Tanjungpinang Tunggu 14 Hari Nol Kasus untuk Masuk Zona Hijau

- Publisher

Senin, 13 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tanjungpinang masih berada dalam status zona kuning, untuk masuk ke zona hijau nol kasus harus bisa bertahan selama dua pekan atau 14 hari berturut-turut. Foto: NET

Kota Tanjungpinang masih berada dalam status zona kuning, untuk masuk ke zona hijau nol kasus harus bisa bertahan selama dua pekan atau 14 hari berturut-turut. Foto: NET

INIKEPRI.COM – Kota Tanjungpinang, selama tujuh hari terakhir berada dalam kondisi zero aktif COVID-19, meski demikian saat ini masih berada dalam zona kuning.

Koordinator Lapangan Protokol Kesehatan (Prokes) Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kota Tanjungpinang, Surjadi menjelaskan, saat ini Kota Tanjungpinang masih berada dalam status zona kuning, untuk masuk ke zona hijau nol kasus harus bisa bertahan selama dua pekan atau 14 hari berturut-turut.

BACA JUGA:  UPTD Metrologi Legal Tanjungpinang Tera Ulang Timbangan Pedagang Pasar Bintan Center

“Harus nol kasus selama 14 hari, kita baru bisa dikatakan masuk ke zona hijau,” kata Surjadi, Sabtu (11/12).

Lebih lanjut Surjadi menjelaskan, 14 hari nol kasus itu harus konsisten jika di dalam waktu 10 hari terdapat kasus baru, maka penghitungan harinya akan dimulai dari awal kembali. Sehingga hal itu menjadi tugas bersama tidak cukup hanya pemerintah melainkan masyarakat juga harus mendukung.

BACA JUGA:  Rahma Serahkan Bantuan Peralatan Usaha untuk 46 Pedagang di Akau Potong Lembu

“Harus bisa bertahan nol kasus ini selama 14 hari, jika dipertengahan kembali ada kasus, maka diulang dari awal penghitungannya,” ucapnya.

Aturan zonasi itu, kata Surjadi berdasarkan aturan yang dikeluarkan oleh Pemprov Kepri, sedangkan untuk status level ditentukan oleh pemerintah pusat.

BACA JUGA:  WHO: Korban Meninggal Akibat COVID-19 Capai 16,6 Juta Orang

Saat ini yang terpenting adalah komitmen bersama menjaga prokes terlebih menjelang libur natal dan tahun baru (Nataru) jangan sampai momen itu membuat kasus COVID-19 di Tanjungpinang kembali melonjak.

“Kita harus komitmen, antisipasi natal dan tahun baru ini harus kuat juga,” tambahnya. (RS)

Berita Terkait

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP
Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia
Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru
Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz
Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik
Tanjungpinang Terima Bantuan Rehabilitasi 589 Rumah Tidak Layak Huni dari Pemerintah Pusat
Wali Kota Tanjungpinang Terbitkan Edaran GAMAS, ASN Boleh Terlambat Demi Antar Anak ke Sekolah
Lomba Gerak Jalan Proklamasi Tanjungpinang 2026 Dibuka, Pendaftaran Kini Sepenuhnya Online

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pemko Tanjungpinang Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis bagi Siswa TK hingga SMP

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:42 WIB

Lis Darmansyah Tawarkan Tanjungpinang Jadi Basis Industri Gula Organik dan VCO, Sasar Pasar Ekspor Dunia

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:59 WIB

Semester I 2026, Investasi Tanjungpinang Naik Jadi Rp470 Miliar, Pulau Basing Disiapkan Jadi Magnet Baru

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:24 WIB

Budaya Qurani Terus Tumbuh, Santri Asrama MTsN Tanjungpinang Konsisten Murojaah dan Setoran Tahfidz

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:19 WIB

Pemko Tanjungpinang Gandeng BTN Perkuat Transformasi Digital dan Layanan Publik

Berita Terbaru