,” katanya.
Suasana semakin hangat ketika para tamu saling bersalaman, berbincang santai, dan menikmati hidangan khas Imlek yang disediakan. Canda dan tawa terdengar di berbagai sudut ruangan, menandakan eratnya kebersamaan yang terjalin.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Sejumlah warga tampak menyampaikan aspirasi secara langsung dalam suasana santai, menjadikan perayaan Imlek bukan hanya seremoni budaya, tetapi juga sarana memperkuat hubungan sosial di tengah keberagaman Kota Batam.
Penulis : DI
Editor : IZ

















