INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam upaya pencegahan korupsi. Berdasarkan hasil Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) tahun 2025 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Batam meraih skor tinggi sebesar 94,21 persen.
Capaian tersebut menempatkan Kota Batam sebagai peringkat pertama di Provinsi Kepulauan Riau dan posisi ke-13 secara nasional. Nilai ini bahkan melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 69,55 persen.
Prestasi ini diraih di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra yang dinilai konsisten mendorong penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Penilaian MCSP sendiri mencakup delapan area strategis, mulai dari perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, hingga pengawasan internal oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Selain itu, aspek manajemen aparatur sipil negara (ASN), pengelolaan barang milik daerah, serta optimalisasi pendapatan daerah juga menjadi indikator penting.
Beberapa sektor bahkan mencatatkan nilai hampir sempurna, seperti pengadaan barang dan jasa yang mencapai 98,23 persen serta manajemen ASN sebesar 98,16 persen.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam membangun sistem pemerintahan yang bersih.
“Capaian ini bukan sekadar angka statistik, tetapi mencerminkan komitmen bersama seluruh jajaran pemerintah dalam menghadirkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan dapat dipercaya oleh masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, Pemerintah Kota Batam tidak berhenti pada capaian tersebut. Evaluasi berkelanjutan tetap dilakukan, terutama pada aspek pengelolaan barang milik daerah, optimalisasi pendapatan, serta penguatan pengawasan internal yang masih perlu ditingkatkan.
Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik juga terus didorong, khususnya pada transparansi tata ruang yang masih memerlukan penyempurnaan di sejumlah wilayah.
Ke depan, Inspektorat Daerah Kota Batam bersama organisasi perangkat daerah akan memperkuat koordinasi dan pemantauan pemenuhan indikator MCSP. Sinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi juga akan terus ditingkatkan, termasuk melalui pembelajaran praktik terbaik dari daerah lain yang berprestasi.
Capaian ini menjadi indikator bahwa arah pembangunan birokrasi di Batam berada pada jalur yang tepat. Pemerintah Kota Batam pun berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik sebagai fondasi utama dalam memperkuat kepercayaan masyarakat.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















