INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota Batam memasuki fase percepatan pembangunan. Memasuki semester kedua Tahun 2026, Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bergerak lebih cepat dalam merealisasikan 15 program prioritas yang menjadi komitmen pemerintahan mereka.
Instruksi tersebut disampaikan saat Rapat Evaluasi Triwulan II/Semester I yang digelar di Kantor Wali Kota Batam, Senin (27/7/2026). Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, para asisten, serta seluruh kepala OPD.
Dalam rapat itu, evaluasi difokuskan pada capaian kinerja semester pertama, realisasi pendapatan daerah, pelaksanaan program pembangunan, hingga strategi percepatan pelaksanaan kegiatan pada enam bulan terakhir tahun anggaran 2026.
Amsakar menegaskan, seluruh perangkat daerah tidak lagi memiliki ruang untuk menunda pekerjaan. Menurutnya, masa pemerintahan Amsakar-Li Claudia telah berjalan sekitar satu tahun lima bulan sehingga berbagai program yang dijanjikan kepada masyarakat harus segera diwujudkan.
“Pembangunan harus bergerak lebih cepat. Saya meminta seluruh OPD menjadikan setiap program yang menjadi tanggung jawabnya sebagai prioritas utama. Jangan ada lagi pekerjaan yang tertunda. Masyarakat harus segera merasakan hasil dari setiap program yang telah direncanakan,” tegas Amsakar.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pemerintahan daerah tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi dari manfaat nyata yang diterima masyarakat.
Karena itu, 15 program prioritas Pemerintah Kota Batam diminta menjadi fokus seluruh perangkat daerah agar pelaksanaannya berjalan sesuai target dan menghasilkan dampak langsung terhadap peningkatan pelayanan publik maupun kesejahteraan masyarakat.
“Semua perangkat daerah harus memiliki semangat yang sama untuk memastikan program prioritas berjalan sesuai rencana. Jangan sampai ada program yang tertinggal karena lemahnya koordinasi ataupun lambatnya pelaksanaan,” ujarnya.
Selain mengevaluasi progres pembangunan, Amsakar juga memberi perhatian khusus terhadap kemampuan OPD merespons berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Ia meminta seluruh kepala perangkat daerah tidak membiarkan isu publik berkembang tanpa penjelasan yang jelas, terutama jika berkaitan langsung dengan tugas dan kewenangan instansi masing-masing.
“Respons yang cepat, tepat, dan berdasarkan fakta sangat penting. Jangan sampai masyarakat mendapatkan informasi yang simpang siur hanya karena pemerintah terlambat memberikan penjelasan,” katanya.
Untuk memperkuat penyelesaian berbagai persoalan di lapangan, Amsakar meminta setiap OPD teknis memiliki agenda evaluasi rutin guna mengidentifikasi hambatan sekaligus menyusun langkah penyelesaiannya.
Menurutnya, koordinasi internal yang kuat akan mempercepat pengambilan keputusan sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
“Saya ingin setiap persoalan dibahas secara berkala. Jangan menunggu masalah menjadi besar baru dicari solusinya. Dengan komunikasi yang baik, setiap kendala bisa diselesaikan lebih cepat,” pesannya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Batam terus membangun fondasi pemerintahan yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil.
Ia menilai setiap program yang dijalankan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan Batam sebagai kota yang semakin maju dan kompetitif.
“Bangun fondasi pemerintahan yang kuat. Setiap pekerjaan yang kita lakukan harus menghasilkan sesuatu yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Mari bekerja dengan semangat kolaborasi agar pembangunan Batam semakin cepat dan berkualitas,” ujar Li Claudia.
Melalui rapat evaluasi tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap seluruh perangkat daerah mampu meningkatkan sinergi, mempercepat pelaksanaan 15 program prioritas, sekaligus memastikan target pembangunan pada semester kedua Tahun 2026 dapat tercapai secara optimal demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Batam.
Penulis : DI
Editor : IZ

















