Hah! Harga Daun Pisang di Jepang Tembus 500 Ribu? Netizen Komen Begini

- Publisher

Kamis, 20 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Siapa sangka, daun pisang yang mudah ditemukan di Indonesia, rupanya menjadi barang yang mahal di Jepang. Bagaimana tidak, di sebuah situs online, harga daun pisang di sana tertera meroket ratusan ribu.

Sekadar diketahui, daun pisang di Tanah Air sendiri menjadi salah satu pelengkap dalam sejumlah hidangan makanan tradisional. Selain dinilai mampu memperindah bentuk makanan, daun pisang dipercaya juga membuat tambah lezat makanan.

Di Indonesia sendiri, daun pisang dapat dengan mudah didapatkan. Di pasar pun, daun ini dijual dengan harga yang cukup murah.

Hanya bermodalkan uang Rp10 ribu, kita bisa memiliki seikat daun pisang yang dijual di pasar-pasar tradisional.

Namun siapa sangka, daun pisang yang harganya tak seberapa ini dijual dengan harga yang cukup mahal di Negeri Sakura alias Jepang.

BACA JUGA:  Heboh Video Pasangan Gancet, Bisa Dijelaskan Secara Medis

Berdasarkan potongan layar yang dibagikan salah satu pengguna Twitter @fermendkis, harga selembar daun pisang di Negeri Sakura dibanderol dengan harga mencapai 1.980 yen.

Jika di konversi ke dalam rupiah, maka harga per lembarnya mencapai sekira Rp280 ribu.

Dalam unggahan itu, terlihat tiga variasi daun pisang yang dijual dengan harga beragam sesuai dengan lebar daun.

Pertama, platform belanja online itu menjual sehelai daun pisang. Lalu pada varasi kedua, terdapat tiga lembar daun pisang yang dijual dengan harga Rp520 ribu.

Variasi yang terakhir berisi lima lembar daun pisang, harganya pun lumayan mahal, yakni mencapai Rp 800.000.

Unggahan daun pisang tersebut diketahui merupakan potongan gambar dari situs e-commerce Amazon Jepang.

BACA JUGA:  Tagihan Makanan Rp50 Juta Sekali Santap, Dagingnya Doang Rp17 Juta, Ampun!

Meski artikel tersebut dibuat dari tahun 2018 silam, sejumlah warganet pun dibuat salah fokus dengan harga daun pisang yang jauh berbeda antara di Indonesia dan Jepang.

Beberapa pengguna Twitter membalas cuitan tersebut dengan kocak, mereka mengaku tertarik membuat usaha bisnis jual beli daun pisang di Negeri Sakura.

“Di depan rumahku banyak daun pisang. Apa perlu aku ekspor ke sana? Aku kasih harga 450k saja deh,” tulis akun @kun_7773.

“Nenek gua punya banyak banget di kebon, hmmm. Ekspor saja kali ya 300 rebu udah untung 100x lipat,” ujar @bojomuuuu.

“Orang Jepang gada yg mau pesen daun pisang sm aku nih? aku buka pre order loh,” kata @aja_quotes.

BACA JUGA:  Punya Anak dan Istri di Batam, Lansia Ini Hidup di Hutan Singapura Selama 33 Tahun

“Di sini tinggal nyolong, jual lagi langsung kaya,” imbuh @masmasnasibakar.

Kendati demikian, salah satu warganet meluruskan adanya daun pisang yang dijual mahal di Jepang tersebut. Menurutnya, yang dijual di e-commerce Amazon Jepang itu merupakan taplak meja, hiasan, dan pajangan.

Oleh sebab itu, wajar apabila harganya cukup mahal.

“Btw, coba kalian search lagi di Amazon Jepang, lalu terjemahkan ke Indonesia. Itu daun pisang buatan atau tiruan, jadi taplak meja, hiasan pesta, atau pemanis. ada yg terbuat PVC maupun sutra. Makanya mahal.,” ungkap @ardianasyhari.

Sumber : www.hops.id

Berita Terkait

Harga iPhone Duo di Indonesia Tembus Rp75,9 Juta, Preorder Langsung Ludes
Mau Beli Mobil Listrik? Ini 5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan
“24 Hours More”, Cara ARTOTEL Batam Mendefinisikan Ulang Pengalaman Staycation
BYD Ganti Nama Denza Jadi Danza di Indonesia, Pemilik Mobil Lama Tak Perlu Khawatir
Kenapa Kamar Hotel Jarang Sediakan Guling? Ini 4 Alasannya
Bodi Makin Tipis, Baterai Lebih Besar! Ini Bocoran iPhone Air 2
DJ Diaz Jay: Nama yang Tumbuh dari Malam ke Malam
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, Putra Bungsu Soekarno Wafat di Usia 73 Tahun
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Harga iPhone Duo di Indonesia Tembus Rp75,9 Juta, Preorder Langsung Ludes

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Mau Beli Mobil Listrik? Ini 5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:00 WIB

“24 Hours More”, Cara ARTOTEL Batam Mendefinisikan Ulang Pengalaman Staycation

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:35 WIB

BYD Ganti Nama Denza Jadi Danza di Indonesia, Pemilik Mobil Lama Tak Perlu Khawatir

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Kenapa Kamar Hotel Jarang Sediakan Guling? Ini 4 Alasannya

Berita Terbaru