Viral! Video Wisata Seks Halal di Puncak

- Publisher

Minggu, 16 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, inikepri.com – Wilayah Puncak Bogor merupakan salah satu destinasi wisata pilihan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah Jabodetabek. Karena wilayah terkenal dengan suhu yang dinilai dingin serta adanya berbagai destinasi wisata pilihan.

Akan tetapi baru-baru ini warga Bogor dikejutkan dengan adanya sebuah wisata yang tak lazim di wilayah Puncak. Melansir dari SumateraPos, dikatakan jika di wilayah Puncak ada sebuah wisata seks halal yang telah mendunia.

Hal ini mulanya diketahui melalui siaran channel YouTube berbahasa Inggris yang menyebut jika nama Indonesia di gadai di dunia internasional.

Informasi ini kemudian disebar dan diproduksi media asing menggunakan bahasa Inggris yang berdurasi sekitar 3. 33 menit.

Diduga jika video halal seks tersebut diproduksi france 24 English dengan menuliskan judul “Saudi Man travel to Indonesia for sex tourism”.

BACA JUGA:  Nabung dan Buka DPLK di bank bjb, Bisa Dapat Tiket Konser Cerita Cinta Intimate Collaborate

Hal ini kemudian juga dikonfirmasi oleh karo penmas Mabes Polri, Brigjen Argo Yuwono. Ia mengungkapkan jika terbongkarnya kasus tindak pidana perdagangan orang yang bermula dari sebuah video di akun YouTube menggunakan bahasa Inggris.

Selanjutnya jika video ini telah beredar tahap internasional serta adanya testimoni dari korban maupun pelaku. Setelah mendapatkan informasi ini polisi kemudian dengan cepat melakukan penyelidikan untuk membongkar hal ini.

Hasilnya polisi menemukan 5 orang yang memiliki peran berbeda dalam pembuatan ataupun iklan seks halal tersebut.

Argo Melanjutkan jika, NN dan Oka berperan sebagai penyedia perempuan. Sementara HS berperan sebagai pencari laki-laki warga negara asing yang kemudian dijadikan sebagai pelanggan seusai terbuatnya skenario tersebut.

Mereka juga memanfaatkan do yang nantinya akan berperan sebagai pembawa korban untuk dijadikan target. Sementara 1 orang lainnya berinisial A yang berperan sebagai broker, pemesanan dan membayar perempuan lokal untuk di booking.

BACA JUGA:  Biduan Dangdut Jadi Korban Mesum, Nasib Tragis Ritual Mistis

Direktur tindak pidana umum bareskrim Polri, Brigjen Ferdy Sambo mengatakan jika dalam melakukan aksi ini tersangka menggunakan modus melalui kawin kontrak.

Nantinya mereka akan membuat kesepakatan sebelum bertransaksi mengenai aturan yang mengikat korban maupun pelaku perihal waktu pernikahan kontrak tersebut. Apakah nantinya akan dilaksanakan dalam rentang waktu Sebentar atau cukup lama.

Mengejutkannya lagi jika ternyata video ini telah mendunia beberapa bulan yang lalu. Namun dalam pembuatannya sendiri para tersangka telah merilisnya 8 tahun yang lalu.

Kali pertama tersangka mengunggah video tersebut pada tahun 2011 silam menggunakan bahasa Indonesia dengan judul “hallal s3x”.

BACA JUGA:  Gadis 19 Tahun di Aceh Divonis Berzina, Dicambuk 100 Kali Hingga Pingsan

Kemudian video ini diunggah kembali oleh salah Seorang warga net pada tahun 2013. Video tersebut menceritakan bagaimana pekerja seks komersial dengan label wisata seks halal yang diminati oleh turis asal Timur Tengah. Ia juga menuliskan lokasi video tersebut yang terjadi di Puncak Bogor.

Dalam sebuah kawin kontrak juga dibanderol dengan tarif yang berbeda. Misalnya saja untuk waktu yang cukup singkat selama 1 hingga 3 jam jam dipasang harga sekitar Rp 500-600 ribu.

Sementara untuk 1 malam nya bisa mencapai Rp 1 hingga 2 juta rupiah. Ini berbeda lagi jika mereka yang menginginkan jangka waktu lebih lama misalnya seminggu yang berkisar Rp 10 juta.

Seperti halnya perkawinan maka transaksi tersebut juga diiringi dengan proses ijab kabul dengan turis Arab tersebut.

Sumber : www.padangkita.com

Berita Terkait

BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam
Bupati Natuna Temui Pelaku UMKM di PLUT, Fokus Tingkatkan Harga Jual dan Kemasan Produk
Audiensi dengan Bupati Cen Sui Lan, Imigrasi Ranai Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik di Natuna
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Cen Sui Lan Ajak Warga Natuna Jaga Bumi dari Hal Sederhana
PLN Batam Pastikan Tarif Listrik Belum Naik, Masyarakat Diminta Cek Informasi Resmi
Pemkab Natuna Kembali Hadirkan Pasar Murah di Bunguran Utara, Bantu Warga Dapatkan Kebutuhan Pokok Terjangkau
Patung Raja Ali Haji Berdiri di Taman Internasional Turkmenistan, Bukti Pengaruh Besar Bahasa Melayu
Prakiraan Cuaca Kepri Jumat 5 Juni 2026: Natuna dan Anambas Cerah Berawan, Batam Berpotensi Diguyur Hujan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:30 WIB

BP Batam Terima Audiensi Pengurus PMII, Bahas Isu Strategis Pembangunan Batam

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:40 WIB

Bupati Natuna Temui Pelaku UMKM di PLUT, Fokus Tingkatkan Harga Jual dan Kemasan Produk

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:19 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Cen Sui Lan Ajak Warga Natuna Jaga Bumi dari Hal Sederhana

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:46 WIB

PLN Batam Pastikan Tarif Listrik Belum Naik, Masyarakat Diminta Cek Informasi Resmi

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:30 WIB

Pemkab Natuna Kembali Hadirkan Pasar Murah di Bunguran Utara, Bantu Warga Dapatkan Kebutuhan Pokok Terjangkau

Berita Terbaru