INIKEPRI.COM – Kerja sama Pemerintah Kota Tanjungpinang dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membuka peluang untuk diperluas. Tak hanya pada sektor perbankan dan UMKM, sinergi juga diarahkan pada digitalisasi transaksi pemerintahan, layanan masyarakat hingga sektor perumahan.
Hal tersebut mengemuka dalam audiensi jajaran BTN bersama Pemerintah Kota Tanjungpinang di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Kamis (1/10/2026) kemarin.
Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Elfiani Sandri, serta Kabag Perekonomian Hamerudin. Dari BTN hadir Komisaris Independen BTN Pietra Machreza Paloh bersama jajaran.
Raja Ariza menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat menjadi pijakan untuk membuka bentuk kolaborasi baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah dan masyarakat.
“Pemko Tanjungpinang menyambut baik audiensi dan rencana penguatan kolaborasi bersama BTN. Kerja sama yang sudah berjalan menjadi dasar yang baik untuk terus kita kembangkan, terutama dalam mendukung pelayanan pemerintahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Ariza.
Namun, ia berharap pembahasan tersebut tidak berhenti sebagai wacana.
Raja Ariza mendorong agar peluang kerja sama yang dibahas dapat diterjemahkan ke dalam program yang konkret dan memiliki manfaat langsung.
“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya sebatas pembahasan, tetapi dapat diwujudkan dalam bentuk program dan kerja sama yang konkret. Pemerintah Kota Tanjungpinang tentu terbuka terhadap berbagai peluang sinergi yang dapat memperkuat pelayanan pemerintah sekaligus meningkatkan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Kerja Sama Sudah Menyentuh Banyak Layanan
Komisaris Independen BTN Pietra Machreza Paloh menjelaskan, BTN memiliki layanan perbankan yang luas. Namun, sektor perumahan tetap menjadi salah satu fokus utama perusahaan, terutama dalam pembiayaan kepemilikan rumah dan pembangunan hunian.
“BTN memang memiliki layanan perbankan yang lengkap sebagaimana bank pada umumnya. Namun, kekuatan kami salah satunya berada di sektor perumahan, baik pembiayaan kepemilikan rumah maupun pembangunan hunian,” jelas Pietra.
Di Tanjungpinang, menurut Pietra, hubungan kerja sama dengan pemerintah daerah juga telah berkembang ke berbagai sektor.
Kerja sama tersebut antara lain mencakup pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), pembayaran retribusi sampah, pajak daerah dan PBB, penerbitan Kartu Bimasakti bagi penerima bantuan pemerintah, hingga pembukaan rekening bagi RT dan RW se-Kota Tanjungpinang.
Pemanfaatan teknologi pembayaran juga menjadi bagian dari kerja sama melalui QRIS dan Virtual Account.
“Kerja sama yang sudah berjalan menunjukkan bahwa ruang kolaborasi antara BTN dan Pemerintah Kota Tanjungpinang cukup luas. Tidak hanya UMKM, tetapi juga digitalisasi layanan pemerintahan dan transaksi masyarakat,” kata Pietra.
Menurutnya, berbagai bentuk kerja sama yang sudah berjalan dapat menjadi dasar untuk mengidentifikasi kebutuhan baru di daerah.
BTN, kata Pietra, terbuka untuk mengembangkan layanan yang lebih terintegrasi sesuai kebutuhan pemerintah maupun masyarakat Tanjungpinang.
“Kami mengapresiasi sambutan Pemerintah Kota Tanjungpinang. Bagi BTN, hubungan kerja sama ini merupakan sesuatu yang ingin terus kami kembangkan. Kami siap melihat ruang-ruang kolaborasi yang dapat memberikan nilai tambah, baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat,” ujarnya.
Pertemuan tersebut pun menjadi ruang untuk mempertemukan kebutuhan pemerintah daerah dengan layanan yang dimiliki perbankan.
Dari digitalisasi transaksi hingga pembiayaan perumahan dan dukungan terhadap UMKM, kedua pihak masih memiliki sejumlah ruang yang dapat dikembangkan dalam kerja sama ke depan.
Penulis : RBP
Editor : IZ

















