Warga Batam Minta Dipulangkan dari Kamboja, Pemko Tunggu Data Keluarga untuk Penelusuran

- Publisher

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Batam yang di Kamboja. Foto: Istimewa

Warga Batam yang di Kamboja. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam bergerak menindaklanjuti beredarnya video sejumlah warga yang mengaku berasal dari Batam dan berada di sebuah tempat penampungan di Kamboja.

Dalam video yang beredar, sejumlah orang meminta bantuan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra agar dapat difasilitasi untuk kembali ke Batam.

Pemko Batam tidak serta-merta menyimpulkan kondisi maupun status warga tersebut. Pemerintah memilih melakukan verifikasi dengan berkoordinasi bersama instansi yang memiliki kewenangan terkait warga negara Indonesia di luar negeri dan pekerja migran.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BP2MI Kepri dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.

BACA JUGA:  Sidak Malam-Malam, Ombudsman Soroti Dugaan Pungli dan 321 WBP di Lapas Perempuan Batam

“Sudah kami koordinasikan dengan BP2MI Kepri dan Kemenlu RI. Kedua lembaga negara tersebut juga menyampaikan bahwa jika tidak ada data lengkap warga yang dimaksud, akan sulit untuk melacak dan memastikan kebenaran terkait status keimigrasian mereka,” ujar Rudi.

Menurut Rudi, data kependudukan dan informasi keimigrasian menjadi bagian penting dalam proses penelusuran.

Identitas yang jelas diperlukan agar pemerintah dapat memastikan siapa saja warga yang berada dalam video tersebut, mengetahui keberadaan mereka, sekaligus menentukan langkah yang dapat dilakukan bersama instansi terkait.

Karena itu, Pemko Batam meminta keluarga yang merasa mengenali atau memiliki informasi mengenai warga dalam video tersebut untuk segera menyampaikan data kepada pemerintah.

BACA JUGA:  Mau Umroh Gratis? Pemko Batam Siapkan 12 Tiket di Pesta Rakyat HUT RI ke-80! Dapatkan Kuponnya di Sini

Keluarga dapat mendatangi Kantor Wali Kota Batam maupun Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam.

“Bagi keluarga yang mengetahui data-datanya, silakan datang ke Kantor Wali Kota Batam atau Dinas Kominfo. Selanjutnya akan kami koordinasikan dengan pihak-pihak terkait,” katanya.

Data Keluarga Jadi Kunci Penelusuran

Rudi menegaskan, Pemko Batam akan terus berkoordinasi dengan Kemlu RI, BP2MI Kepri, dan instansi terkait lainnya.

Namun, proses penelusuran membutuhkan informasi awal yang akurat dari pihak keluarga.

Data tersebut nantinya dapat menjadi dasar untuk mencocokkan identitas dan melakukan verifikasi lebih lanjut mengenai keberadaan serta kondisi warga yang dimaksud.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Kami berharap keluarga yang mengetahui informasi mengenai warga tersebut dapat segera menyampaikan data yang diperlukan agar proses verifikasi dan penelusuran dapat dilakukan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Dukung Gerakan "Batam Wisata Bersih", Amsakar: Pramuwisata Garda Depan Citra Pariwisata Batam

Pemko Batam mengingatkan pentingnya penyampaian informasi yang jelas agar penanganan tidak hanya berdasarkan video yang beredar, tetapi didukung data yang dapat diverifikasi.

Dengan adanya laporan dari keluarga, pemerintah bersama instansi berwenang diharapkan dapat segera mengetahui identitas warga yang bersangkutan dan menentukan langkah berikutnya.

Kini, pemerintah masih menunggu informasi lebih lengkap. Di tengah derasnya informasi yang beredar di media sosial, satu hal menjadi penting: memastikan siapa mereka, di mana keberadaannya, dan bagaimana kondisi sebenarnya sebelum mengambil langkah penanganan.

Penulis : RBP

Editor : IZ

Berita Terkait

Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah
Batam Mau Tiru Singapura! Parkir Sembarangan hingga Buang Air Sembarangan Bakal Diatur
Perusahaan di Batam Diduga Akali Upah Buruh Pakai NIB UMKM, Pekerja Welder Digaji Rp3 Juta
Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional
Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan
Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik
Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil
GPK Kepri Desak Prabowo Evaluasi Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Alasannya

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:08 WIB

Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah

Sabtu, 7 November 2026 - 09:44 WIB

Batam Mau Tiru Singapura! Parkir Sembarangan hingga Buang Air Sembarangan Bakal Diatur

Sabtu, 7 November 2026 - 08:33 WIB

Perusahaan di Batam Diduga Akali Upah Buruh Pakai NIB UMKM, Pekerja Welder Digaji Rp3 Juta

Kamis, 5 November 2026 - 14:21 WIB

Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

Berita Terbaru