Bea Cukai Batam Musnahkan Puluhan Ribu Barang Ilegal

- Publisher

Rabu, 16 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Dok. Bea Cukai Batam)

(Dok. Bea Cukai Batam)

INIKEPRI.COM – Bea Cukai Batam kembali melaksanakan kegiatan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan di bidang kepabeanan dan cukai periode tahun 2015 sampai dengan tahun 2021, barang merupakan yang berasal dari Barang yang Dinyatakan Tidak Dikuasai (BTD) dan Barang yang Dikuasai Negara (BDN) yang telah mendapatkan persetujuan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam.

“BMN yang dimusnahkan merupakan barang yang dilarang dan dibatasi serta barang-barang yang tidak dapat digunakan atau dimanfaatkan kembali,” ucap Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam, Susila Brata, di Lokasi Pemusnahan BMN, Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang, Rabu, (16/6/2021).

Susila menjelaskan bahwa pemusnahan ini dalam rangka menyelesaikan peruntukan Barang yang Menjadi Milik Negara berdasarkan Pasal 33 (d) Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 178/PMK.04/2019.

BACA JUGA:  Bea Cukai Batam Kembali Amankan Sabu-Sabu di Bandara Hang Nadim

“Pasal 33 PMK 178 Tahun 2019 mengatur bahwa BMN dimusnahkan dalam hal BMN tidak dapat digunakan, tidak dapat dimanfaatkan, tidak dapat dihibahkan, tidak mempunyai nilai ekonomis, dilarang diekspor atau diimpor dan/atau berdasarkan peraturan perundang-undangan harus dimusnahkan,” jelas Susila.

Barang yang dimusnahkan meliputi:

Air zam-zam sebanyak 2.607 botol
Kayu sebanyak 26.584 batang
Barang kena cukai berupa hasil tembakau berbagai jenis dan merek sebanyak 86.402 batang/pcs
Kasur/matras/tilam sebanyak 438 pcs
Kebutuhan pokok yang sudah tidak layak konsumsi (beras, beras ketan, gula, dll) sebanyak 2.700kg
Karpet dan balpress (pakaian) sebanyak 74 pkg
Barang lainnya yang telah ditetapkan sebagai Barang yang Menjadi Milik Negara.

“Total perkiraan nilai barang sebesar Rp3,53 miliar dengan estimasi kerugian negara sebesar Rp1,03 miliar,” papar Susila.

BACA JUGA:  Rudi Apresiasi Dukungan Ulama Setiap Kebijakan Pemerintah

Susila menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerjasama antar instansi terkait yang selalu berkomitmen untuk menjaga masyarakat dari peredaran barang ilegal yang dapat merusak kesehatan dan juga merugikan penerimaan negara.

Asisten II Walikota Batam Apresiasi Kinerja Bea Cukai Batam

Asisten II Walikota Batam Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Pebrialin sampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Batam, Susila Brata dan jajaran atas kinerjanya yang telah bekerja keras dan penuh komitmen menjaga Batam dari peredaran barang ilegal.

“Atas nama Walikota dan Pemerintah Kota Batam, kami sampaikan apresiasi yg sangat luar biasa kepada Bea Cukai Batam karena sudah bekerja dengan keras, ini menjadi harapan kita,” ujar Pebrialin dalam Konferensi Pers Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) di Dermaga Bea Cukai, Tanjung Uncang, Rabu (16/6/2021).

BACA JUGA:  Kemenkeu Beberkan Kinerja dan Fasilitas Fiskal KEK di Depan Komisi XI DPR RI

Pebrialin menuturkan bahwa Batam memiliki banyak pelabuhan “tikus” yang dapat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang ingin meraup keuntungan dengan cara yang ilegal.

“Banyak pelabuhan yg bisa diakses, pelabuhan tidak resmi tapi bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak baik, kita tahu bahwa Batam ini dikelilingi perairan juga adanya Batam diberikan fasilitas fiskal malah dimanfaatkan untuk di keruk keuntungan,” jelas Pebrialin.

Ia menjelaskan penyelewengan berupa barang-barang yang telah mendapatkan pembebasan fiskal malah diselundupkan ke luar Batam.

“Barang yang sudah dibebaskan fiskalnya malah diselundupkan ke luar, negara bisa rugi ini, terima kasih sekali lagi Pak Brata dan jajaran, semoga ini bisa menjadi amal jariyah untuk kita semua,” pungkas Pebrialin. (AFP)

Berita Terkait

Menteri Pangan dan Kepala BP Batam Dorong Kompetensi Jurnalis, Ajak Pers Kawal Kemajuan Daerah dan Agenda Pembangunan Nasional
Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan
Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik
Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil
GPK Kepri Desak Prabowo Evaluasi Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Alasannya
VIRAL! Tiga Anak di Bengkong Belum Sekolah, Amsakar Langsung Turun Tangan
PLN Batam Buka Akses Informasi Kompensasi Pascagangguan Listrik, Pelanggan Bisa Cek Lewat Aplikasi
Amsakar Instruksikan Percepatan Serapan Anggaran Pemko dan BP Batam, Soroti Air Bersih hingga Sampah

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Li Claudia Tinjau Kesiapan 512 Titik PJU dan Serah Terima ROW 30 Melcem, BP Batam Perkuat Infrastruktur Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 12:22 WIB

Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Anwar Anas Buka Ruang Aspirasi Publik

Kamis, 5 November 2026 - 10:25 WIB

Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil

Rabu, 4 November 2026 - 10:30 WIB

GPK Kepri Desak Prabowo Evaluasi Mardiono sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Alasannya

Rabu, 4 November 2026 - 07:22 WIB

VIRAL! Tiga Anak di Bengkong Belum Sekolah, Amsakar Langsung Turun Tangan

Berita Terbaru