Video Detik-detik ASN Kemenhub Kelabui Petugas Bandara, Ternyata Bawa Sabu 3 Kg

- Publisher

Rabu, 26 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, inikepri.com – Pada Sabtu (22/8/2020) lalu, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Perhubungan ketahuan membawa sabu di Bandara Hang Nadim Batam.

Lelaki iu bernama Rano Dwi Putra. Dia ditangkap usai rekan wanitanya diringkus petugas bandara akibat aksi serupa.

Dari tangan mereka berdua, petugas mendapati sabu dengan total berat mencapai 3 kilogram.

Rano awalnya berhasil mengelabui petugas Bandara karena mengenakan seragam dinas serta membawa kartu pas.

Namun, aksinya itu terhenti setelah Maulidia, rekan wanita Rano, tertangkap petugas.

Saat diperiksa, Maulidia mengaku datang bersama Rano. Saat itulah lelaki tersebut diciduk petugas.

Dia ketahuan membawa sabu dengan cara disimpan dalam celana dan direkatkan ke betisnya.

Belakangan, beredar rekaman CCTV saat Rano mengelabui petugas dan lolos dari pemeriksaan metal detector.

Pada video tersebut, Rano terlihat mengenakan seragam ASN serta membawa tas.

BACA JUGA:  Kasat Narkoba Barelang Benarkan ADY Ditangkap Terkait Narkoba

Dia terlihat tidak memperlihatkan kecemasan sedikitpun saat melalui pemeriksaan.

Sebelumnya, Kabag Tata Usaha Kaotband Wilayah IV Noviansyah membenarkan penangkapan seorang ASN Kementerian Perhubungan yang bertugas di Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Bali.

“Benar, dia pegawai negeri Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan yang bertugas di Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV,” kata Noviansyah kepada wartawan, Senin (24/8/2020).

Kepala Seksi Penindakan Kantor Bea dan Cukai Batamm Fabian Cahyo Wibowo mengatakan, Rano dan Maulidia terbang dari Pekanbaru menuju Surabaya. Keduanya kemudian transit di Batam dan akhirnya ketahuan membawa sabu.

Kepada petugas, Rano mengaku bahwa ini bukan kali pertama dia membawa sabu.

Katanya, dia sudah pernah melakukan aksi ini sebanyak tiga kali.

Aksi yang teranyar dilakukannya seorang diri. Kala itu, dia membawa sabu milik bandar yang sedang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Kerobokan, Kadek Joko.

BACA JUGA:  Lagi Asyik Nyabu di Hotel, 3 Pria di Anambas Ditangkap Polisi

Upah yang dijanjikan ke Rano untuk tiap beraksi mengantar sabu adalah senilai Rp 40 juta.

Sementara Maulidia sebesar Rp 20 juta.

Sebelumnya, seorang Aparatur Sipil Negara, Rano Dwi Putra, kedapatan membawa narkoba jenis sabu seberat 3 kilogram di Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu (22/8/2020).

Dia ditangkap oleh petugas Bea Cukai serta petugas Avsec saat bersama seorang perempuan, Maulidia.

Ketika diperiksa, terdapat sejumlah paket sabu yang disembunyikannya dengan cara dilekatkan ke tubuh.

Namun aksinya gagal setelah petugas menggeledah dan memintanya membuka pakaian.

Saat itu, Rano masih mengenakan seragam.

Ternyata, dia terdaftar sebagai ASN yang bekerja di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

Tak hanya itu, Rano dikabarkan sudah menjadi ASN sejak 2009 lalu.

Video pemeriksaan Rano pun beredar. Pada video itu, Rano ketahuan menyimpan sejumlah paket sabu di celana dalam, di paha kanan dan kirinya.

BACA JUGA:  Dongkrak Ekonomi, Amsakar Jadikan Batam Tujuan Investasi

Sementara itu, Kepala Seksi Penindakan Kantor Bea dan Cukai Batam Fabian Cahyo Wibowo menceritakan kronologis penangkapan Rano.

Kata Fabian, Rano ditangkap di sebuah restoran dekat ruang tunggu keberangkatan bandara, Minggu (23/8/2020) sore.

Rano sebelumnya berhasil lolos dari pemeriksaan karena memakai seragam dinas dan membawa kartu pas bandara.

Dari tubuh Rano, petugas mendapati 2 kilogram sabu. Sedangkan 1 kilogram sabu lainnya didapat dari perempuan yang pergi bersama Rano, Maulidia.

Sebelum Rano, petugas terlebih dulu menangkap Maulidia. Perempuan tersebut menyimpan sabu di dalam celananya.

Menurut Fabian, Rano dan Maulidia merupakan penumpang transit dari Pekanbaru. Rencananya, mereka akan lanjut terbang ke Surabaya menggunakan pesawat berbeda.

“Rano sebelumnya sempat lolos dari pemeriksaan petugas, tapi Maulidia yang tertangkap duluan mengaku datang bersama Rano,” katanya.

https://www.instagram.com/tv/CET6dsqgRdB/?igshid=31zp4pgdo37

Sumber : www.hops.id

Berita Terkait

PLN Batam Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Momentum HUT RI ke-81
Pengamanan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Berlangsung Tanpa Benturan, Petugas Jaga Ketertiban dan Perlindungan Peserta Aksi
Tujuh Ruas Jalan di Batam Dilebarkan 2026, Pemko Target Urai Titik Kemacetan
Rayakan Kemerdekaan Sambil Dukung UMKM, MaxOne Batam Gelar Local Market & Famfest 2026
Hari Pramuka ke-65, Amsakar Dorong Pramuka Batam Jadi Generasi Kreatif dan Mandiri
HUT ke-81 RI, MaxOne Batam Ajak Tamu Hotel Rayakan Kemerdekaan Bersama
Pengembangan Kasus Judi, Bareskrim Geledah Rumah Akau Hollywood di Garden Avenue – Bengkong
HUT ke-81 RI: 1.357 Warga Binaan Batam Terima Remisi, 19 Langsung Bebas
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:06 WIB

PLN Batam Salurkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di Momentum HUT RI ke-81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Pengamanan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Berlangsung Tanpa Benturan, Petugas Jaga Ketertiban dan Perlindungan Peserta Aksi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Tujuh Ruas Jalan di Batam Dilebarkan 2026, Pemko Target Urai Titik Kemacetan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Rayakan Kemerdekaan Sambil Dukung UMKM, MaxOne Batam Gelar Local Market & Famfest 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:00 WIB

HUT ke-81 RI, MaxOne Batam Ajak Tamu Hotel Rayakan Kemerdekaan Bersama

Berita Terbaru