9 Kecamatan di Batam Zona Merah, Ruang Rawat Pasien Kian Terbatas

- Publisher

Minggu, 16 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO)

(ANTARA FOTO)

INIKEPRI.COM – Kapasitas ruang rawat pasien positif COVID-19 di Kota Batam kian terbatas, seiring meningkatnya angka penularan di daerah setempat.

“Ruang rawat masih ada, walau enggak banyak,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam Kepulauan Riau, dilansir dari ANTARA, Sabtu (15/5/2021).

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam mencatat terdapat 608 orang pasien positif COVID-19 yang masih aktif di kota itu, hingga Jumat malam.

BACA JUGA:  Pria Pedofil Batam Diringkus Polisi, Pelaku Koleksi Ratusan Konten Pornografi Anak

Sebanyak 346 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri, dan yang lainnya dirawat di 12 rumah sakit yang tersebar di penjuru kota, di antaranya RS Awal Bros sebanyak 50 orang, RS Elisabeth Batam Kota 49 orang, dan RSUD Embung Fatimah 36 orang.

Sedangkan RS Khusus Infeksi Pulau Galang kini tidak lagi merawat warga Batam yang positif COVID-19, karena berkonsentrasi pada perawatan pekerja migran Indonesia, yang juga terpapar virus corona saat pulang dari Malaysia.

BACA JUGA:  Bamsoet Dukung Pembangunan Sirkuit MotoGP di Batam, Rudi : Kami Siap Mewujudkannya

Sementara itu, secara keseluruhan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat total 7.836 warga positif, sebanyak 7.058 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 170 orang meninggal dan 608 lainnya sedang dirawat.

“Tingkat kematian 2,169 persen, tingkat kesembuhan 90,071 persen, dan tingkat kasus aktif 7,759 persen,” kata Didi.

BACA JUGA:  Di Depan Keluarga Besar Sirait, Amsakar: Batam Sebagai Rumah Bersama, Kita lah yang Menjaga dan Merawatnya

Penularan COVID-19 di Batam sudah sampai ke pulau-pulau penyangga.

Bahkan dari tiga kecamatan pulau penyangga, hanya satu yang masih bersih dari paparan virus corona yaitu Galang, sedangkan Kecamatan Belakangpadang berzona merah dengan 16 orang sedang dirawat dan Bulang dengan seorang dirawat.

Sedangkan di pulau utama, seluruh (sembilan) kecamatan di sana berzona merah. (RWH/ANTARA)

Berita Terkait

Batam-Singapura Makin Erat, Amsakar Dorong Investasi hingga Pariwisata
Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo
Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa
Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan
Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota
Firmansyah Dorong Anak Muda Batam Jadi Pencipta Inovasi, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi
Amsakar–Li Claudia Tegaskan Pemulihan Air Jadi Prioritas, Tim Teknis SPAM Bekerja Sampai Tuntas
Harumkan Nama Indonesia, Dua Siswa MAN 1 Batam Sabet Prestasi di Kompetisi Tilawah Internasional

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:34 WIB

Batam-Singapura Makin Erat, Amsakar Dorong Investasi hingga Pariwisata

Jumat, 4 September 2026 - 08:38 WIB

Bidik Investasi Jepang, BP Batam Jalin Sinergi dengan KBRI, IIPC dan BNI Tokyo

Kamis, 3 September 2026 - 06:49 WIB

Dari Pasar Jodoh hingga Reklamasi, Amsakar Hadapi Langsung Sorotan Mahasiswa

Rabu, 2 September 2026 - 09:01 WIB

Amsakar Tanamkan “Rasa Ber-Kita”, Pemko dan BP Batam Diminta Bergerak sebagai Satu Kesatuan

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

Berita Terbaru