INIKEPRI.COM – Masa pandemi COVID-19 belum berakhir. Banyak hal yang berubah selama menjangkitnya wabah penyakit ini.
Misalnya bermunculan istilah baru. Salah satunya adalah Post COVID-19. Sayangnya, masih banyak masyarakat belum memahami istilah ini.
Dirangkum dari unggahan akun Instagram Satuan Tugas COVID-19 Bidang Perubahan Perilaku @satgasperubahanperilaku, Sabtu (20/11/2021), post COVID-19 terjadi apabila mengalami keluhan yang sudah bertahan minimal dua bulan terhitung sejak gejala COVID-19 muncul.
Pasca-COVID-19 atau long COVID-19 merupakan kondisi yang berpotensi diderita semua orang yang pernah terkena COVID-19.
Berikut ciri-ciri kondisi post COVID-19:
- Terjadi kepada orang yang probable atau terbukti terkena COVID-19.
- Biasanya terjadi tiga bulan sejak gejala COVID-19 pertama kali muncul.
- Gejala bertahan minimal selama dua bulan.
- Tidak bisa dijelaskan dengan diagnosis lain.
Gejala kondisi post COVID-19 yang sering muncul dan dikeluhkan masyarakat antara lain merasa lelah, sesak napas, dan gangguan kognitif.
Selain itu ada pula yang mengeluhkan gejala lain seperti gangguan pencernaan, nyeri dada, dan lain-lain.
Ciri-ciri gejala kondisi post COVID-19 meliputi:
- Gejala yang bertahan sejak COVID-19 akut.
- Gejala baru yang muncul saat pemulihan. 3. Fluktuatif (berubah-ubah seiring waktu). 4. Relaps (kambuh kembali setelah sempat membaik).
(RP/OKEZONE)

















