INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam terus memperkuat konektivitas wilayah melalui rencana pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan kawasan strategis di kota tersebut. Proyek ini dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam menjawab kebutuhan mobilitas yang semakin meningkat.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan Kecamatan Sungai Beduk dengan Kecamatan Nongsa akan memiliki panjang mencapai 9,94 kilometer.
“Pembangunan jalan lingkar ini menjadi prioritas karena menghubungkan Sungai Beduk dengan Nongsa, dengan panjang sekitar 9,94 kilometer. Ini penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran infrastruktur tersebut tidak hanya berfungsi sebagai jalur alternatif, tetapi juga diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini terjadi di sejumlah ruas utama di Batam.
Selain itu, jalan lingkar ini akan memperlancar arus distribusi barang dan jasa, sehingga berdampak langsung terhadap efisiensi logistik serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Amsakar menjelaskan, pembangunan proyek strategis tersebut direncanakan menggunakan skema pembiayaan dari pemerintah pusat.
“Untuk tahun 2026, kami mengusulkan pembangunan ini melalui skema APBN dengan dukungan dari Kementerian PUPR,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada proyek jalan lingkar, pemerintah daerah juga akan melakukan peningkatan kualitas sejumlah ruas jalan di berbagai kecamatan. Upaya ini dilakukan secara paralel guna memastikan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah kota.
Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap konektivitas antarwilayah semakin kuat, distribusi ekonomi semakin lancar, serta pertumbuhan pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















