RSKI Galang Kini Hanya Layani PMI

- Publisher

Senin, 17 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(ANTARA FOTO)

(ANTARA FOTO)

INIKEPRI.COM – Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang di Kota Batam, Kepulauan Riau, kini hanya melayani pekerja migran Indonesia yang positif COVID-19 saat pulang ke Tanah Air melalui kota setempat.

Dilansir dari ANTARA, Kepala RSKI Pulau Galang Kolonel (CKM) dr Khairul Ihsan Nasution mengatakan pihaknya kini tidak lagi melayani warga Kota Batam yang positif COVID-19, karena berkonsentrasi merawat PMI.

Baca Juga:

Ratusan PMI Masih Dirawat di RSKI Galang

Pekerja dari Malaysia Positif COVID-19 Dievakuasi ke RSKI Galang

BACA JUGA:  Ratusan PMI Masih Dirawat di RSKI Galang

“Berdasarkan petunjuk Danrem (komandan korem), semenjak awal Mei kami tidak menerima masyarakat Batam, hanya tinggal PMI,” katanya di Batam, Senin (17/5/2021)

Sejak awal Ramadhan, jumlah PMI yang masuk ke Tanah Air melalui Batam melonjak drastis karena mereka hendak merayakan Idul Fitri di kampung halamannya.

Karena itu Satuan Tugas Khusus Penanganan COVID-19 Daerah Perlintasan Provinsi Kepri yang diketuai Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu memutuskan untuk sementara RSKI hanya menangani PMI.

BACA JUGA:  Tingkat Hunian Pasien COVID-19 di RSKI Galang Capai 74,57 Persen

“Karena PMI yang masuk ribuan orang, ditakutkan dengan ribuan orang yang masuk itu, banyak yang positif, sehingga untuk mengantisipasinya penyediaan tempat untuk PMI,” kata dia.

Saat ini, masih terdapat 92 orang PMI yang masih dirawat karena positif COVID-19 di RSKI. “Kondisi mereka stabil, baik-baik saja,” kata dia.

Setiap hari, lanjut dia, ada saja PMI yang bisa dipulangkan dari RSKI karena masa isolasi dinilai sudah selesai.

Baca Juga:

Kapasitas RSKI Galang Masih Memadai

Pemprov Kepri Tandatangani Naskah Perjanjian Hibah Dengan RSKI Galang

BACA JUGA:  Nuryanto Apresiasikan Pertunjukkan Kesenian Budaya Asli Daerah.'Ini Sebuah Warisan dari Nenek Moyang'

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, selain yang positif COVID-19, pihaknya mencatat terdapat sembilan PMI yang masih menjalani karantina di Rusun BP Batam.

Sementara itu, 55 orang PMI dari Situlang Laut, Malaysia, dijadwalkan tiba di Pelabuhan Batam Centre pada Senin sore. Kesemuanya harus menjalani tes usap terlebih dulu, baru kemudian menjalani karantina, apabila hasilnya negatif. Jika positif, maka harus mendapatkan perawatan di RSKI Pulau Galang. (RWH/ANTARA)

Berita Terkait

Sempat Terhenti karena Dana, 53 Dapur MBG di Batam Kini Kembali Beroperasi
Wings Air Buka Rute Langsung Batam-Pangkalpinang, Mobilitas Masyarakat Kian Mudah
Amsakar-Li Claudia Pimpin Gotong Royong Massal Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Batam
BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI
BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi
Ranperda APBD 2025: Kekayaan Bersih Pemko Batam Capai Rp13,69 Triliun, Amsakar Beberkan Penyebabnya
Batam Bangun Jalan Baru Rp130 Miliar! Kemacetan di Batuaji hingga Bandara Bakal Berkurang, Ditarget Rampung 2029
Pemko Batam Siapkan Edaran Pembatasan Penggunaan Gawai bagi Anak, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:15 WIB

Sempat Terhenti karena Dana, 53 Dapur MBG di Batam Kini Kembali Beroperasi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:11 WIB

Wings Air Buka Rute Langsung Batam-Pangkalpinang, Mobilitas Masyarakat Kian Mudah

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:58 WIB

Amsakar-Li Claudia Pimpin Gotong Royong Massal Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Batam

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

BP Batam Jemput Bola, 11 Titik Banjir Langsung Disisir Setelah RDP DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:58 WIB

BP Batam Kurangi Biaya Operasional Rutin, Perkuat Belanja Modal Produktif Demi Tingkatkan Pelayanan Investasi

Berita Terbaru