Eks TKI Asal Malaysia Sumbang 30 persen Kasus Aktif COVID-19 di Kepri

- Publisher

Sabtu, 22 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ist)

(ist)

INIKEPRI.COM – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat sebanyak 30 persen dari kasus aktif COVID-19 di wilayah itu disumbang oleh eks TKI ilegal dari Malaysia maupun yang pulang ke Tanah Air melalui jalur mandiri.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Tengku Said Arif Fadillah di Tanjungpinang, Sabtu 22 Mei 2021 mengatakan jumlah kasus aktif COVID-19 di wilayah itu per 21 Mei 2021 mencapai 1.851 orang.

“Jumlah eks TKI yang tertular COVID-19 sekitar 500 orang,” katanya.

BACA JUGA:  Bertambah 3, Pasien Meninggal Dunia Akibat COVID-19 di Kepri Jadi 410

Arif mengemukakan jumlah eks TKI asal Malaysia yang pulang secara mandiri ke Indonesia melalui pelabuhan di Batam jauh lebih banyak dibanding eks TKI ilegal di Malaysia.

Pemerintah melalui Satgas Khusus Pekerja Migran Indonesia telah menyiapkan rumah susun di Batam sebagai tempat isolasi eks TKI yang kembali ke Tanah Air secara mandiri.

Seluruh eks TKI wajib menjalani tes usap untuk diperiksa dengan metode PCR sebelum dibawa ke rumah susun. Tes usap dilakukan oleh tim medis Rumah Sakit Khusus Infeksi Galang, Batam. Jika hasilnya negatif, mereka dapat tinggal sementara waktu di rumah susun tersebut.

BACA JUGA:  1.111 Pasien COVID-19 di Kepri Meninggal Dunia

Sebaliknya, eks TKI yang pulang ke Tanah Air secara mandiri yang positif COVID-19, wajib menjalani karantina terpadu di Rumah Sakit Khusus Infeksi di Galang. Mereka baru boleh pulang ke daerah asalnya bila hasil tes usap dengan medote PCR, negatif.

“Eks TKI wajib menjalani tes usap kembali setelah dua hari diisolasi walaupun hasil pemeriksaan pertama, negatif. Jika hasilnya kembali negatif, maka pada hari kelima isolasi, dapat pulang ke kampung halamannya,” ucapnya.

BACA JUGA:  Gerak Cepat Isdianto, Agar Siswa Bisa Belajar

Arif menegaskan Satgas Penanganan COVID-19 tetap melaksanakan tes usap terhadap seluruh eks TKI, meskipun hasil tes usap dengan metode PCR di Malaysia, negatif. Puluhan kasus baru COVID-19 ditemukan berdasarkan hasil tes usap yang dilakukan oleh tim medis Rumah Sakit Khusus Infeksi Galang.

“Bahkan ada sejumlah kasus ditemukan setelah eks TKI itu menjalani tes usap pertama. Saat tes usap pertama negatif, namun tes usap kedua ternyata positif,” tuturnya. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Pemko Tanjungpinang dan BTN Perkuat Kolaborasi Dukung Program Pembangunan Daerah
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob, BPBD Tanjungpinang Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
BPBD Tanjungpinang Salurkan 25 Ton Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau
Bulog Tanjungpinang Siapkan 200 Ribu Liter MinyaKita untuk Jaga Harga Pasar
Ukir Prestasi di Kejuaraan Forki Kepri, Siswi MTsN Tanjungpinang Raih Medali Perak
Zaidan Raih Juara 1 Tilawah Remaja MTQH Kelurahan Pinang Kencana, Harumkan Nama MTsN Tanjungpinang
Wali Kota Lis Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Kebakaran di Musim Panas
LAM Tanjungpinang Gelar Peringatan Isra Mikraj, Sekda Ajak Masyarakat Perkuat Ibadah dan Menjaga Akhlak

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 07:32 WIB

Pemko Tanjungpinang dan BTN Perkuat Kolaborasi Dukung Program Pembangunan Daerah

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:01 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob, BPBD Tanjungpinang Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:36 WIB

BPBD Tanjungpinang Salurkan 25 Ton Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:42 WIB

Bulog Tanjungpinang Siapkan 200 Ribu Liter MinyaKita untuk Jaga Harga Pasar

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:05 WIB

Ukir Prestasi di Kejuaraan Forki Kepri, Siswi MTsN Tanjungpinang Raih Medali Perak

Berita Terbaru