INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam terus memperkuat dukungan terhadap pelaku usaha mikro dengan membuka akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau.
Melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum), Pemkotl Batam menggandeng Bank Riau Kepri (BRK) Syariah dan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk membantu UMKM memperoleh tambahan modal usaha.
Kepala Diskum Kota Batam, Salim, mengatakan program subsidi margin bersama BRK Syariah mulai menunjukkan hasil. Hingga saat ini, enam pelaku usaha mikro telah menandatangani akad pembiayaan, sementara sekitar 22 pengajuan lainnya masih dalam proses.
“Yang sudah akad ada enam pelaku usaha. Sekitar 22 pengajuan masih berproses,” kata Salim, Kamis (9/7/2026).
Melalui skema tersebut, pelaku usaha dapat mengajukan pembiayaan hingga Rp20 juta dengan tenor maksimal dua tahun. Menariknya, margin pembiayaan ditanggung oleh Pemerintah Kota Batam sehingga beban pelaku usaha menjadi lebih ringan.
Untuk mengikuti program ini, pelaku usaha diwajibkan memiliki KTP Kota Batam, Nomor Induk Berusaha (NIB), menjalankan usaha di wilayah Batam, serta memenuhi persyaratan kelayakan yang ditetapkan pihak perbankan.
Salim menjelaskan seluruh kantor cabang BRK Syariah di Batam telah melayani program tersebut sehingga pelaku usaha bisa langsung mengajukan permohonan ke kantor cabang terdekat.
Meski belum ada rekapitulasi lengkap mengenai jenis usaha penerima manfaat, sebagian besar pengajuan berasal dari sektor kuliner. Namun demikian, program ini terbuka bagi seluruh usaha mikro yang legal dan memenuhi persyaratan.
Pada pembiayaan melalui BRK Syariah, pemohon tetap diwajibkan menyediakan agunan, seperti BPKB kendaraan atau aset produktif lainnya.
Selain BRK Syariah, Pemko Batam juga melanjutkan kerja sama dengan BTN yang telah berjalan selama setahun terakhir.
Hingga kini, sebanyak 22 pelaku usaha mikro telah menandatangani akad pembiayaan melalui BTN.
Berbeda dengan BRK Syariah, program bersama BTN menawarkan pinjaman hingga Rp20 juta tanpa bunga dan tanpa agunan, sehingga dinilai lebih ringan bagi pelaku usaha yang baru merintis.
“Jadi sekarang ada dua pilihan pembiayaan. Program BRK Syariah baru berjalan sekitar dua bulan, sedangkan kerja sama dengan BTN juga masih terus berlangsung,” ujar Salim.
Ia menegaskan, kolaborasi dengan sektor perbankan merupakan bagian dari komitmen Pemko Batam dalam memperluas akses pembiayaan formal bagi UMKM agar memiliki modal yang cukup untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan daya saing di tengah pertumbuhan ekonomi daerah.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















