Peringatan Harganas ke-32 Provinsi Kepri, Dari Keluarga untuk Indonesia Maju

- Publisher

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, secara resmi membuka Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 Tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Rabu (16/7). Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, secara resmi membuka Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 Tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Rabu (16/7). Foto: INIKEPRI.COM/KepriProv

INIKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, secara resmi membuka Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-32 Tingkat Provinsi Kepulauan Riau yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Rabu (16/7).

Mengusung tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju”, peringatan HARGANAS ke-32 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran keluarga sebagai pilar utama pembangunan bangsa.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menegaskan bahwa keluarga adalah pondasi utama untuk membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas. Menurutnya, dari keluargalah akan tumbuh anak-anak bangsa yang kelak menjadi kebanggaan dan berperan membangun bangsa yang beragam.

“Keluarga adalah pilar penting untuk membentuk generasi berakhlak baik dan bermoral. Pembentukan sifat dan karakter dimulai dari keluarga,” kata Gubernur Ansar.

Pada momentum Harganas ini, Gubernur Ansar mengajak seluruh keluarga di Kepulauan Riau untuk meningkatkan komunikasi antar anggota keluarga.

BACA JUGA:  Gubernur Kepulauan Riau Menjamu Menteri Besar Kelantan dalam Jamuan Makan Malam

“Seperti meluangkan waktu tanpa gangguan digital, serta berperan aktif menjaga kesehatan reproduksi dan ketahanan keluarga,” katanya lagi.

Ia juga menekankan perlunya pembinaan agar keluarga semakin sejahtera. Menurutnya, jika ingin membangun peradaban yang maju, maka harus dimulai dari keluarga yang kuat.

Gubernur Ansar menyampaikan terima kasih atas sinergi antara BKKBN, Tim Penggerak PKK, pemerintah daerah, dan instansi terkait yang bersama-sama membangun Kepri yang sejahtera.

Ia juga menyoroti pentingnya pembaruan data keluarga, terutama untuk keluarga berisiko stunting. Data yang akurat akan membantu pemerintah membuat kebijakan yang tepat sasaran.

“Tahun 2025 adalah momentum penting untuk memperbarui data keluarga di seluruh Kepri. Ini akan jadi dasar untuk program penurunan stunting, peningkatan kesejahteraan, dan ketahanan keluarga,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Halal Bihalal dengan Masyarakat Kepri di Jakarta, Ansar Paparkan Capaian Pembangunan & Perlunya Silaturahmi

Gubernur Ansar pun memberikan apresiasi kepada para Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan kader pendata yang bekerja keras mendata keluarga di lapangan. Ia berharap para pemangku kebijakan mendukung penuh pendataan ini melalui anggaran, kebijakan dan koordinasi lintas sektor.

“Sinergi semua pihak adalah kunci keberhasilan kita bersama,” tutupnya.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 1.416 peserta baik melalui Zoom maupun hadir langsung, terdiri dari Forkopimda Kepri, mitra kerja lintas sektoral, kader PKK, kader TPK, kader KB, kader Posyandu dan kader pendata.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Ansar Ahmad bersama Ketua TP-PKK Kepri, Hj. Dewi Kumalasari Ansar, juga melakukan pemasangan selempang kepada Ayah dan Ibu GenRe Kabupaten/Kota se-Kepulauan Riau sebagai bentuk apresiasi dan simbol peran keluarga dalam mewujudkan generasi berencana.

BACA JUGA:  Ansar Terima Penghargaan dari Jokowi, Kepri Jadi yang Terbaik Tangani Pandemi COVID-19 di Wilayah Sumatera

Selain itu, dilakukan penyerahan bantuan GENTING (Gerakan Orang Tua Cegah Stunting) senilai Rp 67.500.000 dari Bank Syariah Indonesia (BSI) kepada BKKBN Kepri, yang kemudian diserahkan kepada Rumah Zakat sebagai pengelola untuk disalurkan kepada keluarga berisiko stunting.

Pada rangkaian acara, juga diluncurkan Kader Pendataan Keluarga 2025 serta diberikan berbagai bantuan, antara lain bantuan untuk peserta Sekolah Lansia, bantuan Genting untuk keluarga berisiko stunting dan pemberian Makanan Bergizi (MBG) kepada ibu hamil, ibu menyusui dan baduta non-PAUD.

Di akhir acara, Hj. Dewi Kumalasari Ansar meluncurkan buku karyanya yang berjudul “Generasi Bebas Stunting” sebagai wujud nyata komitmen TP-PKK Kepri dalam mendukung upaya penurunan angka stunting.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca Batam 2 Juni 2026: Cerah Berawan pada Pagi Hari, Sore Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah
Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara
Peringati Hari Lahir Pancasila, Li Claudia Serukan Penguatan Persatuan di Tengah Keberagaman
STIT Internasional Muhammadiyah Batam Wisuda 53 Sarjana Pendidikan, Siap Cetak Guru Berkarakter di Era Digital
Mekkah In Love: Tawaf Wada’ dan Perjalanan Cinta Amsakar Achmad Bersama Istri di Tanah Suci
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Kepri Berpotensi Hujan, Natuna Berstatus Warning
23 Hafiz Lahir dari MIN Tanjungpinang, 104 Siswa Resmi Dilepas Menuju Jenjang Baru

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 06:42 WIB

Prakiraan Cuaca Batam 2 Juni 2026: Cerah Berawan pada Pagi Hari, Sore Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:09 WIB

Mulai 2027, Siswa SMA/SMK di Kepri Dilarang Bawa HP ke Sekolah

Senin, 1 Juni 2026 - 13:02 WIB

Nelayan Diusir Kapal Trawl Asing, Cen Sui Lan Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:24 WIB

STIT Internasional Muhammadiyah Batam Wisuda 53 Sarjana Pendidikan, Siap Cetak Guru Berkarakter di Era Digital

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:16 WIB

Mekkah In Love: Tawaf Wada’ dan Perjalanan Cinta Amsakar Achmad Bersama Istri di Tanah Suci

Berita Terbaru