DPRD Batam Back Up Program Penataan Pasar, Fokus Sampah dan UMKM

- Publisher

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INIKEPRI.COM – Rencana penataan puluhan pasar di Kota Batam yang digagas Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra mendapat respons positif dari kalangan legislatif. DPRD Kota Batam menilai program tersebut sebagai langkah penting dalam membenahi tata kelola pasar sekaligus memperkuat sektor ekonomi masyarakat.

Wakil Ketua III DPRD Batam Muhammad Yunus Muda menyebutkan, pihaknya mendukung penuh rencana pembenahan sekitar 60 pasar yang tersebar di berbagai kecamatan.

Menurutnya, persoalan di pasar selama ini bukan hanya soal tampilan fisik, tetapi juga menyangkut pengelolaan lingkungan dan kenyamanan aktivitas jual beli.

BACA JUGA:  Amsakar Achmad Dorong Jalan Lingkar Sungai Beduk–Nongsa, Konektivitas Batam Diperkuat

“Kalau penataan dilakukan secara menyeluruh, persoalan seperti sampah, keamanan, dan keteraturan pedagang bisa ditangani lebih baik. Yang penting ada kesamaan visi antara pemerintah dan pengelola,” ujarnya.

Ia menilai, pasar yang tertata tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, tetapi juga berdampak langsung pada geliat ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha kecil.

“Pasar yang bersih dan rapi akan meningkatkan minat masyarakat untuk berbelanja. Dampaknya tentu dirasakan oleh UMKM yang menjadi penggerak ekonomi lokal,” katanya.

Di sisi lain, Li Claudia menekankan bahwa pembenahan pasar harus dilakukan secara terpadu, termasuk dalam hal pengelolaan sampah yang selama ini menjadi persoalan utama.

BACA JUGA:  Di Balik Pagar Batamindo: Suara yang Tak Didengar dari Sempadan

Menurutnya, perbaikan infrastruktur tanpa diiringi sistem pengelolaan yang baik tidak akan memberikan hasil maksimal.

“Penataan pasar tidak bisa parsial. Sistem pengelolaan sampah juga harus dibenahi agar hasilnya berkelanjutan,” ungkapnya.

Sebagai tahap awal, Pemerintah Kota Batam akan melakukan pemetaan menyeluruh terhadap kondisi pasar yang ada untuk menentukan prioritas penanganan.

Dari total sekitar 60 pasar, sebagian besar dikelola swasta, sementara sisanya berada di bawah pengelolaan pemerintah. Pasar dengan kondisi pengelolaan lingkungan yang kurang baik akan menjadi fokus utama pembenahan.

BACA JUGA:  Amsakar Tarawih Perdana di Masjid Agung Raja Hamidah

Proses pendataan akan melibatkan tim lapangan dengan dukungan teknologi, termasuk penggunaan drone untuk mempercepat identifikasi kondisi di lapangan.

Program ini akan dijalankan secara bertahap, dengan target perbaikan di beberapa titik setiap harinya. Koordinasi lintas instansi, termasuk dengan BP Batam, juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.

“Langkah ini bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk jangka panjang. Kita ingin Batam semakin tertata, bersih, dan nyaman,” kata Li Claudia.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Minggu Ini! Imigrasi Batam Buka Layanan Paspor di Pollux, Harbour Bay, Botania 2 dan K Square
Tak Perlu Berlama-lama, Li Claudia Selesaikan Persoalan UWT Warga Puskopar
‘Simpang Pantek’ Diusulkan Berganti Nama! LAM Batam Ingin Wajah Kota Lebih Melayu, 24 Simpang dan Bundaran Diusulkan Berganti Nama
Pemko Batam Targetkan Pajak Listrik Rp437,4 Miliar pada 2026, Jadi Andalan PAD
Progres Pergeseran Warga Rempang Eco-City, 242 Kepala Keluarga Tempati Hunian Baru Layak Huni
Amsakar Dorong UMKM Pesisir Naik Kelas Lewat Program PLUT Goes to Pesisir
Kepala BP Batam Apresiasi Peran Driver Online Jaga Nama Baik Kota Batam
Amsakar Pasang Syarat Tegas, Investasi Rempang Harus Buka Pintu Lebar bagi Pekerja Lokal

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:00 WIB

Minggu Ini! Imigrasi Batam Buka Layanan Paspor di Pollux, Harbour Bay, Botania 2 dan K Square

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:39 WIB

Tak Perlu Berlama-lama, Li Claudia Selesaikan Persoalan UWT Warga Puskopar

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:45 WIB

‘Simpang Pantek’ Diusulkan Berganti Nama! LAM Batam Ingin Wajah Kota Lebih Melayu, 24 Simpang dan Bundaran Diusulkan Berganti Nama

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:15 WIB

Pemko Batam Targetkan Pajak Listrik Rp437,4 Miliar pada 2026, Jadi Andalan PAD

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:09 WIB

Progres Pergeseran Warga Rempang Eco-City, 242 Kepala Keluarga Tempati Hunian Baru Layak Huni

Berita Terbaru