Bupati Cen Sui Lan Ungkap Alasan Pembangunan Desa dan Kecamatan di Natuna Masih Terbatas

- Publisher

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Natuna Cen Sui Lan saat Safari Ramadan di Bunguran Utara. Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

Bupati Natuna Cen Sui Lan saat Safari Ramadan di Bunguran Utara. Foto: INIKEPRI.COM/NatunaKab

INIKEPRI.COM – Bupati Natuna Cen Sui Lan mengungkapkan bahwa keterbatasan pembangunan di sejumlah kecamatan dan desa di Kabupaten Natuna saat ini tidak terlepas dari kondisi fiskal daerah yang masih terbebani kewajiban lama.

Hal tersebut disampaikan Cen Sui Lan saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Bunguran Utara, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah hingga kini masih menunggu pencairan dana tunda salur Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas bumi tahun 2024 dari pemerintah pusat. Keterlambatan penyaluran dana tersebut membuat ruang anggaran daerah menjadi terbatas.

Menurut Cen Sui Lan, pada tahun sebelumnya pemerintah pusat sempat menyalurkan sebagian dana tunda salur sekitar Rp35 miliar. Dana tersebut langsung dimanfaatkan untuk membantu menyelesaikan sebagian kewajiban pemerintah daerah.

BACA JUGA:  Cen Sui Lan Tinjau Gedung SPPG Seluan, Dorong Segera Dioperasikan

“Dengan segala efisiensi, dana yang ada kita gunakan untuk membayar kewajiban daerah,” ujarnya.

Cen Sui Lan mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Natuna telah melakukan pembayaran utang kepada pihak ketiga yang berasal dari tahun anggaran 2024 dengan total sekitar Rp165 miliar. Meski begitu, hingga saat ini masih terdapat sisa kewajiban daerah yang nilainya mencapai lebih dari Rp30 miliar.

Situasi tersebut, kata dia, membuat pemerintah daerah harus lebih memprioritaskan penyelesaian kewajiban lama dibanding memulai program pembangunan baru.

“Bupati Natuna saat ini pada dasarnya hanya membayar utang yang diwariskan dari bupati sebelumnya,” katanya.

BACA JUGA:  Jalan Pelantar Sedanau Rusak Parah, Cen Sui Lan Usulkan Revitalisasi Lewat BTT & Inpres

Cen Sui Lan berharap pemerintah pusat dapat segera menyalurkan sisa dana tunda salur DBH migas tersebut. Apabila dana tersebut diterima daerah tahun ini, menurutnya pemerintah daerah akan memiliki ruang fiskal yang lebih luas untuk mendorong pembangunan di berbagai wilayah, khususnya di tingkat kecamatan dan desa.

“Kalau tunda salur itu dibayarkan tahun ini, tentu pembangunan untuk masyarakat akan jauh lebih banyak,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Cen Sui Lan juga meminta dukungan doa dari masyarakat agar proses pencairan dana tersebut dapat segera terealisasi.

“Saya mohon doa masyarakat yang hadir di masjid ini, semoga pemerintah pusat segera melunasi tunda bayar ke daerah,” ucapnya.

BACA JUGA:  Harga Pangan di Natuna Masih Bergantung Kapal Logistik, Pemkab Bahas Strategi Kendalikan Inflasi

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah telah berupaya melakukan komunikasi dan koordinasi langsung dengan kementerian terkait di Jakarta. Namun hingga saat ini pencairan dana tersebut masih belum terealisasi.

“Kita sudah berusaha sampai ke kementerian. Sekarang tinggal menunggu dana itu saja, tapi sampai sekarang belum juga cair ke daerah,” katanya.

Meski memahami kondisi keuangan pemerintah pusat yang tengah menghadapi tekanan defisit anggaran, Cen Sui Lan tetap berharap hak daerah dapat segera disalurkan agar pembangunan di Natuna dapat kembali dipacu.

“Saya mohon doa masyarakat Kabupaten Natuna di bulan Ramadan yang baik ini, semoga semua urusan ini dimudahkan,” tutupnya.

Penulis : IZ

Berita Terkait

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara
Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir
KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”
Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya
Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik
Kejari Natuna Kawal Eksekusi 15 Tahanan ke Batam-Tanjungpinang, Tempuh Jalur Laut 30 Jam
Natuna Resmi Kantongi IPSKA dari Kemendag, Cen Sui Lan Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
KKP Setujui 9 Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna, Cen Sui Lan: Dongkrak Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:10 WIB

Iduladha 1447 H di Natuna Kian Semarak, Raja Mustakim lewat KPDN Sponsori Pawai Obor dan Takbir

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:21 WIB

KPDN Salurkan Dua Ekor Sapi di Iduladha 1447 H, Warga Pengadah: “Sudah Beberapa Tahun Tak Dapat Daging Kurban”

Senin, 25 Mei 2026 - 14:06 WIB

Natuna Dilanda Tekanan Fiskal, Begini Strategi Cen Sui Lan Menghadapinya

Senin, 25 Mei 2026 - 05:50 WIB

Natuna Dorong Penggunaan Tas Belanja Ramah Lingkungan di Tengah Kenaikan Harga Plastik

Berita Terbaru