Cen Sui Lan: Pemutakhiran Data PBI Pemda untuk Hindari Temuan dan Pastikan Bantuan JKN Tepat Sasaran

- Publisher

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat pembahasan digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (3/3/2026) pagi, dipimpin langsung Bupati Natuna Cen Sui Lan. Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

Rapat pembahasan digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (3/3/2026) pagi, dipimpin langsung Bupati Natuna Cen Sui Lan. Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Natuna memperbarui data Penerima Bantuan Iuran Pemerintah Daerah (PBI Pemda) pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus menghindari potensi temuan dalam proses pemeriksaan.

Rapat pembahasan digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (3/3/2026) pagi, dipimpin langsung Bupati Natuna Cen Sui Lan.

Cen Sui Lan menjelaskan bahwa PBI Pemda merupakan program bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu yang iurannya dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Tegas! Desa yang Tak Perbarui Data Bansos Terancam Tak Terima ADD

“PBI Pemda ini adalah bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam menjamin akses kesehatan masyarakat kurang mampu. Karena menggunakan anggaran APBD, maka datanya harus valid dan sesuai kriteria yang ditetapkan,” ujar Cen Sui Lan.

Ia menegaskan, pembaruan data diperlukan karena ditemukan adanya penerima manfaat yang telah meninggal dunia maupun yang kondisi ekonominya sudah membaik, sehingga tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bantuan.

“Kalau ada masyarakat yang secara ekonomi sudah meningkat atau tidak lagi masuk kategori penerima, tentu harus kita evaluasi. Tujuannya agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Hikmat Aliansyah menjelaskan bahwa data penerima PBI Pemda mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

BACA JUGA:  Daeng Rusnadi : Jangan Takut ! Kalau Ada yang Ancam, Kita Lawan

Dalam sistem tersebut, masyarakat dikelompokkan dalam desil satu hingga sepuluh berdasarkan tingkat kesejahteraan. Penerima PBI Pemda, kata dia, berasal dari kelompok desil 1 sampai 5 atau kelompok dengan tingkat kesejahteraan rendah.

“Apabila penerima berada pada desil enam hingga sepuluh, maka itu tidak sesuai ketentuan. Inilah yang ingin kita pastikan melalui proses pemutakhiran data,” jelas Hikmat.

Ia menambahkan, proses verifikasi dan pembaruan data dilakukan oleh pemerintah desa dan kelurahan melalui pengecekan langsung di lapangan. Dari total 77 desa dan kelurahan di Natuna, sebanyak 40 di antaranya telah menyerahkan data terbaru.

BACA JUGA:  Arah Pembangunan Natuna 2027, Cen Sui Lan Prioritaskan Bansos Kelompok Rentan dan UMKM

Saat ini tercatat sekitar 33 ribu warga terdaftar sebagai penerima PBI Pemda. Namun, sekitar 17 ribu orang berpotensi tidak lagi memenuhi kriteria yang ditentukan.

“Data ini masih dalam proses verifikasi dan belum final. Kita ingin memastikan bantuan tepat sasaran dan menghindari temuan pemeriksaan di kemudian hari,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Natuna menargetkan proses pembaruan data segera rampung agar alokasi anggaran PBI Pemda dalam program JKN dapat dikelola secara akuntabel dan tepat guna.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir
KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”
Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya
Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik
Kejari Natuna Kawal Eksekusi 15 Tahanan ke Batam-Tanjungpinang, Tempuh Jalur Laut 30 Jam
Natuna Resmi Kantongi IPSKA dari Kemendag, Cen Sui Lan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
KKP Setujui 9 Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna, Cen Sui Lan: Dongkrak Ekonomi Warga
HUT IGTKI-PGRI ke-76, Cen Sui Lan Apresiasi Guru TK: “Mereka Memegang Peran Penting bagi Masa Depan Natuna”

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:10 WIB

Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:21 WIB

KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”

Senin, 25 Mei 2026 - 14:06 WIB

Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya

Senin, 25 Mei 2026 - 05:50 WIB

Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:03 WIB

Kejari Natuna Kawal Eksekusi 15 Tahanan ke Batam-Tanjungpinang, Tempuh Jalur Laut 30 Jam

Berita Terbaru