ESDM Tegaskan Terminal BBM Karimun Tetap Normal Meski Terseret Isu Sanksi Uni Eropa

- Publisher

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Ilustrasi. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan operasional Terminal BBM Karimun di Kepulauan Riau tetap berjalan normal, meskipun sempat terseret dalam daftar sanksi terbaru Uni Eropa terkait dinamika perdagangan energi global.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaiman, menegaskan bahwa isu tersebut tidak memberikan dampak langsung terhadap aktivitas operasional di lapangan.

Ia menyebut, Terminal BBM Karimun justru memiliki posisi strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional, bahkan masih memiliki peluang besar untuk pengembangan kapasitas ke depan.

BACA JUGA:  Bandara RHA Karimun Masuk Program Strategis Nasional, Cen Sui Lan: Totalnya Rp140 M untuk Pengembangan

“Operasional tetap berjalan seperti biasa. Bahkan ke depan, fasilitas di Karimun ini bisa menjadi salah satu penguatan infrastruktur energi kita, karena masih tersedia ruang untuk penambahan kapasitas penyimpanan,” ujar Laode saat ditemui di Kementerian ESDM, Senin (4/5/2026) malam.

Menurutnya, pemerintah tetap fokus menjalankan agenda pengembangan sektor energi tanpa terpengaruh dinamika geopolitik global. Ia menilai isu sanksi tersebut bukan hal baru dan tidak mengganggu arah kebijakan nasional.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Tinjau Langsung Lokasi Pembangunan BLK Karimun

“Kita tetap on track. Indonesia menganut prinsip politik luar negeri bebas aktif, sehingga kerja sama energi dengan berbagai negara tetap berjalan dan tidak bergantung pada satu pihak saja,” katanya.

Sebelumnya, Uni Eropa memasukkan Karimun Oil Terminal ke dalam paket sanksi ke-20 terhadap Rusia yang diumumkan pada 23 April 2026. Terminal tersebut disebut berkaitan dengan dugaan aktivitas penghindaran pembatasan harga minyak Rusia melalui jaringan kapal bayangan.

Dalam paket tersebut, Uni Eropa memperluas daftar sanksi di sektor energi, keuangan, hingga perdagangan, termasuk pembatasan terhadap ratusan kapal serta entitas yang dinilai terlibat dalam rantai distribusi energi Rusia.

BACA JUGA:  BPH Migas Ajak Masyarakat Awasi BBM Bersubsidi

Meski demikian, pemerintah Indonesia memastikan bahwa kebijakan tersebut tidak berdampak terhadap operasional domestik maupun rencana pengembangan Terminal BBM Karimun.

Dengan posisi geografis yang strategis di jalur perdagangan internasional, terminal ini dinilai tetap menjadi salah satu aset penting dalam memperkuat logistik energi nasional sekaligus mendukung aktivitas distribusi di kawasan regional.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Parkir Pelabuhan Domestik Karimun Berubah, Motor Rp1.000 dan Mobil Rp3.000 Mulai 1 September
Tujuh Hari Berlatih, Empat Regu MIN 1 Karimun Siap Tampil di Lomba Gerak Jalan
Viral! Aniaya Kakak yang Berprofesi Driver Ojol, Pria di Karimun Akhirnya Ditangkap Polisi
100 Santri TPQ Ikuti Tabligh Akbar “Kundur Menghafal Al-Qur’an”
PLN Siapkan Kompensasi untuk Pelanggan Terdampak Blackout di Karimun, Peremajaan PLTD Dipercepat
Luar Biasa! Tim Futsal MAN Karimun Bawa Pulang Tiga Prestasi Sekaligus di HPMTBK Cup 2026
Karimun Masuk PSN, Pemerintah Siapkan Penambahan Tangki BBM untuk Perkuat Cadangan Energi
MIN 1 Karimun Syukuran Gedung Baru, Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan Madrasah

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Parkir Pelabuhan Domestik Karimun Berubah, Motor Rp1.000 dan Mobil Rp3.000 Mulai 1 September

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Tujuh Hari Berlatih, Empat Regu MIN 1 Karimun Siap Tampil di Lomba Gerak Jalan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Viral! Aniaya Kakak yang Berprofesi Driver Ojol, Pria di Karimun Akhirnya Ditangkap Polisi

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:45 WIB

100 Santri TPQ Ikuti Tabligh Akbar “Kundur Menghafal Al-Qur’an”

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:00 WIB

PLN Siapkan Kompensasi untuk Pelanggan Terdampak Blackout di Karimun, Peremajaan PLTD Dipercepat

Berita Terbaru