Paskah 2026 di Batam, Amsakar–Li Claudia Ajak Warga Perkuat Solidaritas di Tengah Tantangan Kota

- Publisher

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menghadiri perayaan paskah 2026 Batam. Foto: INIKEPRI.COM

Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menghadiri perayaan paskah 2026 Batam. Foto: INIKEPRI.COM

INIKEPRI.COM – Suasana penuh kebersamaan dan sukacita mewarnai Perayaan Paskah Oikumene Tingkat Kota Batam 2026 yang digelar di Dataran Engku Putri, Selasa (5/5/2026). Ribuan umat Kristiani tampak memadati lokasi kegiatan, menciptakan atmosfer hangat yang mencerminkan kuatnya nilai toleransi di tengah keberagaman masyarakat Batam.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, hadir bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra dalam perayaan tersebut. Keduanya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Kristiani yang merayakan Paskah.

Dalam sambutannya, Amsakar menekankan bahwa perayaan keagamaan tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia mengatakan, kekuatan iman memiliki peran penting dalam menjaga arah pembangunan kota agar tetap berada pada jalur yang benar.

“Ketika nilai keimanan menjadi fondasi dalam kehidupan kita, maka pembangunan yang dijalankan juga akan membawa kebaikan. Batam ini bukan hanya dibangun secara fisik, tetapi juga secara moral dan spiritual,” ujar Amsakar.

BACA JUGA:  Gowes Bersama Warga, Amsakar dan Li Claudia Dorong Budaya Hidup Sehat di Batam

Lebih lanjut, ia menilai bahwa harmoni sosial yang terjaga di Batam selama ini merupakan hasil dari sikap saling menghormati antarumat beragama. Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam merayakan berbagai hari besar keagamaan menjadi bukti nyata bahwa toleransi bukan sekadar slogan.

“Mulai dari Idulfitri, Imlek, Nyepi hingga Paskah, semuanya dirayakan dengan penuh kebersamaan. Ini menunjukkan bahwa semangat Bandar Dunia Madani benar-benar hidup di tengah masyarakat, bukan hanya konsep di atas kertas,” katanya.

Amsakar juga mengibaratkan keberagaman di Batam layaknya sebuah orkestra yang terdiri dari berbagai alat musik. Ia menilai, perbedaan justru akan menghasilkan harmoni jika dikelola dengan baik.

“Kita ini beragam, tapi justru di situlah kekuatan kita. Seperti orkestra, kalau dimainkan bersama dengan selaras, akan menghasilkan keindahan. Karena itu, jangan fokus pada perbedaan, tapi perkuat persamaan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Upacara Hardiknas 2025, Amsakar: Tingkatkan Pendidikan Bermutu untuk Anak Bangsa

Di balik suasana perayaan yang penuh kegembiraan, Amsakar turut mengingatkan adanya tantangan nyata yang dihadapi Batam, khususnya terkait tingginya arus migrasi penduduk.

Ia mengungkapkan bahwa dalam satu tahun terakhir, jumlah penduduk Batam bertambah signifikan, mencapai lebih dari 17 ribu jiwa. Kondisi tersebut membawa konsekuensi terhadap meningkatnya kebutuhan dasar masyarakat.

“Pertumbuhan penduduk yang tinggi tentu berdampak pada berbagai sektor, mulai dari kebutuhan air bersih, listrik, hingga perumahan. Ini harus kita kelola bersama agar tidak menjadi persoalan di kemudian hari,” jelasnya.

Meski demikian, Amsakar menegaskan bahwa kinerja pembangunan Batam tetap menunjukkan tren positif. Ia menyebut realisasi investasi yang melampaui target sebagai salah satu indikator kemajuan daerah.

“Investasi kita melampaui target yang ditetapkan. Ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap Batam masih sangat tinggi. Namun, di sisi lain, kita juga harus siap menghadapi dampak dari pertumbuhan tersebut,” katanya.

BACA JUGA:  Peringati HUT ke-72, Wakil Walikota Batam Ajak Polwan Begini

Selain itu, ia juga menyoroti capaian di sektor sosial, seperti penurunan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka. Namun, menurutnya, tantangan masih tetap ada seiring dengan tingginya arus pendatang.

“Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, diperlukan kerja bersama dari semua pihak,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Amsakar mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Paskah sebagai penguat nilai empati, kepedulian, dan persatuan.

Ia berharap, semangat kebersamaan yang tercermin dalam perayaan tersebut dapat terus dijaga demi kemajuan Batam ke depan.

“Paskah ini mengajarkan kita tentang pengorbanan, harapan, dan kebangkitan. Mari kita jadikan nilai-nilai itu sebagai kekuatan untuk membangun Batam yang lebih baik, dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya.

Penulis : RP

Editor : IZ

Berita Terkait

Sekda Batam Ingatkan Risiko Bencana di Kota Industri, RPBD Disiapkan Lebih Matang
BP Batam Sambut Baik Kolaborasi Semarakkan Piala Dunia 2026
Pemko Batam Perketat Pengawasan Tambang Pasir di Nongsa, Jaga Lingkungan dan Tata Ruang
BP Batam Percepat Layanan Izin Lingkungan Jadi 29 Hari, Dukung Kemudahan Investasi
Iman Sutiawan: Pernyataan Li Claudia Bentuk Kepedulian, Bukan Merendahkan
Prakiraan Cuaca 4 Mei: Mayoritas Wilayah Kepri Diguyur Hujan, Waspada Petir di Batam
232 SPPG di Kepri Layani 540 Ribu Penerima Manfaat, 9 Dapur Sempat Disetop Sementara
Pelantikan PKDP–GEMPAR Batam, Amsakar Ajak Perantau Bangun Kota Bersama

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:49 WIB

Sekda Batam Ingatkan Risiko Bencana di Kota Industri, RPBD Disiapkan Lebih Matang

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:48 WIB

Paskah 2026 di Batam, Amsakar–Li Claudia Ajak Warga Perkuat Solidaritas di Tengah Tantangan Kota

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:34 WIB

BP Batam Sambut Baik Kolaborasi Semarakkan Piala Dunia 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:36 WIB

Pemko Batam Perketat Pengawasan Tambang Pasir di Nongsa, Jaga Lingkungan dan Tata Ruang

Senin, 4 Mei 2026 - 20:16 WIB

BP Batam Percepat Layanan Izin Lingkungan Jadi 29 Hari, Dukung Kemudahan Investasi

Berita Terbaru