Tragis! Ibu Anak Dua Gantung Diri di Rumahnya

- Publisher

Selasa, 6 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban (AS) saat dievakuasi pihak kepolisian ke RSUD Tarempa. (ist)

Korban (AS) saat dievakuasi pihak kepolisian ke RSUD Tarempa. (ist)

Anambas, inikepri.com – Seorang wanita ditemukan oleh tetangganya gantung diri, di tiang pintu kamarnya, sontak membuat Yuliana gemetaran melihat seorang ibu beranak dua (AS) telah tergantung dengan menggunakan kain.

Yuliana mengatakan, kejadian itu berawal ketika dirinya mendengar suara tangisan anak tetangganya yang tidak berhenti.

“Saya dengar suara anaknya menangis terus tanpa henti, akhirnya saya lihat dari luar, kebetulan pintunya terbuka. Saya kaget melihat mak Ojah (nama anak korban) telah tergantung di tiang kamarnya,” ujar Yuliana, saksi pertama yang melihat korban, di Kampung Baru, Kelurahan Tarempa, Selasa (6/10/2020) sekira pukul 11.00 WIB.

Yuliana menambahkan, tak berani masuk ke dalam rumah, dirinya hanya berdiri di depan pintu dan memanggil suaminya. Setelah itu, suaminya juga memanggil semua warga yang ada disekitar lokasi dan kemudian warga melaporkan kepada pihak kepolisian.

BACA JUGA:  SD Terbaik di Anambas Berdasarkan Kemendikbud

“Saya hanya berdiri di luar dan langsung panggil suami, setelah itu suami panggil warga semua yang ada di depan rumah. Saya sampai gemetaran liat korban tergantung,” katanya.

Yuliana juga menyampaikan, dirinya kasihan melihat anak korban yang masih balita. Bahkan dirinya, tidak pernah mendengar ada perkelahian atau keributan dengan tetangganya. Selama ini korban dikenal baik dan ramah, jika ketemu pasti saling menyapa. 

BACA JUGA:  Ebet Cahyadi : Patuhi Presiden, Masyarakat Perantauan Anambas Dihimbau Tidak Usah Mudik

“Kasihan melihat dua anaknya, yang paling besar Ojah. makanya warga panggil mak Ojah dan anak kedua itu masih bayi. Kasihan sekali anaknya,” ujarnya.

Sampai saat ini, menjadi pertanyaan warga sekitar, dikarenakan pagi sekitar pukul 08.00 WIB, korban masih berkumpul bersama warga. Dan tidak ada tanda sama sekali, jika yang bersangkutan akan melakukan gantung diri. Apalagi jika diketahui suami yang gantung diri tersebut merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Inspektorat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas.

“Rasanya tidak mungkin saja, karena pagi tadi, masih kumpul bersama warga sekitar, di depan rumah. Kalau tak salah suaminya itu bekerja di Inspektorat Pemkab Anambas,” katanya.

BACA JUGA:  Beberapa Hal Menarik Mengenai Air Terjun Temburun di Anambas

Sementara, salah satu teman sekantor suami korban, menyampaikan bahwa, jika selama ini suami korban tidak pernah bermasalah baik dikantornya. Bahkan suaminya tersebut dikenal baik dan rajin dalam bekerja.

“Kalau suaminya itu (AA), tidak pernah ada masalah dan anaknya termasuk baik dalam pekerjaan. Selama ini juga tidak pernah kami dengar ada keluhan atau cerita tentang keluarganya,” kata rekan kerja suami korban, yang enggan menyebut namanya.

Saat ini, mayat korban yang diduga bunuh diri tersebut dibawa oleh pihak kepolisian ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa. (IS)

Berita Terkait

Sinyal, Jarak dan Rasa Minder Tak Menghalangi Devi dari Anambas Berkompetisi di Gen Halal Championship 2026
MV Fuchanging 1 Diamankan di Perairan Anambas, Tim Gabungan Dalami Dugaan Muatan Ketamin
Fenomena Langka di Anambas, 25 Titik Rafflesia Ditemukan Mekar di Satu Kawasan Hutan
Ansar Paparkan Deretan Proyek 2026 untuk Anambas, Infrastruktur hingga Perlindungan Nelayan Dilanjutkan
Call Center 110 Polri Jadi Andalan Pemudik di Anambas, Respon Cepat Tanpa Biaya
Nelayan di Anambas Ditangkap Jual Sabu, Barang Asal Temuan Pantai
Kuasa Hukum Tegaskan Tiga Dump Truck PT TBI Lengkap Dokumen
Agar Khutbah Sah: Ini Syarat dan Rukun yang Harus Dipenuhi Khatib

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:59 WIB

Sinyal, Jarak dan Rasa Minder Tak Menghalangi Devi dari Anambas Berkompetisi di Gen Halal Championship 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:47 WIB

MV Fuchanging 1 Diamankan di Perairan Anambas, Tim Gabungan Dalami Dugaan Muatan Ketamin

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:43 WIB

Fenomena Langka di Anambas, 25 Titik Rafflesia Ditemukan Mekar di Satu Kawasan Hutan

Selasa, 14 April 2026 - 06:12 WIB

Ansar Paparkan Deretan Proyek 2026 untuk Anambas, Infrastruktur hingga Perlindungan Nelayan Dilanjutkan

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:00 WIB

Call Center 110 Polri Jadi Andalan Pemudik di Anambas, Respon Cepat Tanpa Biaya

Berita Terbaru