Cuaca Panas Menyengat, Warga Tanjungpinang Alami Pusing dan Mual

- Admin

Kamis, 23 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Istimewa)

(Foto: Istimewa)

INIKEPRI.COM – Cuaca panas yang lebih dari biasanya dirasakan warga Tanjungpinang, Rabu 22 September 2021.

Karena hal ini banyak warga yang merasakan efek pusing dan bahkan mual.

Kondisi itu disebut Sengatan Panas atau Heat Stroke. Bagi yang merasakan gejalanya, diminta untuk banyak mengkonsumsi air.

“Hari ini panas betul. Sampai sakit kepala dan rasanya berdenyut-denyut. Mata pun rasanya perih,” ujar Rina Febriarni, Warga Batu 9, Tanjungpinang.

Hal serupa juga dirasakan Dwi Apriani Putri, Warga Ganet yang juga merasakan cuaca hari ini lebih panas dari biasanya. Ia mengaku sudah menyalakan pendingin ruangan (AC), namun masih saja tetap merasakan panas dan juga diserang rasa mual.

Baca Juga :  Gubernur Ansar Buka Lomba Sholawat Antar OPD Pemprov Kepri di Pulau Penyengat

Hal tersebut ternyata bagian dari tanda dan gejala Serangan Panas atau Heat Stroke. Memang temperatur Tanjungpinang di sore hari, lewat pukul 16.00 masih berada 32 derajat celcius.

Serangan Panas atau Heat Stroke itu tanda dan gejalanya berbeda pada setiap orang. Namun pada umumnya merasakan denyut nadi yang cepat dan kuat. Lalu sakit kepala da nada juga yang muntah.

Baca Juga :  Mau Jadi Admin Judol di Kamboja, WNI Diselamatkan BP3MI di Tanjungpinang

“Namun gejala pada setiap orang bisa berbeda, tergantung status hidrasi,” ujar dr. Dwinita Vivianti, Sp.PD, M.Kes, Spesialis Penyakit Dalam pada RS Raja Ahmad Tabib, Tanjungpinang.

Untuk meredakannya, disarankan untuk banyak mengkonsumsi air. Biasanya kalau panas, pada suka minum air dingin yang berwarna dan berasa, boleh-boleh saja. Tapi cenderung perubahan cuaca yang ekstrem akan berpengaruh pada daya tahan tubuh.

Baca Juga :  Resmi! Gubernur Kepri Tunjuk Anaknya Jadi Plt Bupati Bintan

“Kalau esnya kena debu atau airnya mentah, malah bisa kena radang tenggorokan atau diare,” tambah wanita yang akrab disapa Dokter Vivi ini.

Disarankan untuk minum air putih hangat. Untuk bayi, tetap diberi ASI. Lalu segera istirahat di tempat yang teduh dan tidak terpapar matahari secara langsung. Usahakan mengusap wajah dan kepala menggunakan handuk yang dibasahi air. (ET)

Berita Terkait

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat
Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam
BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal
Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026
BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah
Posyandu 6 SPM Mulai Diterapkan di Senggarang, Wali Kota Lis: Layanan Harus Lebih Dekat dan Tepat
Bersama HIMNI, Wali Kota Lis Hadiri Syukuran Natal dan Tahun Baru
291 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Tanjungpinang

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:25 WIB

Lis Buka Turnamen Domino, Dorong Interaksi Sosial dan Kebersamaan Masyarakat

Selasa, 13 Januari 2026 - 07:25 WIB

Manajemen Talenta ASN Jadi Fondasi Reformasi Birokrasi Pemko Batam

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:24 WIB

BMKG Prakirakan Cuaca Tanjungpinang Relatif Stabil, Warga Tetap Diimbau Waspada Hujan Lokal

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:04 WIB

Wali Kota Lis Siapkan Program Pembenahan Pariwisata 2026

Minggu, 28 Desember 2025 - 10:00 WIB

BTN Kepri Moonrun 2025: Strategi Olahraga untuk Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru