INIKEPRI.COM – Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Riau menyebut nilai tambah ekonomi atau Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah tersebut meningkat dua kali lipat dalam kurun waktu 2015 hingga 2025.
Kepala BPS Kepulauan Riau Toto Haryanto Silitonga mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan ketahanan ekonomi daerah meskipun sempat tertekan pandemi COVID-19 pada 2020.
“Dalam satu dekade, PDRB atau nilai tambah ekonomi Kepri naik dua kali lipat, meski sempat turun pada 2020 akibat COVID-19, tetapi berhasil pulih bahkan terus meningkat sampai saat ini,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).
Nilai PDRB Meningkat Signifikan
BPS mencatat pada 2015 nilai PDRB Kepulauan Riau sebesar Rp199,578 triliun. Sepuluh tahun kemudian, tepatnya pada 2025, angkanya meningkat menjadi Rp381,74 triliun.
Kenaikan tersebut mencerminkan pertumbuhan aktivitas ekonomi yang konsisten, seiring menguatnya sektor industri, perdagangan, dan jasa.
Tiga Sektor Utama Penggerak Ekonomi
Menurut Toto, terdapat tiga struktur utama yang menopang pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau selama satu dekade terakhir:
Industri Pengolahan
Menjadi tulang punggung ekonomi dengan kontribusi terbesar.
Pada 2015 sektor ini bernilai Rp74,97 triliun atau sekitar 40 persen PDRB, lalu meningkat menjadi Rp158,69 triliun atau 41 persen pada 2025.
Perdagangan
Aktivitas distribusi dan konsumsi meningkat tajam, dari Rp15,42 triliun pada 2015 menjadi Rp35,97 triliun pada 2025 atau tumbuh lebih dari 100 persen.
Akomodasi dan Makan-Minim
Sektor yang erat dengan pariwisata ini juga mengalami kenaikan dari Rp3,95 triliun pada 2015 menjadi Rp6,98 triliun pada 2025, didorong pemulihan sektor jasa pascapandemi.
Struktur Ekonomi Semakin Beragam
Toto menegaskan bahwa ekonomi Kepulauan Riau kini tidak hanya bertumpu pada industri pengolahan, tetapi juga semakin ditopang perdagangan, jasa akomodasi, serta sektor konstruksi yang terus berkembang.
“Struktur ekonomi Kepri tidak hanya bertumpu pada industri pengolahan, tetapi juga didukung perdagangan, akomodasi, termasuk konstruksi,” katanya.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan transformasi ekonomi daerah yang semakin beragam sekaligus memperkuat daya tahan Kepri dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
Penulis : RP
Editor : IZ

















