INIKEPRI.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Hang Nadim memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) cenderung lebih stabil pada Sabtu (18/4/2026).
Tidak adanya peringatan dini (warning) yang dikeluarkan menjadi indikasi bahwa intensitas cuaca ekstrem di wilayah tersebut mulai menurun dibandingkan beberapa hari sebelumnya.
Meski demikian, BMKG mencatat masih terdapat daerah pertemuan angin (konvergensi) serta kelembapan udara lapisan atas yang relatif basah di wilayah Kepri. Kondisi ini berpotensi memicu pertumbuhan awan hujan, meskipun tidak signifikan.
Secara umum, cuaca di wilayah Kepulauan Riau diprakirakan berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih dapat terjadi secara lokal, terutama pada siang hari dan dini hari.
Berdasarkan data grafis BMKG, sejumlah wilayah diperkirakan mengalami kondisi cuaca yang bervariasi:
Di Batam, hujan ringan diprakirakan terjadi pada siang hari, kemudian kondisi berawan berlanjut hingga dini hari.
Sementara itu, wilayah Tanjungpinang dan Bintan diprakirakan mengalami hujan ringan hingga sedang pada pagi hingga siang hari, sebelum kembali berawan pada malam hingga dini hari.
Untuk wilayah Karimun dan Lingga, kondisi cuaca diperkirakan berawan sepanjang hari dengan potensi hujan ringan yang tersebar.
Di wilayah Natuna, cuaca cenderung berawan dengan suhu udara yang relatif lebih hangat, mencapai 33 derajat Celsius.
Adapun di Kepulauan Anambas, hujan ringan berpotensi terjadi pada pagi hingga siang hari.
BMKG juga mencatat suhu udara di wilayah Kepri secara umum berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celsius. Sementara itu, angin bertiup dominan dari arah Barat Daya hingga Selatan dengan kecepatan berkisar 1 hingga 16 kilometer per jam.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan yang dapat terjadi secara tiba-tiba, meskipun kondisi cuaca secara umum relatif stabil.
Penulis : DI
Editor : IZ

















