Bencana Alam di NTT, Hima Prodi Hukum Uniba Galang Dana di Jalan

- Publisher

Jumat, 9 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(IS/inikepri.com)

(IS/inikepri.com)

INIKEPRI.COM – Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum (Hima Prodi Hukum) Universitas Batam (UNIBA) Tahun 2021, melaksanakan aksi solidaritas turun ke jalan.

Aksi itu berupa penggalangan donasi untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terjadi beberapa waktu lalu.

Adapun sasaran Mahasiswa Prodi Hukum Uniba kali ini ialah di dua titik lampu merah yakni di Simpang Gelael dan Simpang Baloi Indah Lubukbaja, Batam, Jumat (9/4/2021) pagi.

Hima Prodi Hukum Uniba gelar aksi solidaritas di Simpang lampu merah Gelael, Batam, Jumat (9/4/2021). (Foto/IS/INIKEPRI.COM)

Satu titik Simpang lampu merah dibagi menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok beranggotakan empat hingga lima orang Mahasiswa. Mereka bertugas berkeliling mencari donasi untuk korban bencana di NTT, saat Lampu Merah.

Di lokasi, puluhan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Batam tak pernah kenal lelah untuk mencari donasi uluran tangan dari para pengendara sepeda motor dan mobil saat tengah berhenti di lampu merah.

BACA JUGA:  Firmansyah: Dendang Melayu Harus Jadi Wajah Baru Pariwisata Barelang

Mereka berjuang untuk membantu saudara-saudara di NTT yang membutuhkan bantuan uluran tangan dari para dermawan di Kota Batam.

Ketua Koordinator Pelaksana Kegiatan Peduli Kemanusiaan, Raja Pasaribu, mengatakan bahwa, pihaknya merasa terpanggil untuk melakukan aksi nyata kemanusiaan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara di NTT.

“Ini adalah bentuk aksi nyata kemanusiaan dari kami (Hima Prodi Hukum Uniba) untuk saudara-saudara kita di NTT yang dilanda musibah banjir bandang dan tanah longsor,” kata Raja.

Dalam kesempatan itu, Raja mewakili Mahasiswa Prodi Hukum Uniba, menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan atas ketidaknyamanan terhadap kehadiran Mahasiswa Uniba di jalan raya.

“Kami mohon maaf kepada pengguna jalan raya atas ketidaknyamanannya terhadap kehadiran kami. Kami mengucapkan terimakasih setinggi-tingginya atas partisipasi bantuan yang telah diberikan kepada kami (Mahasiswa Prodi Hukum Uniba). Semoga apa yang telah diberikan ini menjadi pintu amal di akhirat nanti,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kunker di Dua Titik di Batam, Gubernur Ansar Disambut Antusias Masyarakat

Sementara, Ketua Hima Prodi Hukum UNIBA, Fernando Lumban Gaol, berharap dengan kegiatan yang dilaksanakan tersebut dapat menjadi bagian dari masyarakat melalui program-program sosial dan aksi nyata tersebut.

“Semoga kami (Mahasiswa Uniba), dapat berperan membantu sesama saudara yang terdampak musibah bencana alam seperti di NTT,” kata Nando, panggilannya.

Adapun tujuan dari kegiatan ini, lanjut Nando, merupakan bentuk kepedulian dari mahasiswa khususnya Hima Prodi Hukum Uniba untuk membantu meringankan beban penderitaan masyarakat di NTT.

“Berapapun dana yang terkumpul di dalam aksi nyata (aksi kemanusiaan) yang dilakukan oleh Mahasiswa Hima Prodi Hukum Uniba ini, akan sesegera mungkin kami disalurkan melalui Paguyuban NTT (Adonara/Lembata). Karena menurut kami, wilayah tersebut betul-betul terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Kami tidak ada target. Ini lah bentuk kepedulian kami dari anak-anak Program Studi Ilmu Hukum Uniba. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini dapat membantu meringankan beban penderitaan bagi masyarakat disana (NTT),” kata dia yang juga sebagai Asisten Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) di Provinsi Kepri Kepulauan Riau

BACA JUGA:  Tim Amsakar Ajak Masyarakat Belakangpadang Berjuang Bersama Menangkan Pilwako Batam 2024, Izhar: Bang Am, Orang Kite!

Sementara, ditambahkan Sekretaris Hima Prodi Hukum Uniba, Abdullah Aman, menyampaikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang dialami oleh masyarakat di NTT.

“Kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada saudara kami yang berada di Nusa Tenggara Timur. Mudah-mudahan segenap perjuangan Mahasiswa yang dilakukan di Kota Batam, bisa sedikit meringankan penderitaan mereka. Tetap semangat, hidup NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), salam Fakultas Hima Prodi Hukum. Hidup mahasiswa,” ujar Aman mengakhiri. (IS)

Berita Terkait

Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam
Diskominfo Batam Tegaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Transparan dan Berjalan Normal
Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam
Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti
Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani
Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci
Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026
Amsakar dan Li Claudia Lepas Jemaah Haji Batam, Minta Doa untuk Kemajuan Kota

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 08:00 WIB

Dikembangkan Terintegrasi, Tanjung Banon Siap Jadi Magnet Investasi di Batam

Sabtu, 18 April 2026 - 07:15 WIB

Diskominfo Batam Tegaskan Proses Kerja Sama Media 2026 Transparan dan Berjalan Normal

Jumat, 17 April 2026 - 12:03 WIB

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kelurahan Sei Binti

Jumat, 17 April 2026 - 07:00 WIB

Sagulung Juara Umum MTQH XXXIV Batam, Amsakar: Bukan Sekadar Lomba, Tapi Menghidupkan Nilai Qurani

Jumat, 17 April 2026 - 06:52 WIB

Amsakar Berangkat Haji 21 Mei 2026, Tabungan 25 Tahun untuk Wujudkan Niat ke Tanah Suci

Berita Terbaru