Menkominfo Akan Kunjungi Lahan Data Center Nasional di Batam

- Publisher

Rabu, 21 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Menteri Kominfo, Johnny G Plate dijadwalkan akan mengunjungi Kepulauan Riau pada Kamis dan Jumat pekan ini. Menteri Kominfo akan melakukan peletakan batu pertama, pada sejumlah proyek di Natuna dan Batam.

“Iya, Pak Menteri Kominfo akan berkunjung ke Kepri selama dua hari untuk melakukan sejumlah kegiatan. Diantaranya melakukan ground breaking pembangunan BTS di Natuna dan juga pembangunan pusat data (data center) nasional di Batam,” ujar Kadis Kominfo Kepri, Drs. Zulhendri, M.Si, Senin (19/4/2021) yang lalu.

BACA JUGA:  Guna Lebih Tertata, Walikota Batam Siapkan Detail Perencanaan Kota

Untuk pembangunan BTS wilayah Sumatera, Menteri Kominfo akan melakukan ground breaking di Natuna. Pada 2021 dan 2022, akan dibangun 76 BTS di seluruh Kepri. Dengan rincian 35 BTS dibangun oleh pemerintah dan sisanya dibangun oleh operator selular. 

Natuna kebagian 27 BTS. Dimana 17 titik merupakan BTS non regular atau non komersial, yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah. Sedangkan 10 BTS lainnya adalah BTS regular atau komersil, yang dibangun oleh operator selular.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Serahkan Bantuan Kendaraan Operasional untuk Lembaga Sosial dan Pendidikan di Batam

Selama di Natuna, menteri juga akan meninjau pemanfaatan jaringan internet dari Palapa Ring Barat di Natuna Geopark. “Keesokan harinya baru menteri melakukan sejumlah kegiatan di Batam,” tambah Zulhendri.

Dimulai dengan mengunjungi lokasi pembangunan data center nasional. Pemerintah akan membangun dua data center nasional di Batam. Yaitu di kawasan Jembatan I Barelang dan juga di Nongsa. Di Jembatan I Barelang. Di sana disediakan lahan sekitar dua hektar, untuk pembangunan data center tersebut.

BACA JUGA:  Menkominfo Ajak PB HMI Ikut Melawan Judi Online

“Ini penting, karena nanti semua data-data nasional akan disatukan di lokasi-lokasi ini. Selama ini kan data-data nasional masih terpisah-pisah. Nanti akan disatukan,” jelas Zulhendri. Batam dipilih sebagai lokasi data center nasional, karena kota ini menjadi lokasi pertemuan jaringan internet nasional dan internasional dari Singapura. (RWH)

Berita Terkait

Kiriman Video ke Wali Kelas Ungkap Kasus Persetubuhan Anak di Bengkong, Pemuda 20 Tahun Ditangkap
Wilayah Kerja Diperluas, BP Batam Gandeng UMRAH Bangun Ekonomi Kerakyatan berbasis Inovasi kemaritiman
Batam Masuk Lima Besar Daerah Paling Mandiri Secara Fiskal, Amsakar Berterima Kasih kepada Wajib Pajak
PLN Batam Tambah Tiga Titik SPKLU Ultra Fast Charging, Isi Daya Mobil Listrik Kini Makin Ngebut
Air Mata Amsakar Pecah Saat Menjenguk Bocah Korban Kekerasan Oleh Ibu Tiri, Janji Masa Depannya Tak Boleh Terputus
PLN Batam Benahi Sistem Perizinan, Gandeng BKPM Lewat Workshop OSS dan LKPM
BP Batam dan BRIN Perkuat Riset Ketahanan Air, Dukung Industri Berkelanjutan
Anwar Anas Ajak Masyarakat Pertahankan Program MBG, Singgung Penolakan: “Tunggu 2029, Kita Adu Program Lagi”
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:45 WIB

Kiriman Video ke Wali Kelas Ungkap Kasus Persetubuhan Anak di Bengkong, Pemuda 20 Tahun Ditangkap

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:41 WIB

Wilayah Kerja Diperluas, BP Batam Gandeng UMRAH Bangun Ekonomi Kerakyatan berbasis Inovasi kemaritiman

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:33 WIB

Batam Masuk Lima Besar Daerah Paling Mandiri Secara Fiskal, Amsakar Berterima Kasih kepada Wajib Pajak

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:40 WIB

PLN Batam Tambah Tiga Titik SPKLU Ultra Fast Charging, Isi Daya Mobil Listrik Kini Makin Ngebut

Senin, 22 Juni 2026 - 13:35 WIB

Air Mata Amsakar Pecah Saat Menjenguk Bocah Korban Kekerasan Oleh Ibu Tiri, Janji Masa Depannya Tak Boleh Terputus

Berita Terbaru