Astaga! Remaja 17 Tahun Perkosa Nenek 71 Tahun, Loroti Celana Korban saat Tidur

- Publisher

Rabu, 13 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nenek 71 tahun jadi korban percobaan pemerkosaan di Kudus / Foto: Instagram @memomedsos

Nenek 71 tahun jadi korban percobaan pemerkosaan di Kudus / Foto: Instagram @memomedsos

INIKEPRI.COM – Seorang nenek berinisial JM (71 tahun) melaporkan kejadian tak mengenakkan yang dialaminya.

Ia melaporkan ke Polsek Jati pada Selasa (12/10/2021), bahwa dirinya menjadi korban percobaan pemerkosaan yang dilakukan seorang remaja berinisial DP (17 tahun) yang tak lain merupakan tetangganya sendiri dan sudah dianggapnya seperti cucu.

Kepada polisi, JM menjelaskan bahwa percobaan pemerkosaan itu terjadi pada Jumat (8/10/2021) saat ia sedang sendirian di dalam rumah. Kebetulan anaknya saat itu sedang ke masjid untuk salat Jumat.

BACA JUGA:  Tolak Disebut Pelakor, Wanita Ini Sebut Istri Pacarnya Tidak Berhijab Sehingga Berpaling

DP datang dan masuk ke dalam rumahnya saat JM sedang tidur di kamar. JM tiba-tiba merasa celananya melorot hingga akhirnya ia terbangun dan melihat DP sudah berada di dalam kamar.

“Saya tidur tiba-tiba celana saya melorot, saya benahi lagi melorot lagi. Saya bangun, ternyata ada DP, saat itu juga saya suruh keluar,” kata JM, Rabu (13/10/2021).

BACA JUGA:  Lagi Dikarantina Karena Covid-19, Pria Ini Nekat Perkosa Gadis 13 Tahun

Setelah keluar dari kamar, DP kemudian kembali masuk ke dalam kamar dan langsung menindih JM. Ia juga meraba bagian dada hingga memaksa meraba bagian kemaluan JM.

Saat itu JM berteriak minta tolong, namun tak ada warga yang mendengar. JM mengaku setelah melakukan hal tersebut DP lalu pergi begitu saja.

“Belum sampe digituin (disetubuhi) tapi ada sekitar 15 menit ditindih,” ujar JM.

BACA JUGA:  Viral! Beli Rumah Dapat Janda 2 Anak, Novi Dapat Tawaran dari Singapura bahkan Belanda

JM juga sempat mendatangi rumah DP untuk melaporkan perbuatannya ke kakeknya agar diberi pelajaran. Ia juga meminta uang Rp50 ribu untuk pijay karena badannya sakit, namun tak diberi.

Kesal dengan hal itu, JM pun akhirnya melapor ke Polsek Jati. Kanit Reskrim Polsek Jati, Aiptu Jansen, menerima pengaduan korban dan memintanya untuk dilakukan visum ke rumah sakit. (RM/INDOZONE)

Berita Terkait

Pantai Piwang Bakal Bergema, KPDN Natuna Siapkan Lomba Karaoke Dangdut, Melayu dan Pop
Amsakar – Li Claudia Siapkan SWRO untuk Penuhi Kebutuhan Air Data Center, Waduk Tetap untuk Masyarakat
Natuna Berpeluang Dapat Kapal Besi 30 GT, Cen Sui Lan: Kita Sudah Cukup Syarat
KPDN Berbagi Berkah, 20 Petugas Kebersihan Masjid Agung Natuna Terima Sembako dan Sagu Hati
Pastikan Kebutuhan Air Warga Tak Terganggu, Data Center Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 lt/s
Kajati Kepri Transiswara Adhi Tiba di Natuna, Disambut Bupati Cen Sui Lan dan Forkopimda
Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang, Investasi SDM Untuk Masa Depan Anak Hinterland
AKBP Nendra Madya Tias Jadi Plt Kapolres Mentawai, Rekam Jejaknya Membentang dari Kepri hingga Sumbar

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 11:44 WIB

Pantai Piwang Bakal Bergema, KPDN Natuna Siapkan Lomba Karaoke Dangdut, Melayu dan Pop

Sabtu, 26 September 2026 - 07:49 WIB

Amsakar – Li Claudia Siapkan SWRO untuk Penuhi Kebutuhan Air Data Center, Waduk Tetap untuk Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 09:00 WIB

KPDN Berbagi Berkah, 20 Petugas Kebersihan Masjid Agung Natuna Terima Sembako dan Sagu Hati

Jumat, 25 September 2026 - 07:59 WIB

Pastikan Kebutuhan Air Warga Tak Terganggu, Data Center Batam Bakal Bangun SWRO hingga 1.000 lt/s

Jumat, 25 September 2026 - 07:44 WIB

Kajati Kepri Transiswara Adhi Tiba di Natuna, Disambut Bupati Cen Sui Lan dan Forkopimda

Berita Terbaru