Wali Kota Tanjungpinang Bersama KWT Sirih Merah Panen Jagung

- Publisher

Senin, 29 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Tanjungpinang Rahma Bersama KWT Sirih Merah Panen Jagung. Foto: Istimewa

Wali Kota Tanjungpinang Rahma Bersama KWT Sirih Merah Panen Jagung. Foto: Istimewa

INIKEPRI.COM – Kelompok Wanita Tani (KWT) Sirih Merah RT 01 RW 02, Kelurahan Kampung Baru, Tanjungpinang Barat menggelar panen jagung bersama Wali Kota Tanjungpinang.

Kelompok tani itu mendapat apresiasi, karena selain bisa memanfaatkan waktu dan lokasi juga bisa menghasilkan sesuatu bernilai ekonomis. “Saya sangat mengapresiasi semangat yang dimiliki KWT Sirih Merah ini,” kata Rahma, Minggu (28/11/2021).

Menurut Rahma, pengelolaan lokasi di tengah permukiman sempit itu tidak terlepas dari semangat luar biasa anggota organisasi itu. Jika hanya mengandalkan bantuan pemerintah tanpa semangat anggota itu akan percuma. “Ini tidak terlepas dari semangat dan kesungguhan, tidak cukup dorongan pemerintah saja,” ucap dia

BACA JUGA:  Sambut Hari Ibu, Puluhan Anak Ikuti Lomba Mewarnai

Ketua KWT Sirih Merah Kelurahan Kampung Baru, Nurwanis menjelaskan, panen bersama itu sudah sering dilakukan dan saat ini masyarakat sekitar turut bersilaturahmi dengan wali kota melalui panen bersama itu. “Momen panen jagung ini kita manfaatkan untuk bersilaturahmi dengan wali kota,” katanya.

Panen jagung itu biasanya dilakukan setiap tiga bulan sekali, setiap panennya didapatkan sekitar 100 Kilogram (Kg) jagung, 50 Kg ubi kayu, dan 50 Kg keledek. Selain di RW 02 itu kata Nurwanis, di Jalan Nangka juga ada kebun kelompok di bawah binaan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang yang menanam berbagai jenis sayuran.

BACA JUGA:  Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2022, Pelaut Bisa Dapat Sertifikat BST KLM Gratis

“Berkebun ini rasanya sudah seperti kebutuhan, gotong royong bersama antar semua anggota kelompok,” ujarnya.

Hasil perkebunan itu, sambung Nurwanis, sebagian dijual dengan harga lebih murah kepada warga sekitar untuk keperluan KWT Sirih Merah seperti pembelian pupuk dan sisanya dibagikan kepada anggota kelompok, sehingga akan terasa lebih bermanfaat.

BACA JUGA:  Pasien COVID-19 di Kepri Meningkat, Satgas Imbau Tetap Terapkan Prokes

“Perkebunan ini sudah kami lakukan sejak 2014 lalu, terjadi pasang surut hasil pertanian yang salah satunya akibat dana,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Tanjungpinang Barat, Yeni Haryanti mengaku bangga dengan aktivitas warganya yang mau memanfaatkan lahan kosong untuk dijadikan kebun pertanian. Kemudian hasil kebun itu bisa dibeli warga sekitar dengan harga lebih murah.

“Kita pasarkan juga hasilnya ke kelurahan lain di Tanjungpinang Barat, kita saling bersinergi dengan kelurahan lainnya,” tambahnya. (RP)

Berita Terkait

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia
Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya
Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib
Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar
Tanjungpinang Tak Mau Cuma Kebagian ‘Debu’, Wisman dari Batam Dibidik Menginap dan Belanja
MAN Insan Cendekia Batam Juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Kepri
Sebulan Uji Coba WFH, Pemko Tanjungpinang Siapkan Evaluasi Menyeluruh
Kabar Baik! Tanjungpinang Usulkan Ribuan Rumah untuk Warga Berpenghasilan Rendah

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:53 WIB

Ansar Ahmad Siapkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, Kepri Dinilai Paling Ideal di Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:46 WIB

Warga Tanjungpinang Wajib Tahu! Buku Nikah Hilang atau Rusak? Kemenag Tanjungpinang Pastikan Penggantian Gratis, Ini Syaratnya

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:12 WIB

Ngeri! Warga Tanjungpinang Diterkam Buaya Saat Mencari Gonggong, Korban Jalani Operasi di RSUP Raja Ahmad Tabib

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:39 WIB

Lis Darmansyah Pangkas OPD Tanjungpinang dari 32 Jadi 26, Efisiensi Anggaran Tembus Rp8 Miliar

Senin, 11 Mei 2026 - 07:32 WIB

Tanjungpinang Tak Mau Cuma Kebagian ‘Debu’, Wisman dari Batam Dibidik Menginap dan Belanja

Berita Terbaru