Gawat! Kata Satgas, Data pasien Meninggal Karena COVID-19 di Kepri Belum Akurat

- Publisher

Kamis, 2 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: ANTARA)

(Foto: ANTARA)

INIKEPRI.COM – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengungkapkan data pasien COVID-19 yang meninggal dunia, yang disajikan setiap hari kepada publik belum akurat.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kepri Tjetjep Yudiana, dilansir dari laman ANTARA menyatakan ketidakakuratan angka kematian itu disebabkan ketidaktaatan administrasi sejumlah rumah sakit di wilayah itu.

Data pasien COVID-19 yang meninggal dunia tidak langsung didistribusikan kepada Satgas Penanganan COVID-19 Kepri sehingga menumpuk. Bahkan ada pihak rumah sakit di Batam yang baru menyampaikan data pasien COVID-19 yang meninggal dunia pada Juli 2021.

BACA JUGA:  Rahma: Ziarah Makam Leluhur Bukti Kita Tidak Lupakan Sejarah

“Ada data yang sudah terkumpul sebulan, baru dilaporkan. Ada juga data sudah sepekan lalu baru disampaikan kepada kami. Ini ‘kan ngawur,” katanya di Tanjungpinang, Rabu 1 September 2021.

Seharusnya, seluruh informasi yang berhubungan dengan penanganan pasien COVID-19 di kabupaten dan kota disampaikan setiap hari kepada Satgas Penanganan COVID-19 Kepri.

BACA JUGA:  BMKG: Monsun Asia Picu Gelombang Laut Tinggi di Kepri

Data penanganan COVID-19 yang diinformasikan kepada publik harus diperbaharui dalam waktu 24 jam.

“Kami sudah membahas persoalan ini agar tidak terulang lagi,” ucapnya, yang juga mantan Kadis Kesehatan Kepri.

Menurut dia, keterlambatan pelaporan data pasien yang meninggal dunia menyebabkan data terkait jumlah pasien yang meninggal dunia saat ini menjadi banyak. Padahal kenyataannya, tidak seperti itu.

BACA JUGA:  Pjs Gubernur Kepri: Sinar Matahari Disinfektan Gratis Dari Allah

“Data lama yang belum dilaporkan digabungkan dengan data sekarang, akibatnya jumlah pasien yang meninggal dunia dalam data itu terlihat banyak,” ujarnya.

Ia mengatakan berdasarkan data 31 Agustus 2021, jumlah pasien COVID-19 yang meninggal dunia bertambah delapan orang sehingga menjadi 1.653 orang. Sementara kasus aktif COVID-19 di Kepri tinggal 916 orang. (ET/ANTARA)

Berita Terkait

Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah
BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum
MTQH XX Tanjungpinang 2026 Resmi Dibuka, Melayu Square Bergemuruh Penuh Semarak
Bikin Siswa Antusias, ‘Naruto, One Piece dan Vampir’ Antar Makanan Bergizi ke MIN Tanjungpinang
Komisi IX DPR RI Tinjau Tambak Udang di Tanjungpinang, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja
Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang
Temui Mitra Gojek, Lis Darmansyah Dorong Ojol Tanjungpinang Punya Usaha Sampingan
Siap Harumkan Nama Sekolah, Tiga Pesilat MTsN Tanjungpinang Tempur di Seleksi POPDA

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 20:57 WIB

BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum

Selasa, 28 April 2026 - 09:18 WIB

MTQH XX Tanjungpinang 2026 Resmi Dibuka, Melayu Square Bergemuruh Penuh Semarak

Kamis, 23 April 2026 - 09:00 WIB

Bikin Siswa Antusias, ‘Naruto, One Piece dan Vampir’ Antar Makanan Bergizi ke MIN Tanjungpinang

Kamis, 23 April 2026 - 07:06 WIB

Komisi IX DPR RI Tinjau Tambak Udang di Tanjungpinang, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

Minggu, 19 April 2026 - 14:50 WIB

Perayaan 311 Tahun Nguan Thian Sian Tih Senggarang, Simbol Harmoni Budaya di Tanjungpinang

Berita Terbaru