Enam ABK Terlantar Dipulangkan Kemenlu Melalui Batam

- Publisher

Kamis, 31 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Enam orang anak buah kapal warga negara Indonesia, termasuk satu jenazah anak buah kapal, dipulangkan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) ke Tanah Air, melalui jalur laut ke Batam, Kepulauan Riau.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Kemenlu, keenam ABK tersebut diketahui bekerja di kapal ikan berbendera RRT. Mereka dipulangkan menggunakan Kapal Hai Ji Li dan tiba di Batam, Rabu (30/12).

Sebelum tiba di Tanah Air, keenam WNI itu tertahan selama berbulan-bulan di sekitar perairan Laut Arab.

BACA JUGA:  Kawasan Nongsa Diplot jadi Contoh New Normal Pariwisata Batam. Suai!

Dari enam orang itu, dua di antaranya bekerja di Kapal Han Rong 369, tiga di kapal Han Rong 361, dan satu jenazah dari kapal Han Rong 365, yang diduga meninggal karena sakit pada pertengahan 2020.

Kemenlu melakukan komunikasi intensif dengan Pemerintah RRT melalui Kedutaan Besar RRT di Jakarta, serta melalui KBRI Beijing dan KJRI Guang Zhou untuk mendorong opsi pemulangan langsung ke Indonesia melalui jalur laut.

Kemenlu bekerja sama dengan kementerian, lembaga terkait, serta pemerintah daerah dalam proses pemulangan ABK.

BACA JUGA:  Pastikan Prokes Diterapkan, Amsakar Sambangi Sejumlah Sekolah

Proses debarkasi di Batam tetap menggunakan protokol kesehatan ketat termasuk tes PCR dan karantina selama lima hari terhadap WNI yang selamat.

Sedangkan satu jenazah ABK WNI akan jalani otopsi sebelum diserahkan kepada keluarga.

Pada masa pandemi COVID-19, repatriasi ABK yang terlantar diberbagai lokasi di dunia menjadi tantangan terbesar, karena banyak negara menerapkan penutupan pelabuhan laut dan tidak mengizinkan proses crew change dan penurunan awak kapal asing.

Baca Juga: Sedih! ABK Indonesia Minta Pertolongan karena Disiksa di Kapal Long Line China

BACA JUGA:  Batam Ajukan Diri Sebagai Tuan Rumah Rangkaian G20

Pemulangan kali ini merupakan kerja sama yang kedua antara Pemerintah RI dan Pemerintah RRT.

Sebelumnya, telah berhasil direpatriasi sebanyak 157 ABK WNI melalui jalur laut di Bitung, Sulawesi Utara pada bulan November 2020.

Baca Juga: Polisi Temukan 5 Jasad ABK yang Disimpan di Freezer Kapal

Kerja sama juga meliputi pemenuhan hak-hak ketenagakerjaan dan kerja sama penegakan hukum melalui mekanisme mutual legal assistance. (ER/Antara)

Berita Terkait

Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam
Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Urus Administrasi BBM Nelayan Kini Jemput Bola
DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air
Tarif Parkir Berlangganan Batam Dipangkas 50 Persen, Amsakar–Li Claudia Beri Keringanan untuk Warga
Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan
Amsakar Achmad Kembali Pimpin MD KAHMI Batam, Terpilih Aklamasi Periode 2026-2031
Aweng Kurniawan Pimpin Gerakan Indonesia ASRI di Tanjung Riau, Gerindra Batam Sasar Lingkungan Warga
HUT ke-5 GARPU NasDem Kepri, Tegaskan Komitmen Bergerak Bersama Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 06:30 WIB

Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam

Rabu, 23 September 2026 - 08:18 WIB

Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Urus Administrasi BBM Nelayan Kini Jemput Bola

Selasa, 22 September 2026 - 07:00 WIB

DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air

Senin, 21 September 2026 - 16:38 WIB

Tarif Parkir Berlangganan Batam Dipangkas 50 Persen, Amsakar–Li Claudia Beri Keringanan untuk Warga

Senin, 21 September 2026 - 16:30 WIB

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan

Berita Terbaru