732 PMI Masih Menjalani Karantina di Batam

- Admin

Sabtu, 8 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Sebanyak 732 orang Pekerja Migran Indonesia yang baru pulang dari Malaysia dan Singapura menjalani karantina di Kota Batam Kepulauan Riau, sebagai bagian dari protokol kesehatan pemulangan ke Tanah Air.

“Totalnya ada 723 orang,” kata Ketua Satuan Tugas Khusus Pemulangan PMI Kota Batam yang juga Dandim 0316/ Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan di Batam, Sabtu 8 Mei 2021.

Baca Juga :  Pemulangan PMI Diharapkan Tidak Hanya Lewat Batam

Ia merinci, di antara PMI itu, 195 orang berada di Rusun BP Batam, 115 orang di Rusun Pemkot Batam, dan 138 orang di Rusun Putra Jaya.

Ada pula PMI yang menjalani karantina secara mandiri di delapan hotel yang telah ditetapkan, dengan pengawasan ketat dari aparat TNI dan Polri.

Sementara PMI yang dinyatakan positif COVID-19, hingga kini terdapat 231 orang yang masih dalam perawatan di RSKI Pulau Galang.

Baca Juga :  Eks TKI Asal Malaysia Sumbang 30 persen Kasus Aktif COVID-19 di Kepri

Sementara itu, jumlah PMI yang datang ke Batam dari Malaysia dibatasi selama kebijakan larangan mudik pemerintah, 6-17 Mei 2021.

Ia mengatakan, apabila sebelumnya terdapat pelayaran Malaysia-Batam setiap hari, maka selama larangan mudik hanya diperbolehkan enam pelayaran.

“Ketentuan itu masih berlaku. Kemarin tidak ada pelayaran. Hari ini hanya ada satu pelayaran (dari Malaysia),” kata dia.

Baca Juga :  Gekrafs Kepri Helat Buka Puasa Bersama

Untuk pemulangan PMI ke daerah asal, ia mengatakan masih berlangsung, khusus untuk mereka yang telah menjalani tes usap PCR dengan hasil negatif sebanyak dua kali dan karantina selama lima hari.

Pemulangan PMI melalui penerbangan, kata dia, masih terbatas sesuai kebijakan larangan mudik.

“Namun untuk kapal, hari Rabu ada lagi. Nanti kami maksimalkan,” kata dia. (ER/ANTARA)

Berita Terkait

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok
Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi
Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis
Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali
Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat
LASQI Batam di Bawah Kepemimpinan Erlita Amsakar Perkuat Sinergi Internal
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
Amsakar Dorong Usulan Musrenbang yang Berdampak Langsung bagi Warga

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Cek Jadwal Kapal PELNI Batam Januari–Februari 2026, Rute Belawan dan Tanjung Priok

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:08 WIB

Pemko Batam Perkuat Manajemen Talenta ASN, Amsakar: Penempatan Harus Berbasis Kompetensi

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:14 WIB

Tumbangkan STAIN Sultan Abdurrahman, Tim Voli Kemenag Batam Sabet Juara 1 dalam Final Dramatis

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:16 WIB

Dinilai Kebutuhan Mendasar, Ombudsman Kepri Minta Pasar Induk Jodoh Dibangun Kembali

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:27 WIB

Musrenbang Kampung Pelita, Amsakar Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru

TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Foto: TNI AD

Daerah

TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Selasa, 13 Jan 2026 - 14:14 WIB