Pintu Masuk Dibuka, Kepri Siapkan Protokol Kesehatan Standar Internasional

- Publisher

Rabu, 14 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelabuhan Batam Center (ist)

Pelabuhan Batam Center (ist)

Tanjungpinang, inikepri.com – Pjs. Gubernur H. Bahtiar menghadiri Webinar Road To Indonesia Investment Day 2020 – Kepulauan Riau dari Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (13/10). Turut hadir pada kesempatan ini Plh. Asisten Pemerintahan dan Kesra Sardison, Plh. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Mariyani Ekowati, serta Kepala Biro Umum Martin L. Maromon.

Bahtiar dalam sambutannya menyambut baik Webinar Road To Indonesia Investment Day 2020 yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura bekerjasama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI dan Bank Indonesia untuk melakukan promosi-promosi untuk memberi kesempatan kepada para Investor potensial untuk berdialog dan mendapatkan informasi terkait proyek-poryek unggulan di setiap provinsi di Indonesia termasuk di Kepulauan Riau.

“Kami sampaikan respek dan terimaksih karena telah menjadikan Kepulauan Riau menjadi salah satu daerah pilihan untuk masuknya para investor potensial,” ujarnya.

BACA JUGA:  Merasa Tak Bergejala, Warga Tertular Omicron di Kepri Berkeliaran
Pjs. Gubernur H. Bahtiar menghadiri Webinar Road To Indonesia Investment Day 2020 (ist)

Kepulauan Riau saat ini menurut laporan dari Bank Indonesia diungkapkan Bahtiar bahwa perekonomiannya telah jatuh pada minus 6,6. Kondisi seperti ini tidak baik bagi masyarakat dalam jangka panjang maka harus ada upaya-upaya extraordinary dalam mengelola ekonomi di tempat ini supaya bisa berdampak kepada hal-hal lainnya di luar sektor ekonomi.

Oleh karenanya dirinya sebagai Pjs. Gubernur Kepulauan Riau telah memerintahkan kepada seluruh Bupati/ Walikota se-Kepulauan Riau khususnya kepada daerah yang menjadi lokasi-lokasi investasi global bahwa daerahnya tidak akan menerapkan pembatasan-pembatasan seperti PSBB karena memiliki sentimen negatif pada kegiatan ekonomi.

“Kita hanya akan melakukan pendisiplinan penerapan protokol kesehatan yang ketat ketimbang menggunakan kata-kata PSBB. Kami bersama Kepala Daerah dan pemangku kepentingan di Kepulauan Riau akan lakukan segala upaya untuk bagaimana mengerakan kembali ekonomi lokal di Kepulauan Riau yang memiliki kontribusi terhadap kekuatan ekonomi nasional,” jelasnya.

BACA JUGA:  Wawako Raja Ariza: Pemusnahan Narkotika Penting Selamatkan Generasi Muda

Berdasarkan informasi yang dibaca baik dari media online maupun harian nasional, Bahtiar menyampaikan bahwa ada informasi dalam waktu dekat ini dari Kementerian Luar Negeri akan dibukanya akses dari Luar Negeri dan tujuan masuknya salah satu melalui Kepulauan Riau.

Bahtiar menyampaikan Kepulauan Riau saat ini telah siap menyambut kedatangan dari baik arus orang, arus barang bahkan arus investasi dari Singapura atau dari tempat lain menuju ke Batam atau Bintan namun tetap memperhatikan standar protokol kesehatan dengan standar Internasional.

BACA JUGA:  Mantap! Isdianto Gratiskan Rapid Test untuk Pelajar & Mahasiswa Kepri yang Akan Melakukan Perjalanan ke Luar Daerah

“Saat ini yang sedang kita siapkan untuk akses masuk dengan menerapkan standar protokol kesehatan level Internasioanl diantaranya adalah Pelabuhan Batam Centre, Pelabuhan Harbour Bay, Pelabuhan Nongsa serta Pelabuhan Lagoi. Hari ini kami akan turun untuk melakukan asistensi secara langsung di pintu masuk tersebut. Kita pastikan orang yang bolak-balik dari Batam ke Singapura atau daerah lainnya kan tetap bebas dari penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Dirjen Polpum Kemendagri ini berharap dengan dibukanya akses-akses antar wilayah dari Luar negeri ini akan membantu mendongkark kembali perekeonomian yang saat ini terus turun akibat dari terbatasnya kegiatan ekonomi di tengah pandemi ini.

“Kita tentunya berharap ekonomi ini akan membaik kedepannya. Kita tidak berharap pertumbuhan yang terlalu optimis namun jangan sampai juga minus terlalu dalam. Cukup pertumbuhan 0,2 persen saja sudah sangat baik,” ungkapnya. (ET)

Berita Terkait

Tanjungpinang Tak Mau Cuma Kebagian ‘Debu’, Wisman dari Batam Dibidik Menginap dan Belanja
MAN Insan Cendekia Batam Juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Kepri
Sebulan Uji Coba WFH, Pemko Tanjungpinang Siapkan Evaluasi Menyeluruh
Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah
BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum
MTQH XX Tanjungpinang 2026 Resmi Dibuka, Melayu Square Bergemuruh Penuh Semarak
Bikin Siswa Antusias, ‘Naruto, One Piece dan Vampir’ Antar Makanan Bergizi ke MIN Tanjungpinang
Komisi IX DPR RI Tinjau Tambak Udang di Tanjungpinang, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 07:32 WIB

Tanjungpinang Tak Mau Cuma Kebagian ‘Debu’, Wisman dari Batam Dibidik Menginap dan Belanja

Senin, 11 Mei 2026 - 07:09 WIB

MAN Insan Cendekia Batam Juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Kepri

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:50 WIB

Sebulan Uji Coba WFH, Pemko Tanjungpinang Siapkan Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 29 April 2026 - 07:40 WIB

Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Selasa, 28 April 2026 - 20:57 WIB

BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum

Berita Terbaru